P. 1
Resume

Resume

|Views: 11|Likes:
Published by Zaki Satria

More info:

Published by: Zaki Satria on Jul 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

Rangkuman Mata Kuliah: Agama dan Ilmu-Ilmu Kemanusiaan Oleh: Zaki Satria Nim : 23111126-2 Konsentrasi : Fiqh

Modern Dosen Pembimbing: Prof. Drs.Yusni Saby, MA, Ph.D

1. Sejarah Sejarah merupakan rangkaian peristiwa masa lampau yang menyangkut kehidupan manusia setelah mengenal tulisan, sedangkan Ilmu Sejarah adalah ilmu yang mempelajari tentang seluk beluk manusia pada masa lampau setelah mengenal tulisan.Ciri utama sejarah : a. Pristiwa tersebut hanya terjadi 1 kali (unik). Artinya peristawa tersebut tidak akan terulang dan hanya terjadi pada zaman, tempat, atau orang yang sama. b. Peristiwa tersebut penting dan besar pengaruhnya. c. Peristiwa tersebut abadi. Artinya peristiwa tersebut tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa. A. Pengartian Normativitas Kata normatif berasal dari bahasa Inggris norm yang berarti norma ajaran, acuan, ketentuan tentang masalah yang baik dan buruk yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Pada aspek normativitas, studi Islam agaknya masih banyak terbebeni oleh misi keagamaan yang bersifat memihak sehingga kadar muatan analisis, kritis, metodologis, historis, empiris terutama dalam menelaah teks-teks atau naskah keagamaan produk sejarah terdahulu kurang begitu ditonjolkan, kecuali dalam lingkungan peneliti tertentu yang masih sangat terbatas. B. Historisitas Dalam kamus umum bahasa Indonesia, W.J.S. Poerwadaminta mengatakan sejarah adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau atau peristiwa penting yang benar-benar terjadi. Definisi tersebut terlihat menekankan kepada materi peristiwanya tanpa mengaitka dengan aspek lainnya. Sedangkan dalam pengartian

Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik. subdisiplin antropologi yang berhubungan dengan kebudayaan manusia ini antara lain arkeologi. seperti sejarah atau sirah Nabi Muhammad Saw. Perjalanan hidup beliau. musik. dan mengapa peristiwa tersebut terjadi C. Sejarah Suci Sejarah suci itu ada. teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Secara umum. Antropologi budaya sangat berkaitan erat dengan penelaahan tentang hal-hal yang berhubungan dengan kebudayaan seperti ilmu pengetahuan.8 juta tahun yang lalu dan juga African Man jutaan tahun yang lalu. kapan. hukum. agama. 3. 2. kebiasaan. bahasa. perjalanan Nabi yang payungi oleh Awan dan sebagainya. adat istiadat. Bahkan “temuan” Perak Man di Malaysia mengatakan 1. antropologi linguistic dan etnologi. Sosiologi Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan. Kebudayaan ini merupakan konsep yang sangat penting untuk memahami antropologi. dan larangan-larangan. Antropologi Antropologi adalah salah satu cabang ilmu sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. dibelahnya dada Nabi untuk dibersihkan hatiNya. . Ini dibuktikan dari penggalianpenggalian di beberapa lokasi di dunia ini. Dalam kajian anthropologi agama dipahami bahwa makhluk sejenis manusia sudah ada sejak lebuh dari satu juta tahun yang lalu. yang seluruhnya merupakan perjalanan hidup atau life of Prophet ditulis oleh sejarawan baik secara sistematis atau pencatatannya pasti (tarikh). budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa. kepercayaan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "Cours De Philosophie Positive" karangan August Comte (1798-1857). dimana.yang lebih komprehensif suatu peristiwa sejarah perlu juga di lihat siapa yang melakukan peristiwa tersebut. seperti terjadinya isra‟ mi‟raj.

yaitu: . Bloom pada tahun 1956. karena banyak bidang kajian agama yang baru dapat dipahami secara proporsional dan tepat apabila menggunakan jasa bantuan dan ilmu sosiologi. Hal demikian dapat dimengerti. tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain (ranah. Taksonomi Bloom merujuk pada taksonomi yang dibuat untuk tujuan pendidikan. menemukan hakikat agama yang pada fungsinya sebagai sumber dan pembentuk solidaritas mekanis. Dengan konsep ini ia membedakan wujud masyarakat modern dan masyarakat tradisional. budaya manusia atau masyarakat Emile Durkheim sebagai salah seorang Sosiolog abad ke-19. Dalam hal ini. Tujuan pendidikan dibagi ke dalam tiga domain. Permulaan cerita-cerita tentang dewa-dewa 3.Sosiologi dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan dalam memahami agama. Psikologi Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya. Melalui simbol-simbol yang sifatnya suci. Durkheim berkesimpulan bahwa bentuk-bentuk dasar agama meliputi : 1. 4. Berangkat dari kajiannya tentang paham totemisme masyarakat primitive di Australia. Macam-macam bentuk ritual. Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S. Ide tentang masyarakat adalah jiwa dari agama. Pemisahan antara `yang suci' dan `yang profane' 2. Agama mengikat orang-orang kedalam berbagai kelompok masyarakat yag terikat satu kesamaan. demikian ungkap Emile Durkheim dalam The Elementary Form of Religious Life (1915). kawasan) dan setiap domain tersebut dibagi kembali ke dalam pembagian yang lebih rinci berdasarkan hirarkinya. Ia berpendapat bahwa agama adalah suatu pranata yang dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengikat individu menjadi satu-kesatuan melalui pembentukan sistem kepercayaan dan ritus. Durkheim membedakan antara solidaritas mekanis dengan solidaritas organis. “Human instutions cannot rest upon an error and a lie” (E Durkhein) tanggapan sosiologi terhadap semua adat.

dan konsumsi terhadap barang dan jasa.A. makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. distribusi. aturan. Affective Domain (Ranah Afektif) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi. 5. dan keterampilan berpikir. 6. yaitu οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga. seperti minat. . C. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani. apresiasi. Secara garis besar. Ekonomi Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi. Berasal dari kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu")." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. seperti pengetahuan. sikap. pengertian. dan cara penyesuaian diri. Cognitive Domain (Ranah Kognitif). mengetik. Psychomotor Domain (Ranah Psikomotor) berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek keterampilan motorik seperti tulisan tangan. dan mengoperasikan mesin. yang berisi perilaku-perilaku yang menekankan aspek intelektual. rumah tangga" dan νόμος (nomos) yang berarti "peraturan. hukum". Ekonomi sangatlah penting dalam perkembangan agama dan kemajuan agama. betapa tidak pada zaman emas Harun al-Rasyid ulama-ulama sangat produktif dan digaji dalam menulis ilmu baik itu ilmu agama atau ilmu umum. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 .1914). Dalam ekologi. ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga. B. Ekologi Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. berenang. namun setelah merosotnya dan hancurnya kerajaan Abbasiah maka merosot juga aktivitas keilmuan diantara ulama menjadi fase taqlid dan jumud.

Ekonomi ekologi dan teori perkembangan manusia mencoba memisahkan pertanyaan ekonomi dengan lainnya. Filsafat Agama Istilah filsafat dan agama mengandung pengertian yang dipahami secara berlawanan oleh banyak orang. Untuk menelusuri seluk-beluk filsafat dan . keduanya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Lynn Margulis mengatakan bahwa studi ekonomi bagaimana manusia membuat kehidupan. hewan. Ekologi dalam ekonomi: Banyak ekolog menghubungkan ekologi dengan ekonomi manusia: a. Filsafat dalam cara kerjanya bertolak dari akal. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup. banyak kaitan dengan berfikir sementara agama banyak terkait dengan pengalaman. pada hal filsafat dan agama mempunyai fungsi yang sama kuat untuk kemajuan. sedangkan agama bertolak dari wahyu. Perbedaan tersebut menimbulkan konflik berkepan-jangan antara orang yang cenderung berfikir filosofis dengan orang yang berfikir agamis. Agama tidak selalu mengukur kebenaran dari segi logisnya karena agama kadang-kadang tidak terlalu memperhatikan aspek logisnya. komunitas. namun susah. yaitu faktor abiotik dan biotik. air. dan mikroba. Filsafat mebahas sesuatu dalam rangka melihat kebenaran yang diukur. kelembaban. sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia. Mike Nickerson mengatakan bahwa "ekonomi tiga perlima ekologi" sejak ekosistem menciptakan sumber dan membuang sampah. dan topografi. dan ekonomi mengabaikannya salah. cahaya. 7. Oleh sebab itu. Studi ekologi bagaimana tiap binatang lainnya membuat kehidupan. Banyak orang berpikir ekonomi baru saja menjadi bagian ekologi. "Modal alam" ialah 1 contoh 1 teori yang menggabungkan 2 hal itu. tumbuhan. yang mana ekonomi menganggap dilakukan "untuk bebas". apakah sesuatu itu logis atau bukan.Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya. Faktor abiotik antara lain suhu. b. yaitu populasi.

bahasa. agama ternyata termasuk objek materia filsafat yang tidak dapat diteliti oleh sain. agama menjadi objek materia filsafat. baik ada dalam kenyataan. sedangkan aspek pisik adalah manusia sebagai pribadi. akan besar kemungkinan objek dan lapangan pembicaraan fil-safat itu akan berbeda pula. Namun demikian objek filsafat agama banyak ditujukan kepada aspek metafisik daripada aspek pisik. Objek yang dipikirkan filosof adalah segala yang ada dan yang mungkin ada. Aristoteles mengemukakan bahwa objek filsafat ada-lah fisika. maupun sebagai anggota masyarakat. Al-Kindi mengemukakan bahwa objek filsafat itu adalah fisika. biologi. matematika dan ilmu ketuhanan. maupun yang ada dalam fikiran dan bisa pula yang ada itu dalam kemungkinan. Ilmu dalam hal ini sudah memi-sahkan diri dari filsafat. Objek materia filsafat jelas lebih luas dari objek materi sain. ilmu biologi dan sebagainya. Aspek metafisik adalah hal-hal yang berkaitan dengan yang gaib. Selain yang dikemukakan oleh para filosof di atas. Karena filsafat mempunyai pengertian yang berbeda sesuai dengan pandangan orang yang meninjaunya. Perbedaan itu sebenarnya disebabkan oleh sifat penyelidik-an. Semua sasaran pembahasan di atas merupakan mate-ri pembahasan filsafat. Penyelidikan filsafat yang dimaksud di sini adalah penyelidikan yang mendalam. Isi filsafat itu ditentukan oleh objek apa yang dipikir-kan. Agama adalah salah satu materi yang menjadi sasaran pembahasan filsafat. Kedua aspek ini (pisik dan metafisik) menjadi objek materia filsafat. politik. sifat-sifat-Nya. objek filsafat adalah semua yang maujud. atau keingintahuan filsafat adalah .agama secara mendalam perlu diketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan agama dan filsafat itu. Menurut al-Farabi. Aspek pisik itu sebenarnya sudah menjadi pem-bahasan ilmu seperti ilmu sosiologi. Dalam agama terdapat dua aspek yang berbeda yaitu aspek pisik dan aspek metefisik. seperti Tuhan. Ilmu pengeta-huan juga mempunyai objek materia yaitu materi yang empiris. psikologi. Dengan demikian. Dengan demikian. menambahkan bahwa kepercayaan itu termasuk objek pembicaraan filsafat. dan hubungan manusia dengan-Nya. metafisika. tetapi objek materia filsafat adalah bagian yang abstraknya. etika.

bagian yang terdalam. Dengan demikian. Dengan kata lain objek forma filsafat adalah pembahasan yang mendalam dan mendasar dari setiap hal yang menjadi ajaran dari seluruh agama di dunia ini. Seperti diung-kapkan di atas bahwa pemabahasan terpenting dalam setiap agama adalah ajaran tentang Tuhan. Semiologi Semiotik atau semiologi merupakan terminologi yang merujuk pada ilmu yang sama. radikal dan objektif tentang yang ada untuk mengetahui hakikatnya. jujur. maka kompetensi mereka tidak akan diragukan lagi di dunia internasional. bertanggung jawab. tetapi juga argumen yang memban-tah. Pengertian ini merupakan upaya penggabungan antara berbagai definisi yang berbeda mengenai hakikat politik yang dikenal dalam ilmu politik. 9. 8. Istilah yang berasal dari kata Yunani semeion yang berarti „tanda‟ atau „sign‟ dalam bahasa Inggris itu adalah ilmu yang mempelajari sistem tanda seperti: bahasa. Selain objek materia itu terdapat pula objek forma filsafat yaitu cara pandang yang menyeluruh. Hal inilah yang akan dibahas dalam filsafat agama. khususnya dalam negara. Istilah semiologi lebih banyak digunakan di Eropa sedangkan semiotik lazim dipakai oleh ilmuwan Amerika. dan sebagainya Awal mulanya konsep semiotik diperkenalkan oleh Ferdinand de Saussure melalui dikotomi sistem tanda: signified dan signifier atau signifie dan significant yang . Jika para politisi Indonesia memahami dan mau menerima nilai-nilai agama. cerdas. Pembahasan ini tidak hanya melihat argumentasi yang memperkuat keya-kinan tentang Tuhan. Yang menjadi penyelidikan filsafat agama adalah aspek yang terdalam dari agama itu sendiri. melemahkan bahkan menolak wujud Tuhan itu. dan tidak korupsi. Agama dan Politik Politik adalah proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan. kode. sinyal. agama sebagai objek forma filsafat adalah cara pandang yang radikal tentang agama dan ber-bagai persoalan yang terdapat dalam agama itu. Dengan adanya relevansi antara agama dan politik diharapkan bisa menciptakan para penyelenggara negara yang handal.

Indeks untuk hubungan sebab akibat Indeks adalah tanda yang menunjukkan adanya hubungan alamiah antara tanda dan petanda yang bersifat kausal atau hubungan sebab akibat. atau tanda yang langsung mengacu pada kenyataan. Peirce menggunakan istilah (level objek): a. Jadi. Simbol untuk asosiasi konvensional Jadi. . simbol adalah tanda yang menunjukkan hubungan alamiah antara penanda dengan petandanya. misalnya asap sebagai tanda adanya api. Tanda seperti itu adalah tanda konvensional yang biasa disebut simbol. Kajian Peirce tentang tanda bahwa tanda-tanda berkaitan dengan objek-objek yang menyerupainya. c. misalnya foto. Tanda adalah kesatuan dari suatu bentuk penanda (signifier) dengan sebuah ide atau petanda (signified). penanda adalah aspek material dari bahasa yaitu apa yang dikatakan atau didengar dan apa yang ditulis atau dibaca. Ikon untuk kesamaannya Ikon adalah tanda yang hubungan antara penanda dan petandanya bersifat bersamaan bentuk alamiah. keberadaannya memiliki hubungan sebab akibat dengan tandatanda atau karena ikatan konvensional dengan tanda-tanda tersebut. b. Konsep ini melihat bahwa makna muncul ketika ada hubungan yang bersifat asosiasi atau in absentia antara „yang ditandai‟ (signified) dan „yang menandai‟ (signifier).bersifat atomistis. penanda adalah “bunyi yang bermakna” atau “coretan yang bermakna”. Dengan kata lain. Dengan kata lain. ikon adalah hubungan antara tanda dan objek atau acuan yang bersifat kemiripan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->