Anak Berkebutuhan Khusus

Dalam dunia pendidikan, kata luar biasa juga merupakan julukan atausebutan bagi mereka yang memiliki kekurangan atau mengalami berbagaijkelainan dan penyimpangan yang tidak dialami oleh orang normal padaumumnya. Kelainan atau kekurangan yang dimiliki oleh mereka yang disebutluar biasa dapat berupa kelainan dalam segi fisik, psikis, sosial, dan moral.Pengertian “Luar Biasa” dalam dunia pendidikan mempunyai ruanglingkup pengertian yang lebih luas daripada pengertian “berkelainan ataucacat” dalam percakapan sehari-hari. Dalam dunia pendidikan istilah luarbiasa mengandung pengertian ganda, yaitu mereka yang menyimpang ke ataskarena mereka memiliki kemampuan yang luar biasa dibanding dengan orangnormal pada umumnya dan mereka yang menyimpang ke bawah, yaitumereka yang menderita kelainan atau ketunaan dan kekurangan yang tidakdiderita oleh orang normal pada umumnya.Anak Berkebutuhan Khusus (dulu disebut sebagai anak luar biasa)didefinisikan sebagai anak yang memerlukan pendidikan dan layanan khususuntuk mengembangkan potensi kemanusiaan mereka secara sempurna. Anak Luar Biasa juga dapat didefinisikan sebagai Anak yang Berkebutuhan Khusus.Anak luar biasa disebut sebagai Anak Berkebutuhan Khusus, karena dalamrangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, anak ini membutuhkan bantuanlayanan pendidikan, layanan sosial, layanan bimbingan dan konseling danberbagai jenis layanan lainnya yang bersifat khusus.Sedangkan menurut pendapat H. Koestoer Parto Wisastro, S.Psy.dalam bukunya “Dinamika dalam Psikologi Pendidikan” menjelaskan bahwaanak-anak luar biasa atau anak-anak khusus ialah seorang anak yangmempunyai kelainan dalam bidang intelektual, fisik, sosial, atau emosionaldemikian jelasnya daripada perkembangan serta pertumbuhan yang dianggapnormal, sehingga ia tidak dapat menerima pendidikan dari sekolah-sekolahbiasa

TUNARUNGU
Pengertian anak tunarungu Anak tunarungu adalah anak yang kehilangan seluruh atau Sebagian daya pendengarannya , sehingga mengalami Gangguan berkomunikasi secara verbal .Secara fisik , anak tunarungu tidak berbeda dengan anak –Anak dengar pada umumnya , sebab orang akan mengetahui Bahwa anak menyandang ketunaruguan pada saat Berbicara ,mereka berbicara tanpa suara atau dengan suara Yang kurang atau tidak jelas artikulasinya , atau bahkan tidak Berbicara sama sekali , mereka berisyarat . Klasifikasi tunarugu Berdasarkan tingkat kerusakan/kehilangan kemampuan Mendengar Sangat ringan , 27- 40 dB Ringan , 41-44 dB Sedang , 56-70 dB Berat , 71-90 dB Ekstrim , 91 dB keatas tuli . Tujuan

Layanan pendidikan bagi anak tunarungu 1 2 3 4 5 TK khusus / TKLB SK khusus / SDLB SMP khusus / SMPLB SMA khusus / SMALB Sekolah Inklusif Sarana prasana 1 sarana fisik sekolah Bagunan – bagunan yang di perlukan di sekolah bagian B ( tunarungu) A ruang belajar 1 ruang teori 2 ruang bina wicara (artikulasi ) 3 ruang laboratorium 4 ruang keterampilan putri 5 ruang keterampilan putra 6 ruang serba guna/kesenian 7 ruang latihan mendengar (ruang traning 1 ruang ) 8 ruang audiologi 9 ruang observasi B ruang penunjang 1 ruang perpustakaan 2 ruang bimbingan dan penyuluhan 3 ruang klinik 4 ruang UKS 5 ruang audiometer 6 ruang pameran 7 ruang kepala sekolah 8 ruang tata usaha 9 ruang guru 10 ruang ibadah 11 gudang 12 kamar mandi / wc murid 13 kamar mandi / wc guru 14 ruang koperasi / kantin 15 ruang tunggu / bangsai pertemuan 16 bangsai kendaraan . berkerja di masyarakat serta dapat Menolong diri sendiri dan mengembang diri sesuai Dengan asas pendidikan seumur hidup . sehat jasmani dan rohani memiliki Pengetahuan .Tujuan penyelengaraan layanan pendidikan bagi anak Tunarugu atau sekolah luar biasa bagian B adalah agar Dapat mewujudkan penyelengaraan pendidikan bagi anak Penyandang cacat rungu seoptimal mungkin dan dapat Melayani pendidikan bagi anak didik dengan segala Kekurangan ataupun kelainan yang diderita sehingga anak –Anak tersebut tersebut dapat menerima keadaan dirinya dan Menyadari bahwa ketunaannya tidak menjadi hambatan Untuk belajar dan berkerja . ketrampilan dan dan sikap yang diperlukan untuk Melanjutkan pelajaran . memiliki sifat dasar sebagai warga Negara yang baik .

elemari. papan tulis. SDLB. mereka Memerlukan : meja. KTSP adalah kurikulum operasional yang di susun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan . strukrur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan . anatara lain Direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah dalam mengelola pendidikan Luar biasa sudah saatnya menyerahkan sebagian kewenangan pengelolaannya Kepada daerah dan masyarakat lingkungan salah satu kebijakan yang . buku pelajaran. pada tahun pelajaran 2009/2010 di harapkan Semua SCB sudah melasanakan KTSP. Dan SMLB memberikan kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengembangkan kompetensinya seoptimal dan setinggi mungkin dan untuk mendapatkan perkerjaan yang berguna agar dapat hidup mandiri di masyarakat dan dapat bersaing di era global . kurikulum ini memungkinkan siswa dapat belajar atau Mempelajari sesuai dengan bakat dan minat serta program keterampilan yang ditawarkan pada SLB . di mana setiap satuan Pendidikan disesuaikan dengan jenis kegunaan perserta didik . 2 Sarana Pendidikan a alat pendidikan khusus b audiometer c alat Bantu mendengar (hearing aid ) d cermin e alat Bantu wicara (speech trainer) f alat peraga g alat keterampilan Kurikulum Sekolah Luar Biasa kurikulum yang berlaku di SCB sebagian besar telah menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP)akan tetapi karena berbagai kendala . KTSP terdiri dari tujuan pendidikan tingkat satuan pendidikan . pada satuan pendidikan SDCB dan SMPCB terdapat program khusus . Manajemen 1 manajemen berbasis sekolah Di era desentralisasi ini seluruh sektor termaksuk sektror Pendidikan dituntut ntuk liar “ otonomi “. masih ada beberapa SCB yang masih menggunakan kurikulum 1994 . KTSP mencakup satuan pendidikan TKLB. secara profesional Secara proporsional kurikulum pada SLTPLB Menitikberatkan pada program keterampilan 42% dan SMALB menitikberatkan pada program keterampilan 62% . peta-peta.17 rumah penjaga 18 ruang latihan keterampilan C asrama 1 kamar untuk penjaga 2 kamar tidur untuk anak-anak D perabot sekolah Secara garis besar alat-alat yang di perlukan untuk Sekolah luar biasa bagian B (tunarungu) hampir Sama dengan keperluan anak-anak normal . KTSP terdiri kelompok mata pelajaran muatan lokal dan Pengembangan diri . kalendar pendidikan dan silabus . Buku tulis. alat olahraga dan Lapangan olahraga yang sama dengan anak normal Baik ukuran maupun syarat Permainannya . namun Demikian . SLTPLB. kursi. dengan komposisi perbandingan anatara teori dan praktek cukup proposional .

Pengertian tunagrahita yang lain. 14. Fungsi intelektualnya yg lamban yaitu IO 70 ke bawah berdasarkan tes inteligensi buku.grahita berarti pikiran. Terjadi pada masa perkembangan. Gangguan Intelektual. 3. 11. 2.yaitu IQ 84 kebawah sesuai tes. 7.jadi estimasi jumlah penduduk di Indonesia yg menyadang tunagrahita adalah . Tolol(moron).yaitu antara masa konsepsi hingga usia 18 tahun. 10.sebagai konsekuensi logis terhadap diberlakukannya UU No. 15.pada data pondok Sekolah Luar Biasa terlihat dari kelompok usia sekolah . Oligofrenia (oligophrenia).sebagai berikut: 1. Cacat Mental. 5.Atau 1. Defisiensi Mental. Defisik kognitif.100. Lemah fikiran(feeble-mended). 13. jumlah menyandang tunagrahita adalah 2. 12. 3.(MBS) pada awal tahun 2000 Direkorat Jenderal pendidikan mensosialisasikan konsep manajemen berbasis sekolah . 2.  Berapa jumlah penyandang Tunagrahita di Indonesia. Kekurangan dalam perilaku adatif.jumlah penduduk di indoneia yg menyadang kelainan adalah 48. Kelainan yg muncul sebelum usia 16 tahun. 9. Istilah lain dari tunagrahita sbb: 1. 2. 3. Mampu Didik (Educable). 6. 22 tahun 2000 tentang Kewenangan pemerintan dan kewenangan propinsi sebagai Daerah Otonomi Manajemen berbasis sekolah bertujuan untuk memandirikan atau memberdayakan sekolah melalui pemberian kewenangan (otonomi) kepada sekolah dan mendorong sekolah untuk melankukan pengambilan keputusan secara pertisipatif TUNAGRAHITA Apakah peristilahan lain tunagrahita? Tuna berarti merugi.? Anak tunagrahita adalah anak yang memiliki IQ 70 kebawah. 8. Mampu Latih (Trainable). Mental Subnormal. Ketergatungan penuh (Totally Dapendent) butuh rawat. Kelainan yg menunjukkan hambatan dalam perilaku adaptif. Defiksi Mental. Kelainan yg meliputi fungsi inelektual umum di bawah rata-rata (Sub-avarage). Pandir (imbecile).3%. Bodoh atau dungu (idiot).95% anak usia sekolah menyadang tunagrahita 40% atau 3:21.548 orang. Terbelakang mental(Mentally Rataeded). 4. Apakah Tunagrahita itu? Pengertian tunagrahita sebagai: 1.menyangkut otonomi pendidikan dalam hal ini direktorat jenderal pendidikan dasar dan menengah adalah konsep manajemen berbasis sekolah.

4. TRAINABLE Mempunyi kemampuan dalam mengurus diri sendiri . 3. Dapat melatih anak tentang dasar –dasar cara menolong diri sendiri dan kemampuan yang bersifat komunikatif. 2.548 orang =962.011 orang.54 3. tunagrahita mampu latih (trainabie mentally retarded ) lQ 30 50 atau iQ 35-55. Tunagrahita ringan (mild mental retardation )=lQ 55-69. 2. Tunagrahita berat (severse mental retardation)dengan lQ :20-39. 4.  Apakah Anak Tungrahita Mempunyai Klasifikasi? Penggolongan Anak Tunagrahita untuk keperluan pembelajaran sebagai berikut: 1. 3. Penggolongan anak Tunagrahita secara sosial-psikologis Berdasarkan kriteria psikometrik yaitu: 1.2% x 48. Penggolong tunagrahita untuk keperluan pembajaran sebagai berikut: 1. Tunagrahita sedang (moderate mental retardation)dengan. Penggolongan anak Tunagrahita secara Sosial-Psikologis Menurut kriteria perilaku adaptif tidak . Tunagrahita tarat perbatasan (lQ:68 85). Tunagrahita tak tergolongkan. Tunagrahita sedang (lQ:36-51) 4. 2.tunagrahita butuh rawat (dependent or protoundly mentally retarded ) Dengan lQ dibawah25 atau 30 Penggolongan tunagrahita secara medis –biologis sbb: 1. EDUCABLE Anak pada kelompok ini masih mempunyi kemampuan Dalam akademik setara dengan anak regular pada kelas 5 Sekolah dasar. 3.100.dan penyesuaian sosial sangat terbatas kemampuannya untuk mendapat pendidikan secara akademik. lCustodia Dengan pemberian latihan yang terus menerus dan Khusus. 2. 4.lQ 40. taraf perbatas (borderline) dalam pendidikan disebut sebagai lamban Berajar (slow learner) dengan lQ 70-85. Tunagrahita sangat berat (profound mental retardation)dengan lQ 20 kebawah. pertahanan diri. tunagrahita mampu didik (educabie mentally retarded ) dengan iQ 50-75 atau 75. Tunagrahita sangat berat (lQ:kurang dari 20 ):dan 5. Tunagrahita ringan (lQ:36-51).

Saat Kelahiran ( post – natal ) yang disebabakan oleh kejadian yang terjadi saat kelahiran 4. Berat dan 4. 2. Setelah kelahiran ( pasca – natal ) Akibat infeksi misalnya : Mengintis (peradangan pada selaput otak) dan problema nutrisi. Sindroma Down/Mongoloid 2. 6. Faktor Sosio – kultural atau sosial budaya lingkungan. Berat dan . tetapi berdasarkan kematangan sosial. Sangat Berat Sedangkan secara Klinis. Infeksi dan/atau intoxikasi 2. Gargoylisme c. Akibat kelainan kromosommal. Kondisi-kondisi lain yang tak tergolongkan. Ringan 2. Gangguan metabolisme. Generik. sebagai berikut : 1. Hydrocephalus yaitu ukuran kepala besar dan berisi cairan 3. Akibat penyakit atau pengaruh sebelujm lahir (pre-natal) yang tidak diketahui.  Apakah Penyebab Tungrahita ? Tunagrahita dapat disebabkan oleh beberapa factor : 1. Ringan 2. Infeksi Rubella (cacar) b. 5. Pengaruh lingkungan 10. Sebelum Lahir ( pre – natal ) a. Penyakit otak yang nyuata (kondisi setelah lahir/post natal) 5. Gangguan pasca psikiatrik/gangguan jiwa berat (post –psychiatrik disorsers) 9. Faktor Rehesusu (Rh) 3. Penggolongan anak Tunagrahita secara Sosial-Psikologis Menurut kriteria perilaku adaptif tidak berdasarkan taraf inteligensi. yaitu : 1.berdasarkan taraf inteligensi. Microcephalus yaitu ukuran kepala terlalu kecil dan Makrocephalus yaitu ukuran kepala terlalu besar. Abnormalitas Kromosomal. 7. tetapi berdasarkan kematangan sosial. Rudapaksa dan/atau sebab fisik lain 3. Kerusakan/kelainan Biokimiawi. karena kekurangan gizi atau porotein. Phenylketonuria b. pertumbuhan gizi atau nutrisi 4. Sedang 3. Gangguan saat kehamilan (gestational disorders) 8. Sedang 3. 6. yaitu : 1. Cretinisme Penyebab Tunagrahita Secara Umum. Gangguan Metabolisme/Nutrisi a. Tunagrahita dapat digolongkan atas dasar tipe atau cirri-ciri jasmaniah secara berikut : 1..

Berdasarkan waktu terjadinya ketunanetraan: a. Tindakan Operasi 8. Cacat fisik dan perkembangan gerak. Tes darah 4. 4. Tunanetra Pengertian 1. Tunanetra setelah lahir dan atau pada usia kecil c. Sangat Berat Sedangkan secara Klinis.4. 3. Klasifikasi 1. kemampuan bicaranya sangat kurang bagi anak tugarahita berat. Tunanetra “Tunanetra adalah seseorang yang memiliki Hambatan dalam penglihat-an/ tidak berfungsinya indera penglihatan. Pemeliharaan Kesehatan 5.. Sanitasi Lingkungan 6. Kesulitan dalam mengeneralisasi dan mempelajari hal-hal yang baru. 7. Tingkah laku dan interaksi yang tidak lazim. Tunagrahita dapat digolongkan atas dasar tipe atau cirri-ciri jasmaniah secara berikut : 1. Sindroma Down/Mongoloid 2. Hydrocephalus yaitu ukuran kepala besar dan berisi cairan 3. 5. Lamban dalam mempelajari hal-hal yang abru 2. Program Keluarga Berencana 9.. Microcephalus yaitu ukuran kepala terlalu kecil dan Makrocephalus yaitu ukuran kepala terlalu besar. Intervensi Dini  Bagaimana Karakteristik Anak tunagrahita ? 1. Penyuluhan Genetik 7. Kurang dalam kemampuan menolong diri sendiri.’’ 2. Low Vision Sesorang dikatakan Low vision apabila orang tersebut mengalami kekurangan penglihatan. Tunenatra pada usia sekolah atau pada masa remaja . Tunanetra sebelum dan sejak lahir b. Diagnostik prenatal 2. Tingkah laku kurang wajar dan terus menerus..  Bagaimana Usaha Pencegahannya ? 1. 6. Imunisasi 3.

Kecenderungan IQ anak tunanetra ada pda batas atas sampai batas bawah. 2) Sosial .d. penyakit mata lain yang menyebabkan ketunanetraan. b. Berdasarkan kelainan-kelainan pada mata: a. tidak dapat melihat benda-benda yang agak jauh. c.perbedaan nyata diantaranya mereka hanya terdapat pada organ penglihatannya. kabur atau penglihatan ganda. Myopia. Tunanetra ringan b. bayangan tidak terfokus dan jatuh di depan retina. Tunanetra berat. 2) Adanya keluhan-keluhan antara lain : mata gatal. kelopak mata merah. b. 4. Fisik Keadan fisik anak tunanetra tidak berbeda dengan anak sebaya lainnya. menyipitkan mata. Post-natal Faktor penyebab ketunanetraan yang terjadi pada masa post-natal dapat terjadi sejak atau setelah bayi lahir. Berdasarkan kemampuan daya penglihatan: a. Tunanetra setengah berat. Penyebab 1. c. c. pusing. bayangan tidak terfokus dan jatuh di belakang retina. Tunanetra pada usia dewasa e. Berdasarkan pemeriksaan klinik. adalah penglihatan jarak jauh. Tunanetra a. Perilaku 1) Beberapa gejala tingkah laku pada anak yang mengalami gangguan penglihatan dini antara lain. antara lain: kerusakan pada mata atau syaraf mata pada waktu persalinan hamil ibu menderita penyakit gonorrhoe. panas.dan akibat kecelakaan. gerakan mata tak beraturan dan cepat. Psikis. 1) Menta/Intelektual Tidak berbeda jauh dengan anak normal. menyipitkan mata. Pre-natal Faktor penyebab ketunanetraan pada masa pre-natal Sangat erat hubungannya dengan masalah keturunan dan pertumbuhan seorang anak dalam kandungan 2.adalah penglihatan jarak dekat. Astigmatisme. mata selalu berair dan sebagainya. berkedip lebih banyak dari biasanya. sering berkedip. 3. adalah penyimpangan atau penglihatan kabur yang disebabkan karena ketidak beresan pada kornea mata. Hyperopia. Tunanetra dalam usia lajut. Gejala tunanetra yang dapat diamati dari segi fisik antara lain: mata juling. 2. seperti trachoma. Karakteristik 1.

a. Alat Bantu  Kertas bergaris besar  Spidol hitam  Lampu meja  Penyangga buku c. Low Vision Alat Bantu pendidikan bagi anak low vision terdiri dari alat Bantu optic. Alat Pendidikan Khusus :  Reglet dan pena  Mesin tik Baille  Printer Braille  abacus b. a. air panas/dingin. perasaan mudah tersinggung dan ketergantungan yang berlebihan. batu. 2. kaca mata pembesaran dan alat peraga. Alat Peraga Alat peraga tactual atau audio yaitu alat peraga yang dapat diamati melalui perabaan atau pendengaran. Memicingkan mata atau mengerutkan kening terutama di cahaya terang atau saat mencoba melihat sesuatu. Alat Bantu  Alat bantu perabaan (buku-buku. Alat Peraga  Gambar yang diperbesar  Benda asli yang diawetkan  Patung / benda model tiruan Tenaga Kependidikan Tenag Kependidikan yang dibutuhkan antra lain : .Kadangkala ada keluarga yang belum siap menerima anggota keluarga yang tuna netra sehingga menimbulkan ketegangan/gelisah di antara keluarga. alat Bantu kacamata. Alat Bantu Optik :  Kaca mata  Kaca mata perbesaran  Hand magnifer b. CD. Alat Pendidikan 1. peta timbul) 2. Low Vision Ciri-ciri antara lain : a. patung tubuh manusia . Hanya dapat membaca huruf yang berukuran besar c.(patung hewan. talkingbooks)  c. Tunanetra Alat pendidikan bagi tunanetra terdiri dari : Alat pendidikan khusus. Menulis dan membaca dengan jarak yang sangat dekat b. dsb)  Alat Bantu pendengaran (kaset. Seorang tunanetra biasanya mengalami hambatan kepribadian seperti curiga terhadap orang lain. alat Bantu peraga dan alat peraga.

Sekolah dan masyarakat. 2. c.1. Jenjang Pendidikan dan lama pendidikan : a. Model ini diberlakukan dalam hal anak tunanetra tidak dapat belajar di sekolah khusus atau sekolah lainnya karena tempat tinggal yang sulit dijangkau. 4. menderita berkepanjuangan .belajar dan bersosialisasi seaama Teman. Guru Kunjung Model guru kunjung dilakukan dalam upaya pemerataan pendidikan bagi anak tunanetra usia sekolah. 3. dan lain-lain Tuna laras Masa anak-anak adalah masa yang paling indah karena Penuhi dengan bermain. Pendidikan Khusus (SLB) Pendidikan Khusus (SLB) adalah lembaga pendidikan yang menyeleng-garakan program pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. kondisi anak tunanetra yang tidak memungkinkan untuk berjalan. TKKh/TKLB : 3 tahun b. 2. Bagaimana Ternik Mengenal Anak Tunalaras? 1. Kurikulum yang digunakan pada pendidikan inklusif adalahkurikulum yang fleksibelyang disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setiap siswa. b. Melakukan psikotest Test untuk mengetahui kematangan sosial dan ganguan emosi. SMAKh/SMALB : 3 tahun 2. Pendidikan Inklusif Pendidikan Inklusif adalh pendidikan pada sekolah umum yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa yang memerlukan pendidikan khusus pada sekolah umum dalam satu kesatuan yang sistemik.Tetapi apakah masa itu juga di alami oleh anak yang Anak Tunalaras? Apakah yg di maksud dengan anak Tunalaras? Anak tunalaras adalah anak yg mengalami hambatan & Ganguan dalam menyusuikan diri dengan lingkungan Sosial dan masyarakat. 2. Model Pendidikan a. SDKh/SDLB : 6 tahun c. Guru Psikolog Dokter mata Optometris Layanan Pendidikan 1. jarak sekolah dan rumah terlalu jauh.bertingah laku di lingkungan keluarga. SMPKh/SMPLB : 3 tahun d.Melakukan sosimetri .

3. Kondisi keluarga yg tidak harmonis (broken home). 2. 5. Memiliki ganguan kejiwaan bawaan. kurangnya keberani-an dan sangat tergantung pada orng lain. 4. 6. Bersikap introvent (lebih banyak mengarahkan perhatian pada diri sendiri/bersikap sangat tertutup) 3. 3.ciri sebagai berikut : a. c.menipu. Membandingkan dengan tingkah laku anak umunya. 2. Berdusta. Agresif terhadap diri sendiri.mencuru menyakitan orang lain atau sebaliknya. sakit buatan. Tidak mempunyai insiatif dan tertanggung jawab. Mengeluh dgn nada nasib malang dan segan melakukan hal-hal baru atau yg dapat mengungkap kekurangan. b.acuh tak acuh. Kemapuan sosial dan ekonomi rendah 4. Rasa rendah diri yang berlebihan ditandai dgn cirri-ciri Sbb: a.komat kamit. Tidak mau bergaul dan menyendiri b.curiga. e. banyak mengkhayal. Berpura-pura lebih dari orang lain misalnya. 7. Merendahkan harga diri harga diri. Adanya konflik budaya yaitu adanya perbedaan pandangan hidup antara keadaan sekolah dan kebiasaan keluarga. Memperlihatkan perbuatan gugup.dan sebagainya.tdk puas dgn apa yg diperbuat d. Adanya pengaruh negatif dari geng-geng atau kelompok. Adanya ganguan atau kerusakan pada otak (brain damage) 8.misalnyal: mengigit kuku.Test yang di gunakan untuk mengetahui suka tdknya seseorang. yang ditandai dengan cirri-ciri sebagai berikut : a. Selalu ingin sempuna. Melarikan diri dan bertanggung jawab c. Kurangnya kasih sayang orang tua karena kehadirannya tidak diharapkan. Bagaimana perilaku Anak Tunalaras? 1.sering minta maaf.ingin di puji. . Apakah Faktor penyebab tunalaras? Anak Tunalaras disebabkan oleh aneka faktor antara lain: 1. f. Adanya ganguan emosi dan gangguan sosial. Terlalu mempersoalkan diri sendiri.ditandai dgn ciri. Bernada murung. Konsultasi ke Psikiari Anak Dengan berkonsultasi dengan psikiaterdiharapkan dapat menetapkan seorang mengalami kelainan atau tidak sehingga dapat diberikan program rehabilitasi dan terapi bagi mereka yg mengalami ganguan perilaku. d. Konsultasi ke Biro Konsultasi psikolog Dengan konsulsasi seseorang yg mengalami ganguan emosi sosial atau tidak bisa diketahui. merasa tdk enak badan. 5.takut tampil di muka umum. b. Berkercerdasan rendah atau kurang dapat mengikuti tuntutan sekolah. tak perna menyulitkan orang lain penakut dan kurang pencaya diri.cepat merasa tersinggung.dan takut bicara.

2. Kepala Sekolah 2. program Khusus (disesuaikan dengan jenis kelainan siswa) . Melakukan perbuatan jahat. Sistem pengajaran yang bersifat penyuluhan (remedial teaching). Guru berlatar belakang PLB 4. 4. Bagaimana Program pembinaan sekolah anak Tunalaras ? 1. SMLB lama pendidikan sekurang-kurangnya 3 tahun. program kembali ke orang tua f. Menonjolkan diri. b. SLTPLB lama pendidikan sekurang-kurangnya 3 tahun.c. Membuat kompensasi. Bagaimanakah bentuk satuan dan lama pendidikan bagi anak Tunalaras? 1. dan merendahkan orang lain. program bimbingan penyuluhan suasana hidup beragama di asrama b. program bimbingan kesenian e. Sistem pengajaran Klasikal 2. Wakil Kepala Sekolah 3. SLB-E (bagaian tunalaras)tanpa asmara. program bimbingan kepramukaan Bagaimana kah kurikulum dan program pengejaran bagi anak Tunalaras ? Kurikulum SDLB terdiri dari : 1. program kembalu ke masyarakat g. Sistem pengajaran a. Tujuan pengajaran ini adalah membantu murid dalam kesulitan belajar. program Bimbingan penyuluhan a. Anggota masyarakat yg mempunyai keahlian atau Kemampuan yg di butuhkan oleh anak tunalaras. Penyelenggaraan bimbingan dan penyuluhkan di sekolah regular kelas khusus bila anak tunalaras perlu belajar terpisah dari teman sekelas. Siapakah Tenaga Kependidikan bagi anak Tunalaras? Tenaga kependidikan bagi anak tunalaras adalah: 1. Bagaimanakah bentuk Lanyanan Pendidikan bagi Anak Tunalaras ? 1. 3. d.bagi anak yg tingkat kenakalan berat. 3. 2. SDLB lama pendidikan sekurang-kurangnya 6 tahun. program belajar di sekolah regular d. e. bicara lantang. SLB-E dengan asmara. 5. Terapi perilaku sosial. program Umum 2. Terapi kelompok (peer teaching). program keterampilan c.

program Umum 2. program Muatan Lokal (disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan) Kurikulum SLTLB terdiri dari : 1.3. program Khusus 3. program Muatan Lokal 4. program Umum 2.program Pelihan . program pilihan program yg berisi paket keterampilan dgn tujuan untuk membekali siswa hidup mandiri dalam masyarakat. Kurikulum SMLB 1.