Manajemen Usaha Kecil - MODUL 3

i

Manajemen Usaha Kecil - MODUL 3

MANAJEMEN USAHA KECIL

Modul 3

Bahan Pelatihan Untuk Calon Wirausahawan

i

DIREKTORAT PEMBINAAN KURSUS DAN KELEMBAGAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN NON FORMAL DAN INFORMAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2010

ii

BUKU 4

jawaban atas pertanyaan bagaimana bangsa-bangsa bisa mengatasinya begitu sulit ditemukan. Dari sisi sumber daya alam mereka memiliki segalanya bagi kesejahteraan. Kewirausahaan bagaikan sebuah kunci vital untuk membuka setiap potensi ekonomi manusia. penegathuan dan keterampilan Kewirausahaan.MODUL 3 KATA PENGANTAR Kewirausahaan akan mengubah hidup anda dan bangsa untuk menjawab pertanyaan "bagaimana suatu penduduk atau bangsa yang miskin menyelesaikan masalah pengangguran dan kemiskinan”. Saya percaya bahwa kemampuan di bidang wirausaha oleh setiap komponen masyarakat dapat menghasilkan sebuah efek domino bagi perubahan ekonomi dan sosial. Pemikiran ini terkesan ambisius. Apa yang sebenarnya terjadi? Yang hilang adalah jiwa. “Dan pada saat yang sama dapat membangun masyarakat yang makmur dan sejahtera. Kewirausahaan akan memperkaya dan memperkuat masyarakat agar mampu melewati perjalanan panjang menuju kesejahteraan dan meraih kehidupan yang mampu menciptakan perbedaan bagi kelompok mereka. ada satu hal yang pasti akan kita dapati yaitu: pengangguran dan kemiskinan masih bercokol di abad ke21 ini. sebagian besar rakyat hidup di bawah garis kemiskinan. situasi yang ditemukan mungkin lebih buruk.Manajemen Usaha Kecil . Namun. Namun. Masalah pengangguran dan kemiskinan dialami oleh setiap bangsa di seluruh dunia. Akan tetapi kenyataannya. Bagi negara-negara yang dianugerahi kekayaan alam yang berlimpah-limpah. Karena dengan jiwa. Jutaan dolar sudah diinvestasikan untuk menciptakan proyek-proyek yang bisa menghasilkan buah. iii . akan tetapi sebenarnya ini tidaklah seambisius seperti yang anda pikirkan. Banyak program sudah disusun dan diterapkan." Itulah sebabnya dapat dikatakan bahwa kewirausahaan sebagai strategi lompatan katak untuk meninggalkan status miskinnya untuk memasukidunia baru yang sejahtera.

akhirnya akan membawa kepada kesejahteraan. Jakarta. Maret 2010 iv BUKU 4 .pengetahuan dan keterampilan wirausaha yang kuat. Kepada seluruh masyarakat yang memberikan kritik dan saran atas tulisan ini disampaikan banyak terima kasih.

Peserta pelatihan mampu memahami dan melakukan manajemen produksi pada usaha kecil. 5. diharapakan: 1.Manajemen Usaha Kecil .MODUL 3 KOMPETENSI PESERTA PELATIHAN Setelah mengikuti pelatihan kewirausahaan ini. 4. Peserta pelatihan mampu memahami dan melakukan manajemen keuangan pada usaha kecil. 2. 3. Peserta memahami tentang usaha kecil dan teknik-teknik mengembangkannya agar menjadi usaha yang kuat dan terjamin kelangsungan hidupnya. Peserta pelatihan mampu memahami dan melakukan manajemen pemasaran bagi usaha kecil. Peserta pelatihan mampu memahami dan melakukan menajemen sumber daya manusia pada usaha kecil. v .

... A....................... G.............................................................................................................................................................iii DAFTAR ISI............ BAB III MENGELOLA PERMODALAN USAHA KECIL. E.............. Kekuatan dan Kelemahan Usaha Kecil...... E.................... Menentukan kebutuhan Modal Perusahaan.............. Rangkuman...................................................................... Mengelola Modal Kerja................................ Kiat sukses Membangun Usaha Kecil.........................................iv BAB I USAHA KECIL DI INDONESIA A. Perbandingan Pelaku Usaha Kecil dan Usaha Besar............................. C............. D.......... B............................................................. D..................................................................ii KOMPETENSI PESERTA PELATIHAN................ C.... Alasan Orang Tertarik Mendirikan Usaha Kecil............................... Pendahuluan...................................................................... A............................................ D.................................................................... Kapan Usaha Kecil dapat Berhasil.. Perencanaan Tenaga kerja................................................................. Pengertian Sumber Daya Manusia........................................................................... Evaluasi..... Evaluasi.............. Pengelompokan Pasar (segmentasi pasar)................... C.......... F.............................................. Analisis Jabatan....... Distribusi dan Promosi)................ F.................................................... Kompetensi Utama Untuk Sukses Usaha Kecil............ Pemosisian produk (Market positioning)............... Fakta-fakta Usaha Kecil di banyak Negara................................................................. C................... BAB IV MENGELOLA SUMBER DAYA MANUSIA USAHA KECIL A.............................. B........................ Penetapan Pasar Sasaran (Market Targeting)... Rangkuman..... Analisis Posisi Keuangan.............. Bekerja Mandiri....... Bauran Pemasaran (Produk............... Pengertian.................................................... Harga.............................. BAB II MENGELOLA PEMASARAN USAHA KECIL.................... H..DAFTAR ISI KATA PENGANTAR.. B........................................ F. G............... B...................... Strategi Pemasaran............................................... I.................................... G............................................... E.............................................. Mencari Sumber Pendanaan... vi BUKU 4 ..................

....... E...................... Pengadaan Tenaga Kerja.................................................................................... Rangkuman....................... Pengertian Pengelolaan Produksi....................................... Pelatihan dan Pengembangan....................................................... G............................................ Menentukan Tingkat Produksi................................. C................................................... Perencanaan Karir..... Pengaturan Tata Letak Mesin Produksi.................................. D..... Kebijakan Kompensasi/upah............................................ E.................... Pemutusan Hubungan Kerja............................................................ I..........MODUL 3 D.................... Perencanaan Fasilitas............................................................................. F........... B........................................ K... BAB V MENGELOLA PRODUKSI PADA USAHA KECIL A............. H.......................................... Valuasi...Manajemen Usaha Kecil .. F............................................... vii . Rangkuman.................... Evaluasi........... Kebijakan Kesejahteraan Tenaga Kerja.................................. J....................

.

dan bisasnya hanya mempekerjakan tidak lebih dari limapuluh orang. Usaha kecil memiliki ciri-ciri: (1) manajemen tergantung pemilik. Fakta-Fakta Usaha Kecil di banyak Negara Di negara-negara sedang berkembang usaha-usaha yang banyak bertumbuh di masyarakat pada umumnya tergolong sebagai usaha kecil. (7) karyawan ada hubungan kekerabatan emosional. (6) biasanya berhubungan dengan kebutuhan kehidupan sehari-hari.Manajemen Usaha Kecil . (2) modal disediakan oleh pemilik sendiri. (3) skala usaha dan jumlah modal relatif kecil. 1 B. (5) sumber daya manusia yang terlibat terbatas.MODUL 3 BAB I USAHA KECIL DI INDONESIA A. Fakta ini menunjukkan bahwa usaha kecil merupakan mayoritas kegiatan masayarakat yang membeikan kontribusi signifikan pada . Pengertian Usaha kecil adalah usaha yang pemiliknya mempunyai jalur komunikasi langsung dengan kegiatan operasi dan juga dengan sebagian besar tenaga kerja yang ada dalam kegiatan usaha tersebut. dan (8) mayoritas karyawan berasal dari kalangan yang tidak mampu secara ekonomis. (4) daerah operasi usaha bersifat lokal.

b. c. Fakta-fakta seperti berikut ini adalah kenyataan di mana: a. Para pelaku (pekerja. Usaha kecil menawarkan banyak kesempatan kerja. Di banyak negara. Alasan tersebut di antaranya adalah: a. 99% dari semua bisnis adalah usaha kecil. g. Usaha kecil mengurangi kemiskinan dan memiliki sumbangan terhadap pembangunan ekonomi nasional. Banyak orang yang terlibat dalam usaha kecil. h. Usaha kecil menampung porsi terbesar pegawai dalam industri ritel. grosir dan jasa. 40% dari volume bisnis di banyak negara dilakukan oleh usaha kecil. masyarakat kita lebih tertarik menjalankan kewirausahaannya dengan memulai dari usaha kecil. Usaha kecil menyumbang bagian terbesar dari penjualan di sektor manufaktur. C. 75% persen dari pekerjaan baru dihasilkan oleh sektor usaha kecil e. b. sehingga secara politis tidak mungkin diabaikan. yang bisa sangat vokal dan besar. 50% dari usaha kecil gagal pada dua tahun pertama. d. e.penciptaan pendapatan penduduknya. c. dan kadang pemilik) cenderung kurang mampu (terkait dengan pendapatan dan standar hidup). 40% pekerja bekerja di sektor usaha kecil. Usaha-usaha kecil menghasilkan kelompok “senasib”. Di hampir semua negara. f. BUKU 4 . d. usaha kecil adalah tempat lahirnya kewirausahaan. i. Alasan Orang Tertarik Mendirikan Usaha 2 Tentunya banyak alasan yang melatarbelakangi. Manajemen yang buruk adalah penyebab terbesar kegagalan usaha kecil.

Kekuatan usaha kecil 1.MODUL 3 D. Permasalahan pegawai 4. Modal terbatas 2. Terlalu banyak telur dalam satu keranjang 6. Produk/jasa tidak menarik perhatian (tidak mencolok) .Manajemen Usaha Kecil . Perbandingan Pelaku Usaha Kecil dan Usaha Besar Sedikit Perusahaan Besar Beberapa Perusahaan Menengah Banyak Perusahaan Kecil Sangat banyak Perusahaan Mikro 3 E. Tingginya biaya langsung 5. Motivasi yang lebih tinggi 3. Melayani pasar lokal/domestik 6. Minim birokrasi 5. Keterbatasan kualitas produk b. Kekuatan dan Kelemahan Usaha Kecil a. Sentuhan pribadi 2. Fleksibilitas yang tinggi 4. Kelemahan-kelemahan usaha kecil 1. Kredibilitas 3.

5. Usaha Kecil harus berjuang untuk 4 BUKU 4 .c. 4. Biaya langsung yang tinggi Usaha kecil tidak dapat membeli bahan baku. Selain itu. atau jika salah satu pasarnya terkena resesi. tapi mereka tetap kuat. 3. Perusahaan kecil tidak dapat menggunakan sistem kredit sebagai cara menjual semudah yang dilakukan perusahaan besar. tetapi pada umumnya biaya operasional (overhead) biasanya lebih rendah. Rendahnya kredibilitas Masyarakat menerima produk perusahaan besar karena namanya dikenal dan biasanya dipercaya. Keterbatasan Modal Menyeimbangkan "uang masuk" dan "uang keluar" adalah sebuah perjuangan. Pemilik usaha kecil harus berkonsentrasi pada permasalahan sehari-hari dalam menjalankan bisnis dan biasanya memiliki sedikit waktu untuk memikirkan tujuan atau rencana jangka panjang. 2. Usaha kecil sangat rentan jika produk baru mereka tidak laku. atau jika produk lamanya tiba-tiba menjadi ketinggalan zaman. Bukannya mendapatkan pelayanan istimewa dari pemilik modal ketika mengajukan pinjaman. Hal ini tidak berlaku bagi usaha kecil yang hanya memiliki sedikit produk. Jadi biaya produksi per unit biasanya lebih tinggi untuk usaha kecil. mesin. Permasalahan Kepegawaian Usaha kecil tidak mampu membayar gaji yang besar. terutama ketika mencoba melakukan perluasan usaha. atau mendapatkan diskon untuk volume pembelian yang lebih besar seperti produsen besar. pelaku usaha kecil malah lebih sering merasa diperlakukan seperti warganegara kelas dua. serta menyediakan kesempatan dan status yang biasanya terdapat pada perusahaan besar. Faktor-faktor yang mengakibatkan kelemahan Usaha Kecil 1. Keterbatasan varian usaha Sebuah perusahaan besar yang memiliki banyak sektor usaha dapat saja mengalami hambatan di salah satu usahanya. kebanyakan usaha kecil memiliki masalah untuk tetap bertahan selama periode menunggu produk mereka dapat diterima pasar. atau persediaan semurah perusahaan besar.

Perusahaan besar senantiasa berhadapan dengan perang proksi. Dalam usaha kecil. Bahkan pada banyak industri dimana perbedaan produk dan harganya tipis. 6. keputusan dapat cepat dibuat dan hasilnya dapat segera diperiksa dengan mudah. Reputasi dan keberhasilannya di masa lalu di pasar jarang diperhitungkan. Fleksibiltas lebih tinggi Sebuah usaha kecil memiliki fleksibiltas sebagai keunggulan kompetitif utama. atau menaikkan harga tanpa intervensi dari pemerintah. 5 . Sebuah perusahaan besar tidak dapat menutup sebuah pabrik tanpa perlawanan dari organisasi buruh. Lingkup produknya sempit. Tidak menyolok Karena tidak terlalu diperhatikan. seluruh permasalahan dapat mudah dimengerti. aksi antitrust. pasarnya terbatas. Faktor-faktor yang mendorong Kekuatan Usaha Kecil Pelanggan seringkali membayar harga yang lebih mahal untuk perhatian pribadi. Konsekuensinya berkerja keras.MODUL 3 membuktikan setiap kali menawarkan sebuah produk baru atau memasuki pasar baru. Iebih lama. 10. dan memiliki lebih banyak keterlibatan personal. 9. Kurangya birokrasi Para eksekutif perusahaan besar seringkali kesulitan memahami gambaran besar suatu persoalan. 8. Sebuah usaha kecil juga memiriki jalur komunikasi yang lebih pendek. Motivasi lebih tinggi Manajemen kunci dalam usaha kecil biasanya terdiri atas pemilik. Laba dan rugi memiliki lebih banyak arti bagi mereka daripada gaji dan bonus yang diperoleh para pegawai perusahaan besar. faktor kehadiran manusia menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan. 7. Ia dapat dengan cepat mencium masalah dan memperbaikinya. perusahaan baru dapat mencoba taktik penjualan yang baru atau memperkenalkan produk tanpa menarik perhatian atau perlawanan yang berlebihan. Hal ini menyebabkan terjadinya inefisiensi. serta pabrik dan gudangnya dekat.Manajemen Usaha Kecil . namun usaha kecil dapat bereaksi rebih cepat terhadap perubahan persaingan.

layanan yang banyak dicari. c. Gaya busana terkini. Situasi di mana pasar berubah dengan cepat d. Pengetahuan Usaha Seorang individu yang berpikir tentang kewirausahaan perlu mengembangkan beberapa bidang pengetahuan bisnis. g. seorang wirausaha selalu ingin mengetahui apa yang baru dan berbeda. menikah atau lajang. Memperoleh pengetahuan melalui pendidikan. Menargetkan segmen pasar tertentu e. 6 G. Pada dasarnya. Pengetahuan adalah pemahaman tentang sebuah subyek yang diperoleh melalui pengalaman atau melalui pembelajaran dan studi. BUKU 4 . Belajar tentang komunitas. makanan. Mereka juga kurang fleksibel dan sulit melakukan perubahan dan restrukturisasi. F. Mengetahui apa yang sedang terjadi. Menghindari persaingan langsung dengan perusahaan raksasa. anda mungkin memperoleh pengetahuan dengan cara-cara berikut ini: a. a. jenis olahraga yang sedang populer. Menyediakan layanan perbaikan teknis. Seperti apa masyarakat yang tinggal di dalamnya. Memenuhi permintaan yang terbatas pada suatu wilayah lokal. usia. Masing-masing mata pelajaran yang anda pelajari di sekolah akan menjadi bekal b. f. b. jumlah anggota keluarga mereka. Kapan Usaha Kecil dapat Berhasil? Perusahaan kecil pada umumnya dapat berhasil jika memenuhi kriteria seperti berikut ini.dan peraturan pemerintah. Menyediakan sentuhan pribadi h. Memproduksi sesuatu untuk permintaan spesifik c. Menyediakan layanan pribadi. Kompetensi Utama untuk Sukses dalam Usaha Kecil 1. dan tingkat pendapatan mereka.

dengan mengatur dan merencanakan perjalanan-perjalanan bagi mereka yang ingin mempelajari hobi ini. anda mungkin menemukan bahwa banyak dari pengetahuan yang telah anda kembangkan yang kemudian meningkatkan minat tersebut. atau dengan membeli dan menyewakan peralatannya. Pekerjaan di bidang kejuruan memberikan anda pengalaman dan pengetahuan praktis setiap hari. Tentu saja. sejarah. Keterampilan-keterampilan ini berbeda-beda antara satu bisnis dengan bisnis yang lain. setiap bisnis akan membutuhkan beberapa pengetahuan dan keterampilan khusus yang diperlukan untuk bisnis itu sendiri. bahasa. terdapat keterampilan-keterampilan umum dan pengetahuan yang bersifat umum bagi kebanyakan bisnis. pemasaran. Kemampuan yang baik dalam menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan membuktikan kemampuannya tersebut dalam menjalankan sebuah bisnis menunjukkan tingkat keterampilan yang diperoleh oleh seorang wirausaha. Tentu saja.Manajemen Usaha Kecil . Bisnis seperti itu menggabungkan pengalaman. Seseorang dengan pengalaman kerja di bidang bisnis eceran. ekonomi rumah tangga. pembukuan. karena setiap usaha memang berbeda. Belajar dalam pekerjaan. Tentu. perbengkelan. dan sastra Inggris.MODUL 3 penting bagi anda kelak ketika anda menjadi seorang wirausaha. Beberapa pengetahuan umum tersebut meliputi: 7 . produksi pertanian. semua pengetahuan yang diperoleh seorang individu sepanjang hidupnya merupakan bekal yang penting untuk menjadi seorang wirausaha. yang mencintai sejarah. 2. Seseorang yang mencintai pendakian gunung misalnya dapat menemukan bahwa ia mungkin menjadi seorang wirausaha dengan mengajarkan keterampilannya kepada orang lain. jika anda memiliki sebuah minat. minat. Meskipun demikian. dan memiliki minat pada hal-hal yang berusia tua mungkin menemukan bahwa sebuah toko barang antik akan populer di dalam sebuah komunitas. dan hobi. d. termasuk matematika. Kewirausahaan menggabungkan semua pengetahuan dan pengetahuan seorang individu. Keterampilan Usaha Seorang wirausaha membutuhkan banyak keterampilan untuk dapat menjalankan bisnis dengan sukses.

Sebuah korporasi diatur oleh negara dan beroperasi sebagai entitas legal yang terpisah dari para pemiliknya. Apabila satu orang memiliki bisnis tersebut. Wirausaha berhadapan dengan berbagai pertanyaan hukum. Menangani isu-isu hukum. Ini merupakan sebuah proposal yang menggambarkan bisnis anda dan berlaku sebagai sebuah panduan untuk mengelola bisnis anda. BUKU 4 . dan bahkan lingkungan). d. Memperoleh bantuan dari orangorang yang berpengalaman dan lembaga-lembaga khusus dapat memberikan pengetahuan tambahan dan keterampilan untuk mengambil keputusan bagi para wirausaha. Memilih jenis kepemilikan. f. Hal ini merupakan alat bisnis untuk membantu merencanakan semua kegiatan yang terlibat dalam pertukaran barang dan jasa antara produsen dan konsumen. Mengelola bisnis. pemilik bisnis. Merencanakan strategi pasar. konsumen. Mengembangkan sebuah rencana bisnis. Penting untuk mengetahui ke mana harus meminjam uang yang dibutuhkan untuk memulai bisnis anda dan membuatnya tetap berjalan. Menaati peraturan pemerintah. e. c. Apabila terdapat lebih dari satu orang yang mengambil bagian dalam kepemilikankepengurusan bisnis tersebut. h. maka bisnis tersebut merupakan bisnis kepemilikan tunggal. i. Peraturan pemerintah ada untuk melindungi semua orang yang terlibat di dalam bisnis (warga yang ingin bekerja untuk bisnis tersebut. Hal ini merupakan sebuah keputusan yang penting yang dapat "membangun" atau "menghancurkan" sebuah bisnis baru. la perlu mengetahui kapan ia harus mencari nasehat dan kemana ia harus mencari nasehat hukum tersebut. dan lokal. Manajer harus merencanakan pekerjaannya. kabupaten/kota. Manajemen yang baik adalah kunci kesuksesan. propinsi. rencana bisnis menjadi penting ketika anda perlu meminjam uang atau ketika anda ingin agar orang-orang menanamkan modalnya dalam usaha anda. Bagaimana sebuah bisnis dibangun secara legal tergantung pada bagaimana bisnis tersebut dimiliki. Pemilik usaha kecil harus memilih lokasi yang "tepat" untuk bisnisnya. b.8 a. maka bisnis tersebut merupakan kemitraan. Membiayai bisnis. Lokasi Bisnis. g. Seringkali. Memperoleh bantuan teknis. Peraturan-peraturan mengenai pengoperasian usaha-usaha kecil dibuat di tingkat negara (nasional).

Mengelola keuangan. Menyimpan catatancatatan bisnis merupakan sebuah bentuk pencatatan nilai. untuk membantu mereka membuat keputusan pembelian yang baik. Pemilik/manajer usaha kecil dapat mengetahui nilai bisnis mereka pada saat ini dengan catatan-catatan yang akurat dan terkini. pengarahan. Mengelola upaya penjualan.MODUL 3 j. 9 . perusahaan tersebut tidak akan menghasilkan laba dan bisnis tersebut akan gagal. Tugas-tugas manajemen keuangan mencakup membaca dan menganalisis laporan-laporan keuangan dan kemudian menggunakan informasi ini untuk menentukan kekuatan dan kelemahan perusahaan tersebut. dan mengendalikan serta mengevaluasi pekerjaan. Mengelola sumber daya manusia. Penagihan mengacu pada metode atau jadwal yang digunakan untuk pembayaran. mereka harus menghindari pinjamanpinjaman yang melewati tenggat waktunya yang dapat membuat modal mandeg dan meningkatkan biaya penagihan. Tujuan promosi adalah menginformasikan kepada konsumen tentang barang dan jasa yang diproduksi. Pemilik usaha kecil sering kali harus memberikan kredit kepada pelanggan agar mereka tidak pindah ke perusahaan lain. Jika sebuah perusahaan tidak dapat menjual barang atau jasanya. Mempromosikan bisnis. mengarahkan pegawai. pengorganisasian. dan evaluasi seluruh kegiatan yang langsung melibatkan pegawai dan mendorong produktifitas mereka. m. mengatur pegawainya dan sumber daya lainnya untuk mendukung pekerjaan. Pada saat yang bersamaan. Manajemen sumber daya manusia melibatkan perencanaan. o. l. Menyimpan catatan-catatan bisnis.Manajemen Usaha Kecil . Kredit pelanggan diberikan kepada orang-orang yang latar belakangnya dalam pembayaran utang sudah diperiksa. Sangat penting untuk menggunakan prinsip-prinsip penjualan yang baik untuk menarik pelanggan baru serta untuk terus melayani pelanggan lama. k. Mengelola kredit pelanggan dan penagihannya. n. Laporan keuangan memberikan informasi yang dibutuhkan untuk menyusun rencana dan mengambil tindakan korektif yang diperlukan. Hal ini dibutuhkan sebuah usaha yang ingin berkembang dan menghasilkan laba.

(3) ide produk yang dijual. yaitu: (a) Motivasi. individu atau kelompok memerlukan motivasi yang tinggi dan dorongan untuk memulai bisnis sampai meraih keberhasilan. sukses tergantung pada kemampuan untuk menemukan peluang bisnis. jam kerja yang panjang). sehingga sebuah perusahaan kecil dapat mengurangi kerugiannya karena risiko-risiko tersebut. bagaimana dari ketangguhan mereka dalam menghadapi rintangan yang menghalangi. Motivasi (dorongan untuk memulai usaha) Telah diketahui secara luas bahwa untuk meraih keberhasilan. Selain itu. Penting untuk mengidentifikasi risiko-risiko yang dihadapi oleh wirausaha karena kejahatan bisnis atau kehilangan hak milik. 10 BUKU 4 . Melindungi bisnis. dan segera bertindak dengan mengelola sumber daya yang dibutuhkan untuk menawarkan sesuatu yang menarik bagi pelanggan. Namun. dan mengambil risiko yang ada. Kiat Sukses dalam Membangun Usaha Bagaimana memulai sebuah bisnis yang berhasil? Pertanyaan itu sering ditanyakan orang. Indikator tambahan adalah komitmen dan perilaku kerja mereka (kualitas. dan (4) sumber daya. Walaupun demikian. H. (2) kemampuan).p. bagaimana mereka mencari informasi dan bagaimana mereka bersikap terhadap berbagai peluang yang ada. Yang berperan penting dalam proses keseluruhan adalah wirausaha. Hal ini penting bagi kewirausahaan dalam konteks bisnis. misalnya. efisiensi. belum pernah ditemukan jawaban yang pasti. Kemampuan pengusaha untuk melakukan hal ini dengan berhasil tergantung pada empat 4 faktor. pengorbanan sebelumnya dalam memulai bisnis. la mengambil inisiatif untuk menciptakan serta melakukan penawaran menarik yang bernilai kepada calon pelanggan. Hal ini dicerminkan. dan dukungan keluarga atau mitra bisnis. tindakan berjaga-jaga seperti membeli asuransi harus diambil. Adapun penjelasan mengenai masing-masing fator sebagai berikut: a.

sehingga proyek bisnis secara keseluruhan menjadi bernilai (memberi keuntungan. Kemampuan (pengetahuan dan keterampilan teknis bisnis) Pertanyaan penting lainnya adalah apakah individu atau orang lain yang terlibat memiliki kemampuan tertentu -ini dapat berupa pengetahuan. dalam konteks bisnis. Ide (sesuatu yang akan dipasarkan) Hal penting yang ditentukan di sini adalah kelayakan dari ide. Dengan kata lain. Satu jalan untuk mengisi kekurangan di bidang ini adalah bergabung dengan orang lain yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan atau mempekerjakannya. bahan baku. atau layanan itu sesuai dengan kebutuhan atau keinginan sejumlah pelanggan yang mampu membeli produk tersebut dan mau menggunakan/ membeli dalam jumlah yang sesuai. atau layanan yang ditawarkan. Bekerja Mandiri Bekerja Mandiri adalah kegiatan di mana seseorang menciptakan kesempatan kerja bagi diri sendiri dengan menciptakan usaha. peralatan. c. Ketersediaan infrastruktur (seperti listrik. uang.Manajemen Usaha Kecil . tempat usaha. Memimpin bukan dipimpin 2. produk. apakah ide. Sumber daya itu meliputi modal. 11 I. telepon. kemampuan orang-orang yang bekerja di dalam perusahaan untuk menguasai dan mengelola sumber daya yang ada.MODUL 3 b. keterampilan teknis atau manajerial yang berhubungan dengan bisnis yang akan dijalankan. sumber daya. tidak hanya akan mempengaruhi kinerja usaha tersebut. proyek. a. Bagaimana produk itu bisa menjadi sesuatu yang lebih diinginkan atau lebih baik dari yang telah ada dan bagaimana reaksi pesaing? d. Dapat mewujudkan ide-ide . tapi juga apakah mereka bisa memulai bisnis itu atau tidak. Akhirnya. produk. jalan) dan layanan pendukung juga sangat pentin. dan tenaga kerja. Keuntungan bekerja mandiri antara lain seperti berikut ini: 1.

BUKU 4 . dan (6) fleksibel. (3) keuntungan.3. Kemampuan anda tidak mudah diakui 15. 6. Masa depan tidak jelas 8. Proses belajar tidak pernah berhenti 10. Tanggung jawab luas 3. Sulit mendelegasikan Pekerjaan 11. 13. 12. Terlalu banyak Pekerjaan administrasi 12. 11. Harus mengikuti Perintah 14. Selalu terlibat dalam keuangan 6. 5. Tergantung Pada tindakan Pegawai 13. dll. 10. Pendapatan tetap 16. Sulit mewujudkan ide-ide 18. 9. Tantangan bekerja mandiri antara lain: 1. Tanggung jawab terbatas 17. Jam kerja lama dan tidak teratur 2. (2) kemandirian. Tidak ada tunjangan 5. 8. Alasan mengapa seseorang memilih bekerja mandiri Mereka yang memilih bekerja mandiri sebagai karier biasanya melakukannya karena enam alasan dasar: (1) kepuasan pribadi. Tergantung Pada Pemberi kerja c. 15. Jam kerja tetap Masa depan lebih jelas Wewenang Pengawasan terbatas Risiko minimal 12 b. dan (5) status. 4. 7. 14. Pendapatan tidak stabil dan tidak menentu 9. Dibatasi oleh waktu 7. Harus mengambil risiko terjamin 4. (4) jaminan pekerjaan. Dapat berkreasi (kreatif) Potensi pendaPatan Yang tidak terbatas Kemandirian Dapat mengambil inisiatif Mengendalikan lingkungan kerja Memberi Perintah Tanggung jawab Yang khusus Pendapatan Yang teratur Tunjangan.

anda dapat membuka studio foto sendiri. Kepuasan pribadi berarti anda dapat melakukan apa yang anda mau dengan hidup anda. (3) Keuntungan Keuntungan dan pendapatan: Salah satu imbalan utama yang diharapkan bila memulai usaha baru adalah keuntungan atau laba. Ini jarang terjadi bila anda bekerja untuk orang lain. Bila anda bekerja untuk diri sendiri. Laba adalah jumlah pendapatan yang tersisa setelah semua biaya dan pengeluaran dibayar. keterampilan dan kemampuan anda sesuai pertimbangan anda. jika anda suka fotografi. anda mempunyai lebih banyak kebebasan bertindak. meminjam uang dari bank lokal. imbalan utama bila bekerja untuk diri sendiri adalah kepuasan pribadi.MODUL 3 (1) Kepuasan pribadi: Untuk beberapa orang. anda dapat menggunakan pengetahuan. anda memimpin dan dapat membuat keputusan tanpa harus mendapat persetujuan orang lain. anda didorong oleh semangat kemandirian untuk bertahan. (2) Kemandirian Keuntungan lain dari bekerja untuk diri sendiri adalah kemandirian.Manajemen Usaha Kecil . Bekerja untuk diri sendiri memungkinkan anda bekerja setiap hari dalam pekerjaan yang anda sukai. anda dapat mengendalikan penghasilan anda. dan membayar pajak. Seringkali. Mereka juga membeli barang dan jasa dari perusahaan-perusahaan lokal. semakin banyak waktu dan tenaga yang dikerahkan untuk usaha. Kemandirian berarti anda bebas dari pengawasan orang lain. Dibandingkan orang yang bekerja untuk orang lain. Anda mungkin merasa puas bila dapat membantu masyarakat di mana anda tinggal. Misalnya. Laba adalah hak dari pemilik usaha. atau Rp 100 juta atau lebih setahun? Memutuskan 13 . Karena bekerja untuk diri sendiri. Orang-orang yang bekerja untuk diri sendiri menyediakan barang dan jasa dan menciptakan pekerjaan untuk orang lain. Setiap kali ada pelanggan yang puas dengan hasil pemotretan. anda merasakan kepuasan tersendiri. Berapakah yang ingin anda peroleh setiap tahun setelah usaha anda berjalan lancar? Apakah anda ingin Rp 20 juta. Rp 50 juta. akan menghasilkan semakin banyak pendapatan.

dan iklan. tapi jarang ada usaha yang dapat menghasilkan laba dalam waktu singkat. misalnya Rp 150 juta per tahun. Orang yang bekerja untuk diri sendiri tidak mungkin dipecat atau diberhentikan atau dipaksa pensiun pada usia tertentu. tergantung kemampuannya. lni mungkin merupakan pertimbangan penting bagi anda dalam memilih bidang usaha. Bekerja untuk diri sendiri juga BUKU 4 . kebanyakan orang senang melihat nama mereka terpampang pada gedung. Bisnis pun mempunyai status.14 besarnya pendapatan adalah penting karena setiap jenis usaha mempunyai potensi pendapatan yang berbeda. yang berhubungan erat dengan status sosial adalah kebanggaan dalam kepemilikan. Kuncinya adalah untuk memilih usaha dengan status yang membuat anda nyaman. Seorang pengusaha mandiri menerima perhatian dan pengakuan melalui kontak dengan pelanggan dan pemaparan publik. (6) Fleksibilitas. Jaminan pekerjaan adalah adanya jaminan bahwa anda akan bekerja terus dengan menerima gaji/upah. Ada orang-orang yang sangat tertarik dengan status bisnis mereka dan ada yang tidak peduli. ada yang statusnya tinggi dan ada yang rendah. mereka dapat menikmati status yang lebih baik dari pekerja lain. Banyak jenis usaha mempunyai potensi untuk berhasil dalam jangka panjang. Orang yang menjadi pekerja mandiri mempunyai pilihan untuk memulai usaha dalam berbagai kategori dan ukuran. kertas Surat. (5) Status Status adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan peringkat atau posisi sosial. Satu -cara untuk menetapkan sasaran pendapatan pribadi adalah dengan pertanyaan: "Berapa banyak yang ingin saya peroleh (per tahun) enam tahun dari sekarang? (4) Jaminan pekerjaan. Misalnya pengumpulan sampah mempunyai status yang rendah. hingga tingkat tertentu. Restoran cepat-saji berbeda dengan usaha manufaktur kecil. Memang sangat menggoda untuk menetapkan sasaran yang tinggi sekali. kendaraan. Banyak usaha diciptakan oleh orang yang mencari jaminan pekerjaan yang tidak dapat mereka temukan di tempat lain. Walhasil. mencari status. Semua orang.

mungkin jumlahnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga. Bahkan. bahkan mungkin saja seorang wirausaha kehilangan seluruh tabungan pribadi dan tabungan keluarga. Dan mungkin akan perlu waktu bertahun-tahun untuk membayar kembali bank. laba yang diperoleh biasanya akan bervariasi dari bulan ke bulan.00 pagi sampai 9. semakin berisiko usaha tersebut. banyak toko di pasar buka dari jam 9. laba akan tinggi. Jika usahanya berhasil.00 malam. bukan atas keinginan si pemilik. jika gagal. meskipun ada pendapatan. Beberapa wirausaha merasa bahwa mereka tidak mungkin meninggalkan usaha mereka lebih dari satu dua hari. dan (4) pekerjaan rutin.Manajemen Usaha Kecil . (5) keterlibatan waktu. d. Biasanya. anda juga perlu mengetahui kerugiannya: (1) kemungkinan kehilangan modal yang telah diinvestasikan. sebaliknya. (2) pendapatan yang tidak pasti atau rendah.yang telah diinvestasikan adalah uang yang ditempatkan oleh sang wirausaha untuk memulai usahanya. Para wirausaha tidak bekerja hanya 40 jam seminggu. Banyak wirausaha yang bekerja 14 iam atau lebih setiap hari. 15 . mereka tidak memakal kartu pencatat jam kerja. Sebagai contoh. lni sering terjadi dalam 6-12 bulan pertama operasi usaha. (3) jam kerja panjang. semakin besar laba yang bisa diperoleh. 6 atau 7 hari seminggu. Tidak seperti gaji seorang pegawai. (2) Pendapatan tidak pasti atau rendah. Masing-masing dapat dijelaskan seperti berikut: (1) Kemungkinan kehilangan modal yang sudah diinvestasikan. Seringkali si pemilik usaha adalah orang yang pertama datang pada pagi hari dan terakhir pulang pada malam hari. pemasok dan orang-orang yang pernah memberikan pinjaman kepadanya untuk memulai usaha tersebut.MODUL 3 memberi orang itu jabatan sebagai pemberi kerja dan pemimpin daripada sebagai pegawai dan pengikut. modal yang sudah ditanam akan hilang. (3) Jam kerja yang panjang. Jamjam kerja ditetapkan untuk kemudahan para pelanggan. lni berlaku bahkan di perusahaan-perusahaan yang sudah mapan. Hambatan Bekerja Mandiri Selain mengetahui keuntungan bekerja untuk diri sendiri. (6) kontak dengan orang lain. Yang dimaksud dengan modal .

Usaha dengan tingkat risiko sangat rendah memberi imbalan (laba) sedikit dan mungkin pada akhirnya akan menghambat ide-ide anda dan tindak-lanjutnya. atau barangkali tidak mau terlibat sama sekali. Misalnya dalam menjual rumah.16 (4) Pekerjaan rutin. keagresifan diri merupakan sifat yang penting. Banyak jenis usaha BUKU 4 . dengan pegawai. dan dengan pemasok. Putuskan berapa banyak upaya dan keterlibatan pribadi yang ingin anda berikan kepada usaha kecil anda di masa depan (enam tahun dari sekarang). Namun kontak antara pemilikpelanggan sangat berbeda. anda juga perlu menjadi orang yang serba bisa. Risiko yang diperhitungkan memungkinkan anda bisa memperkirakan kemungkinan gagal atau sukses tanpa harus berspekulasi. Namun dalam jangka panjang. Bagaimana perasaan anda bila bekerja dengan orang lain? Apakah anda menikmatinya. Mungkin anda ingin terus terlibat penuh. jangan memilih usaha seperti itu. Dalam banyak usaha kecil yang sudah mapan. tergantung dari jenis usahaya. (6) Kontak dengan orang lain. Kebanyakan pemilik usaha kecil tidak keberatan mengadakan kontak dengan pegawai dan pemasok. Jika anda tidak menyukai pekerjaan menjual diri anda. (5) Keterlibatan waktu. Memulai usaha kecil membutuhkan banyak kerja keras. atau anda ingin sekali bekerja sendiri? Atau mungkin anda berada di antara dua pilihan itu? Sesungguhnya ada tiga jenis kontak dengan orang lain di dalam suatu bisnis: kontak dengan pelanggan. Bahkan mungkin akan menyita hampir seluruh waktu anda pada tahun-tahun pertama. lni kadang-kadang dapat menjadi tantangan bila anda tidak bergabung dengan orang lain dalam suatu kemitraan atau anda tidak dapat mencari cukup uang untuk memungkinkan anda mempekerjakan orang. karena mereka berada pada pihak paling nyaman. atau mungkin anda lebih senang terlibat paruh waktu. kegiatan sehari-hari bisa diserahkan kepada seorang manajer. Risiko-risiko: anda mempunyai peluang paling baik untuk berhasil jika anda siap mengambil risiko dengan penuh perhitungan. Menjalankan usaha sendiri mungkin melibatkan pekerjaanpekerjaan rutin yang tidak anda sukai. kerja keras dan keterlibatan pribadi dari si pemilik usaha kecil dapat sangat bervariasi.

17 . melalui internet. Contoh ekstrim tentang penjualan yang tidak bersifat pribadi adalah penjualan melalui pos. di mana anda bahkan tidak pernah bertemu dengan pelanggan.Manajemen Usaha Kecil .MODUL 3 menggunakan pendekatan yang tidak bersifat pribadi.

BAB II MENGELOLA PEMASARAN PADA USAHA KECIL

18

A. Strategi Pemasaran
Pada dasarnya strategi pemasaran memberikan arah dalam kaitannya dengan variabel-variabel seperti segmentasi pasar, identifikasi pasar sasaran, pemosisian, dan elemen bauran pemasaran. Setelah mempelajari modul ini diharapkan dapat: 1. Menyebut dan menjelaskan strategi pemasaran dan tujuan perusahaan. 2. Menyebut dan menjelaskan segmentasi pasar 3. Menyebut dan menjelaskan pasar sasaran 4. Menjelaskan positioning 5. Menetapkan komposisi yang terbaik dari marketing mix untuk mencapai pasar sasaran yang dituju. Untuk memberikan pemahaman akan disajikan pembahasan materi dalam tiga kegiatan: (a) strategi pemasaran dan tujuan perusahaan, (b) segmentasi, target pasar dan positioning, dan (c) bauran pemasaran. Pada masing–masing bagian, anda akan menjumpai uraian materi dan latihan. Oleh karena itu, anda diharapkan mengikuti seluruh pembahasan ini.

BUKU 4

Manajemen Usaha Kecil - MODUL 3

Manajemen perusahaan bertujuan agar perusahaan tetap hidup dan berkembang .Tujuan itu dapat dicapai dengan cara mempertahankan dan meningkatkan laba. Laba dapat dipertahankan dan ditingkatkan dengan cara mempertahankan dan meningkatkan penjualan. Salah satu cara untuk mempertahankan dan meningkatkan penjualan adalah dengan meningkatkan kegiatan pemasaran secara insentif dan kontinyu. Pemasaran merupakan kegiatan perusahaan di dalam membuat perencanaan, menentukan harga, produk, mendistribusikan barang dan jasa, serta promosi. Adapun proses pemasaran meliputi 6 tahap yaitu a. Analisis Kesempatan pasar b. Pemilihan pasar sasaran c. Strategi Peningkatan posisi Persaingan, d. Pengembangan sistem pemasaran e. Penyusunan rencana pemasaran ,dan f. Penerapan rencana dan pengendaliannya. Tahap pertama adalah analisis kesempatan pasar dilakukan dengan cara menganalisis peluang pasar yang relevan agar dapat digunakan untuk mencapai tujuannya. Tahap kedua penentuan pasar sasaran. Penentuan pasar sasaran yang akan dilayani oleh perusahaan. Penentuan pasar sasaran ini sulit sekali, karena keinginan, kebutuhan, kebiasaan dan reaksi kelompok konsumen adalah berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk dapat melayani kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan harus menentukan segmentasi pasar dan menetapkan segmen pasar yang mana yang akan dilayani. Tahap ketiga, menetapkan strategi persaingan pada pasar sasaran yang dilayani. Perusahaan harus menetapkan produk dan jasa apa yang akan ditawarkan pada pasar sasaran. Tahap keempat, mengembangkan sistem pemasaran dalam perusahaan. yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan dalam melayani pasar sasaran. Tahap kelima, mengembangkan rencana pemasaran. Rencana pemasaran ini sangat perlu karena keberhasilan perusahaan terletak pada kualitas rencana pemasaran yang bersifat jangka panjang dan jangka pendek. Rencana pemasaran dapat mengarahkan kegiatan pemasaran dalam mencapai pasar sasaran.Komponen rencana pemasaran terdiri dari: (a) analisis situasi pasar, (b) tujuan dan sasaran pemasaran,dan (c) strategi pemasaran. Tahap keenam, adalah melaksanakan dan mengendalikan rencana pemasaran yang telah disusun. Berdasarkan penjelasan diatas,strategi pemasaran merupakan bagian dari perencanaan pemasaran yang merupakan tahap kelima dari proses pemasaran.Strategi pemasaran adalah alat fundamental yang

19

20

direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan mengembangkan keunggulan bersaing yang berkesinambungan melalui pasar yang dimasuki dan progam pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut. Strategi pemasaran memberikan arah dalam kaitannya dengan variabel segmentasi pasar, identifikasi pasar sasaran, pemosisisian, unsur bauran pemasaran, dan biaya bauran pemasaran. Strategi pemasaran dipandang sebagai salah satu dasar yang dipakai dalam menyusun rencana usaha, termasuk rencana pemasaran. Lebih-lebih dalam masa persaingan yang ketat, peranan strategi pemasaran semakin diandalkan untuk memenangkan persaingan. Untuk menyusun strategi pemasaran harus memperhatikan lingkungan pemasaran,karena dalam lingkungan pemasaran banyak variabel yang mempengaruhinya. Variabel lingkungan yang mempengaruhi pemasaran diantaranya: a. Variabel yang dapat dikendalikan Variabel yang berkaitan dengan marketing mix seperti: produk, harga, distribusi dan promosi. Masing-masing faktor internal yang terkait dengan fungsi perusahaan itu dapat menunjukkan kekuatan dan kelemahan perusahaan. Faktor internal tersebut adalah faktor yang dapat dikendalikan oleh pimpinan perusahaan. b. Variabel-variabel yang tidak dapat dikendalikan merupakan variabel-variabel yang terdapat dalam lingkungan pemasaran dan berpengaruh erat terhadap pemasaran. Pengendalian terhadap faktor-faktor ini lebih kecil, karena berada di luar perusahaan, tetapi berpengaruh terhadap pemasaran. Variabel-variabel ini antara lain faktor kondisi politik, hukum, perundang undangan dan social budaya. Faktor ini dapat mengakibatkan adanya peluang dan ancaman bagi pemasaran produk suatu perusahaan.

B. Pengelompokan Konsumen
1. Pengertian. Kadang- kadang permintaan yang berlainan muncul di pasar yang sama, misalnya pasar terbagi menjadi lebih dari satu, sehingga membentuk sejumlah segmen. Jika ditemukan sejumlah konsumen dengan permintaan yang berlainan itulah yang disebut segmen.

BUKU 4

Manajemen Usaha Kecil - MODUL 3

Kelompok konsumen yang disusun dengan berdasarkan cirri-ciri yang sama disebut segmen pasar. Segmentasi pasar adalah tindakan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari sebuah produk kedalam satuan-satuan pasar yang bersifat homogen. Segmentasi pasar dilakukan karena perilaku konsumen itu sangat beragam, sehingga perlu dilakukan segmentasi pasar agar menjadi lebih homogen. Adanya pasar yang lebih homogen akan memudahkan perusahaan menyusun program pemasaran yang jitu, sehingga program pemasaran yang dirancang akan meningkatkan penjualan dan dapat menghemat biaya. 2. Kriteria dan syarat segmentasi pasar Segmentasi pasar yang efektif harus memenuhi kriteria dan syarat sebagai berikut: a. Dapat di ukur daya belinya. b. Dapat dijangkau, baik lokasi maupun komunikasinya sehingga dapat dilayani secara efektif. c. Cukup besar dan menguntungkan. Suatu kelompok konsumen akan pantas disebut segmen, jika kelompok tersebut cukup besar dan menguntungkan. d. Dapat dilaksanakan sehingga semua program yang disusun dapat efektif. e. Dapat dibedakan. Segmen-segmen dapat dibedakan secara konseptual dan memberikan tanggapan yang berbeda terhadap elemen elemen dan program-program bauran pemasaran yang berlainan. 3. Manfaat segmentasi pasar a. Perusahaanya akan berada pada posisi yang lebih baik untuk mendapatkan kesempatan-kesempatan dalam pemasaran karena ia lebih mudah untuk mempelajari keinginan setiap segmen, b. Perusahaan dapat menggunakan kemampuannya yang ada untuk merespon pemasaran yang berbeda-beda secara bauk,sehinggga dapat menghemat biaya, energi dan waktu c. Perusahaan dapat mengatur produknya dan marketing d. Perusahaan memilih segmen mana yang berpotensi paling besar yang akan menjadi sasaran.

21

di samping itu. Pengertian Dilaksanakan. Contoh: Coca-cola selain membuat coca cola botolan .juga membuat coca cola kalengan yang diperuntukkan bagi konsumen yang akan bepergian . Biaya-biaya itu antara lain: 1) Biaya modifikasi produk.sehingga ia harus menentukan secara pasti pasar mana yang akan dimasuki agar kegiatan pemasaran dapat berhasil dengan baik.Penentuan tentang segmen pasar mana yang akan dimasuki disebut pasar sasaran.tahap selanjutnya adalah memilih pasar sasaran. Berdasarkan strategi ini perusahaan memproduksi satu produk untuk semua konsumen dengan kegiatan yang sama. Alternatif yang ditempuh oleh perusahaan untuk memilih pasar sasaran adalah a) Pasar tidak dibeda-bedakan.C. Contoh: Perusahaan kembang gula memasarkan hanya satu jenis coklat batangan untuk setiap konsumen Contoh lain. Pasar Sasaran (target pasar) 1. meliputi biaya riset dan pengembangan produk 2) Biaya produksi meningkat. Strategi pemasaran yang dibeda-bedakan ini akan meningkatkan biaya. perusahaan coca cola juga membuat produk baru berupa sprite dan fanta. 2.penentuan pasar sasaran itu penting karena suatu perusahaan yang memutuskan untuk beroperasi dalam beberapa pasar tidak mungkin untuk melayani seluruh pelanggan di pasar. 22 BUKU 4 . 3) Biaya administrasi meningkat.coca cola dulu hanya memproduksi satu macam produk yaitu coca cola botolan. b) Pasar dibeda-bedakan. Strategi Pemilihan Pasar Sasaran. Berdasarkan strategi ini perusahaaan memproduksi macammacam produk dan ditujukan kepada segmen yang berbeda dengan program pemasaran yang berbeda pula untuk setiap segmen.

Homogenitas barang. Jika sifat produk itu tidak bisa dirubah-rubah atau sulit diadakan variasi. 23 . sehingga perencanaaan dan media promosi akan berbeda pula. perusahaan lebih cocok memilih strategi pemasaran serba aneka atau terpusat. 2) Masa kedewasaan. tidak semua produk dapat dilakukan atomisasi tetapi hanya produk-produk tertentu. Tahapan daur hidup produk 1) Masa perkenalan. Di samping itu. sehingga membutuhkan tambahan fasilitas untuk penyimpanan.maka seyogyanya perusahaan memilih strategi pemasaran serba sama.jika sifat produk itu sebaliknya. 5) Biaya promosi meningkat karena segmen yang dilayani itu bertambah banyak. c). 3. biasanya perusahaan akan mengkhususkan satu produk untuk tujuan menarik permintaan primer. d) Pemasaran atomisasi yaitu pemasaran individual yang dipuaskan. strategi ini akan menghemat biaya.MODUL 3 4) Biaya penyimpanan meningkat karena variasi produk makin banyak. baik biaya produksi. sedangkan segmen pasar yang dilayani cukup banyak. b). Strategi ini akan memudahkan untuk melayani segmen pasar yang dimasuki karena ia mengetetahui betul kebutuhan dan keinginan konsumen yang tidak begitu banyak. rumah. misalnya: pakaian. dan mobil. Pemilikan sumber daya Jika sumber daya perusahaan terbatas.kelapa sawit dan lain-lain.kemudian mengembangkan produk yang ideal untuk melayani segmen tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan strategi pasar sasaran a).bensin.Akan tetapi. perusahaan lebih baik memilih strategi pemasaran terpusat. distribusi dan promosi. biasanya persaingan sudah sangat ketat dan konsumen sudah mulai jenuh terhadap produk yang ada. Contoh: VW dulu hanya memusatkan perhatiannya pada kebutuhan konsumen akan mobil kecil dan praktis.Manajemen Usaha Kecil .perusahaan memusatkan pada segmen tertentu yang paling potensial . c). seperti kamera. Pasar terkonsentrasi Berdasarkan strategi ini. maka seyogyanya perusahaan memilih strategi pemasaran serba sama.misalnya garam .

Homogenitas pasar Jika pasar mempunyai kebutuhan dan keinginan yang sama. Pengertian Langkah selanjutnya setelah penentuan pasar sasaran adalah positioning. Tujuan pemosisian produk.Nilai superior ini bisa berupa produk yang berkualitas. sehingga produk tersebut terpisah atau berbeda dengan merek-merek pesaing. Misalnya viva kosmetik sangat cocok untuk iklim tropis. d). D.dan citra yang baik. sehingga berbeda dengan produk sejenis dari pesaing. b) Memposisikan perusahaan kepada pasar sasarannya bagaimana perusahaan berbeda dengan pesaingnya. diberikan ciri-ciri atau manfaat produk bagi pelanggan. perusahaan seyogyanya menggunakan strategi pemasaran serba sama.Positioning adalah kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya kepada pemikiran konsumen. 2. Memposisikan produk di pasar.perusahaan biasanya berusaha untuk mengembangkan produk baru. Kedua tujuan tersebut sangat penting untuk memenangkan persaingan. a). Cara memposisikan produk Ada tujuh pendekatan yang dapat digunakan untuk melakukan pemosisian: a.pelayanan yang baik. 3.personil yang professional. pasta gigi total 24 BUKU 4 . Keberhasilan positioning sangat ditentukan oleh kemampuan perusahaan untuk mendiferensiasikan dirinya secara efektif dibandingkan dengan para pesaingnya. Perusahaan seyogyanya memilih strategi serba aneka. Fokus utama Positioning adalah pada persepsi pelanggan dan bukan sekedar fisik yang dihasilkan.sehingga konsumen beranggapan bahwa produk perusahaanya berbeda dengan produk ]sejenis yang dibuat oleh perusahaan lain.yaitu dengan menyampaikan tau memberikan nilai superior kepada pelanggannya. Pemosisian Produk 1. Atribut.

Prosedur identifikasi pemosisian produk: a. misalnya harga ditinggikan terhadap pesaing supaya memberi kesan bahwa kualitasnya lebih tinggi .baik pesaing primer. Contoh NIKE untuk sepatu sport. contohnya Pepsi menggunakan iklan komparatif menyaingi Coke. 25 4. misalnya perusahaan Avis yang menggunakan OJ Simpson. Menentukan produk/pasar yang relevan Suatu produk biasanya dimaksudkan untuk memenuhi lebih dari satu kebutuhan. Campbell soup sebagai pengganti makan siang. misalnya KOPICO yang diposisikan sebagai kopi dalam bentuk permen. Pesaing primer adalah pesaing yang bersaing untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan inti. Posisi melawan pesaing.MODUL 3 b. Penggunaan spesifik/khusus. d. pemosisian produk yang berusaha menciptakan citra berkualitas tinggi dengan harga tinggi atau menekankan harga murah sebagai indikator nilai. plaque dan karang gigi. produk perusahaan diposisikan dengan mengaitkan dengan tokoh terkenal. perusahaan mempromosikan manfaat produk tersebut kepada konsumen misalnya larutan penyegar kaki tiga diposisikan untuk menyembuhka penyakit sariawan.tetapi berharga murah. Pengguna produk. f.computer buatan Taiwan bermerk acer diposisikan sebagai computer berkualitas tinggi. (buatan Palmolive) diposisikan sebagai pasta gigi all in one yaitu berfungsi untuk kerusakan gigi. Manfaat. Harga dan mutu.sedang pesaing sekunder adalah pesaing tak langsung yaitu mereka yang tak langsung muncul dipikiran bilamana seseorang sedang berfikir mengenai keinginan atau kebutuhan konsumen. Oleh karena itu suatu produk diposisikan di berbagai pasar yang berbeda. . Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu dengan mengumpulkan semua kebutuhan dan keinginan konsumen yang mungkin dapat dipenuhi oleh produk.Manajemen Usaha Kecil . Dikaitkan dengan macam produk lain. Mengidentifikasikan pesaing. c. lubang gigi. perusahaan menyatukan bahwa produknya untuk golongan tertentu. g. b. produk perusahaan dikaitkan dengan posisi persaingan terhadap pesaing utama. tapi juga dibuat produk untuk keperluan lain. e. misalnya Gatorade untuk atlit.maupun pesaing sekunder.

tetapi buka di pasar senin sehingga tidak laku c. 6. a.c. d. sehingga tidak laku. tetapi merk untuk golongan bawah. iklannya untuk golongan atas. d.Jantung dari strategi positioning adalah promosi. Mobil Timor dan Maleo harus jelas posisinya agar berhasil dalam pemasaran. Memantau posisi produk Posisi produk atau merk perlu dipantau setiap saat untuk menyesuaikan perubahan lingkungan setiap saaat. Menentukan bagaimana konsumen mengevaluasi pilihan. Philip kotler mengatakan bahwa bauran pemasaran adalah perangkat variabel-variabel pemasarn terkendali yang perusahaan BUKU 4 .perusahaan perlu mengadakan riset pemasaran untuk memahami cara dan standar yang digunakan konsumen dalam evaluasi keputusan pembelian. Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan mereka. Menentukan lokasi. Yohana Departemen Strore untuk golongan atas. Bauran Pemasaran 1. MR-90 (mobil Rakyat-90) harganya mahal. Mengetahui bagaimana persepsi konsumen terhadap posisi pesaing. Pengertian Unsur pokok selanjutnya dalam strategi pemasaran adalah bauran pemasaran. Merencanakan dan melaksanakan strategi pemosisian produk.dapat digunakan oleh sesuatu perusahaan untuk memperoleh tingkat penjualan yang diinginkan. 5.selanjutnya merancang program pemasaran yang dapat memastikan bahwa informasi produk yang disampaikan kepasar akan menciptakan persepsi yang akan diinginkan dibenak konsumen. 26 E. Setelah pasar sasaran dan posisi yang dikehendaki ditetapkan. sedang harganya murah sehingga timbul kesan untuk golongan bawah. Jadi tidak jelas posisinya b. Bauran pemasaran merupakan campuran dari variabelvariabel pemasaran yang dapat dikendallikan . Kosmetika Mirabella.

(3). pembuatan desain dan pengolahan produk. orang. Arti Produk Produk adalah apa saja yang dapat ditawarkan dipasar untuk mendapatkan perhatian permintaan. yang dimaksud produk itu bukan hanya benda fisik saja.tetapi juga mengkoordinasikannya sehingga perusahaan dapat melaksanakan kegiatan pemasarannya seefektif mungkin. Berdasarkan definisi tersebut di atas. tempat organisasi atau gagasan.ide. (2) Price. Pemahaman yang baik terhadap keempat variabel bauran pemasaran bagi seorang manajer pemasaran akan dapat sangat membantu untuk menyusun perencanaan pemasaran.MODUL 3 gabungkan untuk menghasilkan tanggapan yang diinginkan dalam pemasaran atau target market. 27 .Place. tempat dan lain-lainnya. Pokoknya segala sesuatu itu dibutuhkan oleh konsumen . Perusahaan yang ingin tetap survive dalam lingkungan yang berubah –ubah seperti sekarang ini dituntut untuk menghasilkan dan menawarkan produk yang bernilai pada kelompok konsumen yang ditujunya.tempat atau lainnya.pemakaian.Produk adalah unsur utama dan yang terpenting dari bauran pemasaran. Ide.akan tetapi empat P ini tetap digunakan didalam bauran pemasaran.oleh karena pentingnya marketing mix dibawah ini di jelaskan masing-masing variabel dari 4 P Ini. Oleh karena itu perencanaan dan pengembangan produk akan menjadi kegiatan yang sangat penting bagi perusahaan. tetapi juga yang lain seperti:Jasa.sedangkan pengembangan produk akan mencakup kegiatan teknis dari penelitian. Produk yang dipasarkan sebagai pemuas kebutuhan dan keinginan konsumen dapat berupa benda. Meskipun variabel-variabel pemasaran itu sekarang berkembang tidak hanya terbatas pada 4-P saja. Perencanaan produk akan mencakup semua kegiatan perusahaan untuk menetapkan jenis-jenis produk apa saja yang akan dipasarkan .program kegiatan. Produk 1. Bauran pemasaran terdiri dari 4 unsur utama yang terkenal dengan nama 4-P yaitu: (1) Product.atau konsumsi yang dapat memenuhi kebutuhan kebutuhan dan keinginan yang meliputi benda fisik. 2.Perusahaan tidak hanya mengkombinasikan variabelvariabel tersebut .Manajemen Usaha Kecil .Variabel-variabel tersebut perlu dikombinasikan dan dikoordinir agar perusahaan dapat melaksanakan kegiatan pemasarannya dengan baik. dan (4) Promotion. jasa.

Tahap pengembangan produk. dan penerbitan atau publikasi industrial.misalnya tadinya belum memasarkan deterjen. Gagasan yang telah disaring kemudian dikembangkan menjadi konsep produk.misalnya sinar laser pemecah batu ginjal. Setelah gagasan di dapat dan dikumpulkan maka tahap selanjutnya adalah menyaring gagasan tersebut. a. Produk baru karena perubahan merek. Sumber gagasan yang lain adalah penemu. perusahaan riset. Di samping itu.sehingga perlu mengembangkan perda baru untuk mengantisipasinya. selera konsumen terhadap produk itu mulai menurun.dan sebagainya.sebagai pengganti tas kulit.sehingga perusahaan mampu untuk melaksanakan.kemudian memilihnya yang terbaik.faktor persaingan faktor perubahan teknologi dan mode. penasihat ahli industrial.28 3. pemasaran. penasehat ahli manajemen.tujuan penyaringan itu adalah untuk mengembangkan ide yang baik dan meninggalkan ide yang kurang mengguntungkan sehingga tidak merugikan perusahaan bila gagasan tersebut dilaksanakan.pertumbuhan. Pengembangan produk baru diawali dengan pencarian gagasan produk baru.sekarang ikut memasarkan deterjen (4). perusahaan perlu mengembangkan produk baru secara kontinyu. kedewasaan. dan sampai pada tahap penurunan. b) Klasifikasi Produk Baru Produk Baru dapat dikategorikan sebagai berikut: (1) Produk yang benar-benar baru sebagai hasil inovasi.misalnya kopi instant sebagai pengganti kopi bubuk.sehingga faktor permintaan menurun. perguruan tinggi. (3) Produk baru dengan manfaat sama.sehingga produk menjadi usang dan kuno. Produk baru itu memiliki daur hidup.mulai dari perkenalan.alt pacu jantung. Pengembangan dan pengujian konsep. Penyaringan gagasan. b. (2) Produk Baru sebagai hasil modifikasi . Produk baru a. Penemuan Gagasan. c. biro iklan. Pada tahap penurunan itu. Fungsi BUKU 4 . Pengertian produk baru Produk baru adalah suatu produk yang dipasarkan perusahaan yang berbeda dengan produk yang sudah pernah dipasarkan. untuk mengantisipasinya. asosiasi dagang. 4.

Pengembangan strategi pemasaran. Analisis Bisnis. 29 5. Tahap ini merupakan tahap awal pertama kalinya produk diperkenalkan atau dipasarkan . Bila perusahaan membutuhkan untuk meluncurkan produk itu maka konsekuensinya adalah membutuhkan modal yang sangat besar. Kalau konsep produk dan strategi pemasaran telah diputuskan tahap selanjutnya adalah menganalisis dari segi bisnis. Pengembangan Produk. Adapun tahapan daur hidup produk adalah sebagai berikut: a) Tahap perkenalan. merk. Pengujian pasar untuk mengetahui reaksi konsumen dan berapa besarnya pangsa pasar. Pengujian Pasar.MODUL 3 d. g.Manajemen Usaha Kecil . h.Namun demikian manajemen menyadari bahwa setiap produk akan mengalami daur hidup walaupun bentuk sebenarnya dan beberapa lama produk itu bertahan sangatlah sukar untuk diperkirakan. apakah produk baru tersebut akan diluncurkan ke pasar atau tidak. Setelah konsep produk selesai. Analisis bisnis dilakukan dengan mengadakan penelitian kelanjutan tentang kemungkinan pelaksanaan produksi.sehingga volume penjualannya rendah. Apabila produk telah lolos dari tahap pengembangan maka produk tersebut siap diberi nama. kemasan dan jaringan pemasaran awal untuk pengujian pasar selanjutnya.tahap ini ditandai dengan adanya biaya promosi dan . tahap selanjutnya adalah pengembangan produk yaitu:diwujudkan dalam produk fisik. f. tahap selanjutnya adalah pengembangan strategi pemasaran awal untuk memperkenalkan jenis produk tersebut ke pasar potensial. Daur Hidup Produk Setelah melemparkan produk ke pasaran perusahaan berharap agar produk tersebut bertahan lama dan disukai sehinggga dapat menutupi biaya usaha dan biaya yang telah dikeluarkan oleh perusahaan selama ini. pengujian konsep produk tersebut berkenaan sejauhmana produk yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Komersialisasi. Kalau hasil analisis ini layak maka konsep itu dilanjutkan. Jika konsep produksi telah lolos dari analisis diatas.dan pertumbuhan penjualannya sangat lambat. Uji pasar akan memberikan informasi yang memadai untuk mengambil keputusan.tahap-tahap yang dilalui dalam kehidupan produk sering disebut daur hidup produk atau product Life Cycle. e.

harga relatif tetap atau sedikit agak turun karena permintaan meningkat tajam.karena adanya kemajuan teknologi pergantian selera konsumen.mereka juga memperkenalkan produk barunya yang akhirnya akan memperluas pasar. 2) Memasuki segmen pasar baru 3) Mengadakan saluran distribusi baru 4) Kebijaksanaan penurunan harga pada saat yang tepat untuk menarik pembeli.Laba menurun sehingga banyak perusahaan yang mengundurkan diri. laba meningkat karena biaya promosi turun dengan volume penjualan meningkat lebih besar. Pada tahap ini ditandai dengan merosotnya penjualan secara drastis dalam waktu lama. b). Strategi pada tahap ini adalah: 1) Menambahkan nilai keistimewaan dan model produk serta kualitasnya. Di samping itu.sedang biaya promosi relative tetapatau sedikit naik karena untuk mengantisipasi pesaing. Pada tahapan ini produk mulai diterima konsumen sehingga volume penjualannya meningkat relative pesat. 5) Mengalihkan iklan dan mengedarkan produk.serta pesaing yang lemah akan berguguran satu persatu. c) Tahap Kedewasaan.meningkatnya persaingan domestic.Tahap ini ditandai dengan masuknya pesaing baru karena tertarik pada peluang pasar. Tahap pertumbuhan.Laba yang diprediksikan semakin berkurang . Biaya produksi turun . Strategi yang digunakan pada tahap ini adalah: 1) Modifikasi pasar 2) Modifikasi Produk 3) Modifikasi bauran Pemasaran d) Tahap Penurunan Tahap ini ditandai dengan merosotnya penjualan secara drastis dalam waktu lama. Strategi ini digunakan dalam tahapan ini adalah: 1) Melepaskan produk yang merugi atau lini produk yang rugi 2) Inovasi untuk menemukan sesuatu yang baru 3) Memilih distributor yang lebih selektif 4) Promosi hanya kepada pelanggan tetap 5) Penurunan harga BUKU 4 .karena biay untuk pengenalan produk tersebut sangat tinggi.30 distribusi yang tinggi.harga perolehan tinggi dan sudah tentu belum ada laba.

2. Contoh unilever memproduksi sabun merk Lux dan Lifebuoy. lambang atau kombinasi dari semua yang dimaksudkan. Pengemasan merupakan kegiatan untuk merancang dan memperoleh wadah dan pembungkus untuk suatu produk. Merk itu berupa nama. sepatu merk bentuk pria.kemasan tidak hanya digunakan untuk pelindung terhadap produk tetapi juga digunakan untuk meningkatkan citra produk. istilah. Contoh: Honda (sepeda motor)dengan nama Honda Astrea Star dan Honda Astrea Prima. 3. Contoh sepatu merk A untuk wanita. 2) Merk Kelompok. Menunjukkan mutu produk 3). Dasar Pemilihan Merk. Merk yang digunakan untuk beberapa jenis barang misalnya merk Honda dan Toshiba.Manajemen Usaha Kecil . Untuk dasar diferensiasi harga. Mudah diucapkan. 6. dikenal dan diingat 4). c). Kemasan. Kemasan dan Label a. Penggolongan merk dagang. 4. Pemilihan merk hendaknya mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: 1).sehingga mempunyai 31 . a) Tujuan pemberian merk adalah seperti berikut ini: 1. Merk berbeda untuk tiap-tiap kelompok produk yang dihasilkan perusahaan. Merk yang hanya digunakan untuk satu macam produk. Untuk mengidentifikasi guna memudahkan penanganan produk.MODUL 3 6) Menjual perusahaan kepada perusahaan lain. Harus Mudah Dibedakan. b). Untuk melindungi keutuhan produk dari kemungkinan ditiru pesaing. Untuk memasarkan suatu produk diperlukan merk produk yang membedakan suatu produk dengan produk yang lainnya. Untuk memudahkan konsumen menemukan produk yang diinginkan.merk dagang perusahaan dengan nama merk masingmasing produk yang dihasilkan. 4) Merk dagang yang dikombinasikan dengan nama setiap produk. 3) Merk kelompok sendiri untuk semua produk. Pada dasarnya merk dagang dapat dibedakan atas empat macam yaitu: 1) Merk individual. 2). Merk Produk. Memberi gambaran tentang manfaat produk. 7.

BUKU 4 .Harga merupakan satu-satunya unsur bauran produk yang merupakan penyumbang pemasukan atau pendapatan tertinggi bagi perusahaan. c).Harga juga merupakan unsur bauran pemasaran yang fleksibel artinya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Pengertiannya Tentang Harga Agar sukses memasarkan barang atau produk setiap perusahaan harus menetapkan harga secara tepat dan kompetitif. (2) di mana dibuat. Harga Produk 1.oleh karena itu kemasan yang digunakan harus memenuhi syarat sebagai berikut: a) Harus dapat melindungi produk terhadap kerusakan. 3) kapan dibuat. kualitas. campuran atau kombinasi di antaranya. Mengidentifikasi produk/merk. Menerangkan tentang produk: (1) siapa yang membuatnya. 32 F. Harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanan yang maksimal.daya tarik tersendiri bagi konsumen. Menjelaskan tingkat mutu. Fungsi label adalah sebagai berikut: a). b) Harus praktis dan ekonomis sehingga memudahkan konsumen baik membawanya maupun penyimpanannnya. b). 5) cara menggunakannya. e) Mempunyai citra dan aspek tertentu. kebocoran dan kehilangan. sehingga memberi kesan barang yang mahal. Label Label adalah bagian dari kemasan dan merupakan informasi tercetak yang terlekat pada kemasan yang memuat tentang produk. 4) apa isinya. rasa. d) Mempromosikan produk melalui grafirannya yang menarik. c) Ukurann kemasan harus sesuai dengan kehendak konsumen d) Kemasan hendaknya memberikan aspek deskriptif yaitu:menggambarkan merk. b.misalnya kemasannya untuk keperluan kecantikan biasanya kemasannya sangat menarik.

Pengertian Setelah barang dibuat dan siap untuk dipasarkan tahap berikutnya adalah memilih saluran distribusi. sebaliknya saluran distribusi yang sangat pendek bisa . Beberapa metode penetapan harga jual tersebut adalah sebagai berikut: 1). Manfaat bukan laba tujuan penetapannya adalah untuk memperbaiki dan mempertahankan market share stabilitas harga pesaingnya.sehingga beban biaya semakin tinggi dan besar. Tujuan Penetapan Harga Tujuan Penetapan Harga adalah: a) Memperoleh laba.Manajemen Usaha Kecil . Metode Penambahan Menurut metode ini harga jual ditentukan sama dengan jumlah biaya per unit barang ditambah sejumlah laba tertentu yang diinginkan.Beban Biaya distribusi yang semakin besar berakibat harga-harga menjadi lebih mahal sehingga kurang kompetitif. Penetapan harga jual Banyak perusahaan menggunakan prosedur penetapan harga yang paling mudah pengaturannya dan harga memerlukan asumsi yang sangat terbatas tentang permintaan. Perusahaan menetapkan harga produk tertentu dengan keyakinan akan memperoleh laba atau keuntungan yang memuaskan.kepuasan konsumen dan mencapai target pengembalian investasi. b) Memperoleh manfaat bukan laba.MODUL 3 2.Perusahaan harus memilih saluran distribusi yang tepat. Harga Jual= Biaya Produksi + laba 2). 3.karena saluran distribusi yang tepat.Biaya Variabel) 33 G. BEP= Biaya Tetap: (Harga jual per-unit.karena saluran distribusi yang terlalu panjang berakibat semakin banyaknya mata rantai yang terlibat. Metode Penetapan Harga Jual Produk a.. Metode Titik Impas Penetapan harga dengan menggunakan harga tertentu dengan harapan untuk dapat mengembalikan dana tertanam dalam investasi. Saluran Distribusi 1.

Saluran distribusi langsung. (b) kekuatan Permodalan perantara. c) Karakteristik pasar seperti (a) Jumlah pembeli potensial. b) Beberapa besar dan beratnya. d) Produk yang berteknologi tinggi atau rendah b) Karakteristik perusahaan jika sumber dana dan sumber manusia terbatas maka karakteristik lebih baik menggunakan saluran distribusi panjang. dia menggunakan yang mana? BUKU 4 .Saluran distribusi adalah saluran yang digunakan oleh perusahaan untuk menyalurkan produknya sampai ketangan konsumen pada saat yang diinginkan dan dibutuhkan. Kebijaksanaan saluran distribusi adalah suatu bentuk dari kebijaksanaan bauran pemasaran.34 menjadi kurang efektifnya penyampaian produk tersebut. (a)pelayanan yang diberikan.tetapi beban biaya lebih kecil sehingga harga bisa ditekan. dan (b) Jumlah pembeli setiap kali pesan. Saluran distribusi semi langsung. c) Keawetan barangnya. Macam-macam Saluran Distribusi Secara Fisik Saluran Distribusi dapat dibedakan a). d) Karakteristik perantara. 3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan saluran Distribusi a) Karakteristik barang atau produk. Saluran distribusi yang menggunakan dua atau lebih banyak perantara kepada konsumen. Saluran distribusi yang langsung dari produsen Kepada Konsumen b). Karakteristik persaingan yang dihadapi. dan (c)Sikap perantara terhadap kebijaksanaan produsen e). misalnya melalui pengecer produsen c) Saluran distribusi tidak langsung. Sifat barang yang demikian sebagai dasar pertimbangan dan penentuan untuk memilih saluran distribusi adalah: a) Nilai barang per unitnya. Saluran distribusi yang hanya menggunakan satu perantara. 2.

oleh karena itu perusahaan itu harus menginformasikan produk ciptaannya kepada konsumen dan berusaha untuk dimengerti dan dikenal dengan usaha yang semaksimal mungkin untuk mempengaruhi dan membujuk konsumen agar mau membeli serta mengerti apa yang telah diciptakan oleh perusahaan tersebut.Manajemen Usaha Kecil . personal selling. e. Promosi adalah komunikasi yang persuasif. Promosi 1. Membujuk pelanggan untuk memilih dan membeli suatu produk yang dihasilkan. Tujuan Promosi a. Memperkenalkan dan memberikan pemahaman tentang produk kepada pihak lain terutama konsumen. membujuk dan meyakinkan untuk mengarahkan pada tingkatan pertukaran dalam pemasaran. Promosi dapat dilakukan melalui metode periklanan. Kegiatan promosi yang dilakukan dengan perencanaan yang baik diharapkan memberikan kontribusi yang maksimal bagi peningkatan penjualan dan bagian pasar yang telah ada sebelumnya bagi perusahaan dan organisasi. d.MODUL 3 H. Kegiatan komunikasi pemasaran yang lain selain promosi misalnya riset pemasaran. f. Mengimbangi kelemahan unsur bauran pemasaran yang lain. mengajak. c. b. Usaha untuk menginformasikan produk tersebut dilakukan dengan usaha yang disebut promosi. Pengertian Suatu produk betapapun baiknya jika tidak diinformasikan kepada konsumen menjadikan produk itu tidak dikenaldan tidak dipahami sehingga kerja perusahaan itu akan sia-sia. Memberitahukan persepsi produk yang dibutuhkan kepada pelanggan. Memberikan informasi kepada pihak lain terutama konsumen mengenai hasil yang telah dikeluarkan oleh perusahaan yang sebaiknya diketahui oleh pihak lain terutama konsumen. Menanamkan citra yang baik yang telah dihasilkan 35 . promosi penjualan dan peblisitas. 2. Mendorong untuk memilih dan membeli suatu produk yang dihasilkan. g.

b) Personal selling Personal selling adalah:interaksi antara individu yang saling bertemu muka dengan tujuan untuk menimbulkan penjualan. Cara Promosi a) Periklanan Periklanan merupakan pesan yang dilaksanakan oleh perusahaan melalui mass media. d) Promosi Penjualan Alat kegiatan promosi selain periklanan.36 3.jenis publisitas antara lain melalui (a) artikel. billboard dan sebagainya. Media yang sering digunakan adalah surat kabar. Cara ini sangat baik karena publisitas dapat menjangkau pembeli potensial yang tak dapat dijangkau oleh periklanan dan personal selling. Dalam kegiatan personall selling ini lebih fleksibel dibandingkan dengan metode yang lainnya. (b) berita yang memuat hasil konferensi press perusahaan dan (c) berit editorial. Sehingga keinginan mereka dapat dipenuhi dengan cara yang lebih efektif dan efisien.cara ini juga lebih efektif karena penyampaiannya dilakukan secara rinci dan mendetail sehingga merupakan suatu berita yang baru dan menarik. media elektronik baik tv atau radio. c). personal selling dan publisitas adalah promosi penjualan yang dilakukan dengan BUKU 4 . Jenis. karena tenaga-tenaga penjualan dapat langsung mengetahui minat dan antusiasnya (perilaku) konsumen dan sekaligus dapat mengetahui reaksi yang timbul secara langsung dari konsumen sehingga dapat mengadakan dan memberikan reaksi timbal balik dengan segera. Adanya komunikasi dua arah ini menciptakan terjadinya pertukaran yang saling menguntungkan antara perusahaan itu sendiri dengan konsumen yang potensial.Kegiatan periklanan merupakan kegiatan menyebarluaskan pesan atau informasi kepada masyarakat. Publisitas Publisitas adalah rangsangan terhadap permintaan suatu produk barang atau jasa dari organisasi dengan meminta untuk menyusun berita yang menarik tentang produk barang atau jasa dari organisasi tersebut pada media publisitas seperti radio. televisi atau pertunjukan yang digelar tanpa dibiayai oleh sponsor. majalah.Kegiatan periklanan adalah suatu alat untuk membuka komunikasi dua arah antara penjual dan pembeli.

Agar sukses di pasar yang penuh persaingan dewasa ini. demonstrasi dan berbagai macam usaha penjualan yang bersifat tidak rutin. Saluran Pemasaran Lingkungan Ekonomi & Demografi Analisis Pemasaran Lingkungan Teknologi Produk Pemasok Pengen -dalian Pemasaran Distribusi Harga Perencanaan Pemasaran Masyarakat 37 Promosi Lingkungan Politik dan legal Implementasi Pemasaran Lingkungan Sosial-budaya Pesaing Keterangan: 1. Ada banyak macam . 3)pemberian undian. I. Promosi penjualan dapat dikatakan sebagai semua bentuk intensif untuk mencapai penjualannya dengan cara sebagai berikut: 1) pemberian contoh barang. Perusahaan mengetahui bahwa perusahaan tidak mungkin memuaskan semua konsumen pada suatu pasar tertentu dengan cara yang sama. Jadi. Tetapi sebelum dapat memuaskan konsumen. perusahaan mula-mula harus memahami kebutuhan dan keinginan mereka.MODUL 3 peragaan . 2) pemberian kupon barang. Konsumen sasaran. pertunjukan. Strategi Marketing Mix Strategi Marketing Mix dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya dapat dilihat dalam gambar seperti berikut ini. perusahaan harus menempatkan pelanggan (konsumen) di tengah untuk merebut pelanggan dari tangan pesaing dengan menawarkan nilai yang lebih besar.pameran.Manajemen Usaha Kecil . 4)pemberian zakat. pemasaran yang mantap memerlukan analisis konsumen secar hati-hati.

seperti lingkungan ekonomi dan demografi. lingkungan sosial budaya serta lingkungan politik pada daerah pemasaran. Berdasarkan hasil analisis pemasaran itulah. (c) distribusi dan (4) promosi.38 konsumen dengan kebutuhan yang berbeda-beda. 2. Kegiatan selanjutnya adalah menjalankan rencana pemasaran dan diakhiri dengan pengendalian pemasaran dengan pengukuran hasil. perusahaan harus siap untuk mulai merencanakan bauran pemasaran yaitu (a) produk. memilih segmen pasar yang paling baik dan mendesain strategi untuk melayani segmen yang dipilihnya lebih baik dari pada para pesaingnya dengan tetap menghasilkan laba. Bauran pemasaran merupakan perangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan dan dapat dipadukan oleh perusahaan untuk mendapatkan respon yang diinginkan dalam pasar sasaran. Perusahaan harus berhati-hati dalam menghadapi lingkungan yang terdiri dari para pemasok. 4. Selain itu juga terdapat lingkungan lain. para penyalur/perantara dan pesaing. Dan beberapa perusahaan berada dalam posisi yang lebih baik untuk melayani segmen pasar tertentu. lingkungan teknologi. dan (4) memposisikan diri di pasar. (3) membidik pasar. perusahaan dapat melakukan perencanaan yang meliputi pengembangan rencana strategik dan rencana pemasaran. 3. Kegiatan perusahaan berlangsung dalam lingkungan pemasaran yang kompleks yang terdiri dari keuatan-kekuatan yang tidak dapat dikendalikan perusahaan. Mengembangkan Marketing mix Setelah memutuskan strategi pemasaran untuk bersaing secara keseluruhan. haruslah melakukan analisis lingkungan pemasaran lebih dahulu. Lingkungan pemasaran tersebut akan menghasilkan ancaman dan peluang. BUKU 4 . Oleh karena itu perusahaan harus membagibagi pasar. Perusahaan yang ingin melakukan strategi bauran pemasaran. evaluasi hasil dan mengambil tindakan perbaikan. (2) segmentasi pasar. Proses ini melibatkan empat langkah: (1) pengukuran permintaan dan peramalan. Pengelolaan pemasaran. (b) harga. Lingkungan pemasaran. masyarakat. Perusahaan harus berhati-hati menganalisis lingkungan ini agar dapat menghindari ancaman dan dapat mengambil manfaat dari peluang.

harga.menentukan bagaimana konsumen mengevaluasi pilihan. 5. Berdasarkan tingkatannya produk dibagi tiga macam:Produk inti . 10. Strategi pengembangan produk mempunyai beberapa langkah : pengembangan dan penyaringan ide. (d) merancang rencana pemasaran.Harga dan mutu penggunaan khusus. 12.barang special dan barang yang tak dicari.analisa bisnis pengembangan produk dan tahap akhir adalah komersialisasi. Menyeleksi dan memilih segmen pasar ada tiga cara yaitu :Pemasaran serba sama. 4. Cara memposisikan produk yaitu:atribut.Manajemen Usaha Kecil . distribusi dan promosi.Pemasaran serba anekadan pemasaran terpusat.MODUL 3 Rangkuman 1. dan (e) targeting. 3. Salah satu bukti bauran pemasaran adalah produk baru.serta memantau posisi. Dasar-dasar segmentasi pasar konsumen :Geografis.pengembangan dan pengujian konsep pemasaran. 39 . produk tambahan.pengguna produk dan posisi melawan pesaing. Bauran pemasaran terdiri dari empat unsur yaitu: produk.Berdasarkan pemakaiannya produk dapat dibedakan produk konsumen da produk industrial. Menetapkan pasar sasaran adalah tindakan mengevaluasi dan menyeleksi satu atau lebih segmen pasar yang hendak dimasuki. Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar yang bersifat heterogen dari sebuah produk kedalam satuan-satuan pasar Yang bersifat homogen. (b) mengumpulkan dan menganalisis data segemen. Berdasarkan perilaku konsumen produk dapat dibedakan menjadi produk atau barang konvinen barang shopping.produk baru adalah produk yang diposisikan berbeda dengan produk yang sudah ada. 2. (c) menetapkan segmen yang akan dilayani. Pemosisian produk adalah upaya untuk mengkomunikasikan produknya dibenak konsumen. 9. 6.merencanakan dan melaksanakan strategi positioning.Demografis. 7.manfaat. 11.produk berujud. 8.Psikografis dan perilaku konsumen. Prosedur identifikasi posisi yaitu:menentukan produk yang relevan mengidentifikasi pesaing . Langkah-langkah segmentasi pasar: (a) menentukan batas pasar.

Apakah pemasaran itu?. Saluran distribusi digunakan perusahaan untuk menyampaikan produknya kepada konsumen. 20. Bagaimana cara memperoleh gagasan produk? 8. 16. 40 Evaluasi 1. Setiap perusahaan.menganalisis harga dan produk pesaing. 14. Bagaiman cara memperoleh gagasan produk? 4. Ada empat cara untuk melakukan promosi yaitu:periklanan. Sebutkan beberapa faktor untuk menentukan saluran distribusi? 10 Sebutkan dan jelaskan tujuan dalam menetapkan harga? 11 Jelaskan dampak penetapan harga bagi perusahaan? 12 Apa manfaat adanya promosi? 13 Alasan –alasan apa penggunaan bauran promosi? BUKU 4 . 18.karakteristik perusahaan. Sebutkan dan jelaskan tujuan penetapan harga? 7. 2. Bagaimana bauran pemasaran yang dapat memuaskan konsumen menjadi konsumen setia? 3. Penyaluran suatu produk terbagi dalam tiga kelompok yaitu kelompok intensif kelompok selektif dan kelompok ekslusif. Inti kegiatan promosi adalah komunikasi.memperkirakan permintaan. Faktor-faktor apa yang dapat mempengaruhi efektifitas promosi dan faktor apa yang mempengaruhi pemilihan promosi? 6. Prosedur penetapan harga adalah:menyeleksi tujuan. karakteristik barang. Sebutkan beberapa faktor yang harus dipertimbangkan untuk menentukan saluran distribusi.baik yang mencari laba maupun non laba selalu mempunyai masalah dalam menetapkan harga. penjualan perseorangan. Ada dua macam saluran distribusi yaitu saluran distribusi untuk pasar konsumen dan dan saluaran distribusi untuk barang industri. 19. 17. promosi penjualan dan publisitas.13.Harga adalah pencerminan nilai.menentukan orientasi penetapan harga.memperkirakan biaya. 5. 15. Faktor yang mempengaruhi pemilihan saluran distribusi meliputi:karakteristik pasar.karakteristik perantara dan karakteristik persaingan. Apakah manfaat distribusi bagi perusahaan? 9.dan penentuan harga.

faktor apa saja yang menyebabkan kegagalan produk baru? 15 Mengapa kita perlu segmentasi pasar 16 Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah segmentasi pasar? 17 Mengapa memilih pasar sasaran itu penting? 18 Mengapa perusahaan didalam memilih pasar sasaran sekarang ini lebih banyak memilih pemasaran yang dibedakan.Manajemen Usaha Kecil . 41 . Produk baru tidak selalu berhasil.MODUL 3 14.

BAB III MENGELOLA PERMODALAN USAHA KECIL 42 A. Bagaimana mengelola modal kerja? BUKU 4 . Bagaimana mengalokasikan dana yang terbatas untuk mendatang-kan manfaat maksimal? 4. Bagaimana cara mendapatkan dana? 3. Hal yang sangat penting dalam kelancaran melakukan kegiatan usaha atau perusahaan adalah bagaimana mengelola keuangan usaha. Pendahuluan Pada bab ini akan membahas masalah Manajemen Permodalan.Manajemen Permodalan adalah alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dengan teknik investasi modal dan pencarian sumber-sumber modal secara efektif dan efisien. perusahaan agar lancar. Beberapa permasalahan yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana mengatur aktiva (kekayaan) tetap. dan aktiva (kekayaan) lancar? 5. . mendatangkan manfaat jangka panjang. Berapa dana yang dibutuhkan untuk menjalankan perusahaan? 2. Bagaimana menghitung dan mendistribusikan keuntungan yang diperoleh? 6.

c. (2) barang sedang dalam proses atau (3) barang jadi. Piutang. Dana secara umum digunakan peng-aturan investasi untuk berbagai aktivitas. Dengan adanya kas di tangan. Motivasi memegang uang kas tertentu: 1. Kas. 1. 3. Dana dalam perusahaan dapat digunakan untuk membeli bahan. sebagai bagian dari modal kerja yang dapat berupa uang tunai dan uang dibank yang pencairannya dapat setiap waktu. maka transaksi per kas pertama yang biasa mendadak dan dalam waktu relatif singkat dan dengan leluasa bisa segera dilakukan. aktiva dan membayar berbagai biaya untuk kegiatan operasional perusahaan. baik di perusahaan perdagangan maupun manufaktur. Untuk perusahaan perdagangan jenis persediaan berupa barang dagangan. 2.Manajemen Usaha Kecil . Motif berjaga-jaga dimaksudkan sebagai usaha perusahaan menyediakan uang tunai untuk berjaga-jaga. b. Motif transaksi dimaksudkan untuk menutup transaksi operasional setiap hari yang merupakan rutinitas kegiatan perusahaan. (b) cara mencari sumber-sumber dana. Persediaan barang merupakan jenis investasi modal kerja yang dinamis. seperti: a. d. Motif ini bertujuan untuk menjaga kemung-kinan timbulnya hambatan terhadap kontinuitas proses usaha perusahaan. Cara Menginvestasikan Dana Dana merupakan darah segar bagi kelangsungan hidup usaha. Motif aspekulasi dimaksudkan pemegangan uang tunai bertujuan untuk memanfaatkan kesempatan pertama untuk meraih keuntungan.MODUL 3 7. Transaksi pada umumnya dapat ditutup dengan cara tunai dan cara kredit. dimaksudkan sebagai sejumlah tagihan terhadap pi-hak lain akibat transaksi usaha yang disetujui dengan pem-bayaran yang ditunda selama jangka waktu tertentu. Mesin. peralatan yang digunakan untuk proses produksi dan 43 . upah buruh. Untuk perusahaan yang melakukan proses produksi. yaitu: (1) bahan mentah . jenis persediaan dibagi dalam 3 bentuk persediaan. Alat apa yang digunakan untuk mengukur kinerja? Fungsi pengelolaan keuangan meliputi (1) cara mengivestasikan atau menggunakan dana.

Gedung dan bangunan f. dan Iain-Iain. Menentukan Kebutuhan Modal Perusahaan Pada hakekatnya maslaah pembelajaan atau keuangan adalah menyangkut masalah keseimbangan finansial di dalam perusahaan. Kredit wesel 5. Modal tersebut kelak akan turut diperhitungkan menerima laba dan menanggung kerugiaan dalam kegiatan usaha apabila rugi. e. merupakan sejumlah harta pemilik yang diikutsertakan dalam melakukan kegiatan usaha perusahaan. Hutang jangka panjang kredit dengan jangka waktu lima tahun atau lebih. Kredit rekening koran 4. Hutang jangka menengah merupakan jenis hutang yang jangka waktunya antara 1-5 tahun. Hutang jangka pendek merupakan kredit dengan jangka waktu paling lama 12 bulan. Kredit penjual 2. dan (b) mencari susunan kualitatif dari aktiva dan pasiva tersebut dengan sebaik-baiknya. 2. seperti tanah. Kredit ini sebagian besar berupa kredit perdagangan untuk menggerakkan kegiatan usaha. Kredit promis c. Cara Mencari Sumber-sumber dana Dana dalam perusahaan dapat diperoleh dari berbagai sumber pendanaan.diperhitungkan sebagai biaya overhead pabrik. Modal sendiri. pembelajaan berarti (a) mengadakan keseimbangan antara aktiva (pos-pos sebelah debet Neraca) dengan pasiva (pos-pos sebelah kredit Neraca) yang diperlukan perusahaan. Kredit Pembeli 3. b. dan susunan kualitatif pasiva akan menetukan “Struktur finansial” dan “struktur modal”. Pemilihan susunan kualitatif aktiva akan menentukan “Struktur kekayaan”. 44 B. baik sumber dana internal maupun sumber dana ekstemal seperti: a. seperti modal ventura. d. e. Dengan demikian. BUKU 4 . seperti: 1. Sumber pendanaan lain yang sah. Aktiva tetap lain.

karena aktiva tersebut periode perputarannya (masa tertanamnya modal) berjangka panjang. Adapun aturan stuktur finansiil konservatif yang horisonal memberikan batas imbangan besarnya modal sendiri dengan besarnya aktiva tetap plus persediaan besi minimum 1:1. Struktur keuangan adalah perbandingan antara umlah mdal asing (modal pinjaman/kredit dari para kreditur. Jadi dalam keadaan normal dapat digambarkan sebagai berikut: AKTIVA LANCAR AKT. sehingga harus dibiayai dengan dana yang jangka waktu pengembaliaanya berjangka lebih panjang lagi bahkan tak terbatas waktunya yaitu modal sendiri. TETAP+PERS. Struktur modal adalah pembelajaan permanent yang menunjukan perbandingan antara modal asing jangka panjang (kredit berjangka lebih dari 1 tahun) dengan modal sendiri (modal setoran dari pemilik/pemegang saham). sedangkan aktiva tetap meliputi investai untuk pengadaan alat perlengkapan. . koefisien utang yaitu angka perbandiangan antara jumlah modal asing dengan modal sendiri tidak melebihi 1:1. Aturan fianansisal vertika menetapkan bahwa besarnya modal asing tidak beloh melebihi besarnya modal sendiri.MODUL 3 Struktur kekayaan adalah perbandingan antara aktiva lancer dengan aktiva tetap. Artinya keseluruhan “aktiva tetap” dan “persediaan besi (persediaan minimal yang harus ada}” harus sepenuhnya dapat dibiayai dengan modal sendiri. dikenal adanya “pedoman” struktur finansiil konservatif yang didasarkan pada prinsip keamanan yang dapat memberikan perlindungan terhadap kreditur maupun terhadap perusahaan. baik jangka pendek maupun jangka panjang) dengan jumlah modal sendiri. Dalam hubungannya dengan struktur kekayaan dan struktur finansiil ini. Aktiva lancer meliputi sejumlah investasi dalam kas/giro bank. persediaan barang. piutang dagang.Manajemen Usaha Kecil . gedung dan tanah. mesin. BESI MODAL ASING 45 = MODAL SENDIRI Keterangan: Aktiva tetap ditambah persediaan besi harus sepenuhnya dapat dibelanjai dengan modal sendiri.

Modal kerja sama dengan jumlah seluruh aktiva lancar. Persediaan Rp 200.000. Modal kerja dalam perusahaan dapat dibedakan menjadi 2: 1. Contoh: Dalam memenuhi permintaan 1000 kursi kuliah di UNY. Bank Rp 125.000. 2. modal kerja adalah modal yang jangka waktu perputarannya cepat dalam waktu kurang dari satu tahun. Sami Agung memerlukan waktu : a. yaitu modal kerja yang jumlahnya berubahubah sesuai dengan perubahan Keadaan. 4. Jangka waktu lamanya proses produksi c. Modal kerja permanen yaitu modal kerja yang harus tetap ada pada perusahaan untuk menjaga Kelancaran usaha. Jangka waktu lamanya barang di gudang = 15 Hari = 30 hari = 10 hari 46 BUKU 4 . Pengertian Menurut konsep kuantitatif. Jangka waktu lamanya pengadaan bahan baku b. Mengelola Modal Kerja 1. Modal kerja variabel. Modal Rp 550. 2. Periode Perputaran Modal Kerja: Periode perputaran modal kerja adalah jangka waktu berubahnya uang menjadi barang atau piutang sampai kembali lagi menjadi uang. 75. 2. Cara menghitung besarnya kebutuhan modal kerja Untuk menghitung besarnya kebutuhan modal kerja ideal dalam rangka menjamin kontinyuitas operasi bisnis.000. Kas Rp. UD. missal berubah-ubah karena musim. Piutang dagang Rp 150.000. dapat digunakan sbb: Modal kerja minimum = Periode perputaran pengeluaran dana kas x pengeluaran tiap-tiap hari + modal kerja minimal yang harus ada 3. 3.000. Contoh: Aktiva lancar : 1.C.

Pembayaran konsumsi. dan gaji Rp.MODUL 3 d.000. Hasil penjualan produk secara tunai b. Pembayaran bunga utang f. Kas minimal di brankas/bank) ditetapkan sebesar Rp. 5. Pembelian bahan b.000. Pengeluaran kas (aliran kas keluar) ini bisa meliputi pembayaran untuk : a. b. Pembayaran gaji pimpinan pabrik d.Manajemen Usaha Kecil . Penjualan alat dan mesin dan aktiva tetap lain yang tak berguna Kelebihan kas masuk terhadap kas keluar merupakan saldo kas yang tertahan dalam perushaan (surplus kas). Penyertaan modal dari pemilik d. Membayar biaya promosi Sepertihalnya aliran kas keluar.000. Jadi kebutuhan modal kerja = (85 x Rp 1. Pembayaran upah kerja Rp 400. Penerimaan kredit dari bank f. Membayar angsuran utang h.000.000 = Rp 107.000.000. c. Pembeli mesin baru e. Jangka waktu piutang pada konsumen Periode perputaran modal kerja = 30 hari = 85 hari Sedangkan pengeluaran biaya dan pengeluaran lainnya tiap-tiap hari terdiri dari : a. Jumlah pengeluaran per hari Rp 1.000) + Rp 5.200. Hasil penjualan saham e. Pembayaran biaya bahan-bahan Rp 500. Membayar biaya penjualan i. Hasil penerimaan piutang c. Membayar biaya administrasi dan umum j.200.000. Investasi Pada Kas Uang kas diperlukan bagi perusahaan untuk membiayai operasi perusahaan sehari-hari mampu untuk mengadakan investasi baru dalam aktiva tetap. 4. 300.000.000. Pembayaran upah buruh c. Membayar dividen pada pemegang saham g. perusahaan juga menerima aliran kas masuk yang terdiri dari: a. 47 .

menyatakan bahwa jumlah kas dalam perusahaan manufaktur yang “Well Finance” adalah sebesar 5% s. jangka waktu harus dilunasi. berarti perusahaan makin likuid (mampu membayar) tetapi juga berarti semakin banyak uang yang menganggur di brankas. Semakin cepat periode perputaran piutang berarti bahwa piutang segera terlunasi dan hal ini berarti bahwa investasi pada piutang sangat efisien. akan mengakibatkan perusahaan ilikuid (tidak mampu membayar) pada saat ada tagihan. Pengendalian penagihan piutang c. menuru H. Penentuan persediaan Kas Minimal (Kas Besi) Makin besar uang kas yang tersedia. Jumlah piutang dagang sebaiknya diusahkan agar periode perputarannya pendek. dan tingkat kemampuan konsumen yang akan diberi fasilitas pembelian secara kredit. sehingga akan mamperkecil profitabilitas/laba perusahaan. Evaluasi terhadap politik penjual kredit Dalam pemberian piutang yang perlu diperhatikan adalah risiko kredit tidak terbayar. Penjualan secara kredit ini akan menimbulkan adanya “Piutang dagang”. Manajemen piutang ini meliputi: a. BUKU 4 . G. Manajemen piutang merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan yang menjual produknya secara kredit. Pengedalian pemberian piutang b. 6. Investasi Dalam Piutang Dagang Dalam rangka mendongkrak volume penjualan.5.d 10% dari jumlah aktiva lancar. Oleh karena itu jumlah kas ideal harus diupayakan. Standar ideal jumlah persediaan uang yang harus ada. Sebaliknya jika perusahaan hanya mengejar profitabilitas dengan memutarkan uang yang adaa di brankas. biasanya perusahaan menjual produknya secara kredit. Guthmann seperti dikutip Bambang Riyanto (1998). 48 Jumlah Penjualan kredit Tingkat perputaran piutang Piutang rata-rata per tahun = … kali.

000.000= Rp 30.000 49 .Manajemen Usaha Kecil .MODUL 3 Jumlah hari dalam setahun Periode perputaran piutang Tingkat perputaran piutang = … hari Contoh: Dalam setahun jumlah penjualan secara kredit = Rp 360.000. Periode perputaran yang diinginkan = 30 hari (1 bulan) Tingkat perputaran piutang = 360 : 30 = 12 kali perputaran Jumlah piutang rata-rata/bulan = Rp 360.000.000.

Contoh: persediaan pengaman = 10 % dari penjualan. gedung dll) dapat efisien. atau 16% s.000. Dengan metode garis lurus. Menurut Weston dan Brigham.dengan masa penggunaan selama 5 tahun. Pada akhir tahun ke 5 mesin tersebut sudah tak bisa dipakai lagi sehingga nilai residunya sama dengan Rp 0. Aliran kas keluar investasi b.000.d.. Sebaliknya adanya investasi yang terlalu kecil juga akan merugikan perusahaan karena kurangnya persediaan bahan baku misalnya akan mengakibatkan perusahaan tidak bisa bekerja dengan kapasitas penuh sehingga terdapat kapasitas menganggur yang akan mempertinggi biaya produksi.000. Biasanya persediaan besi ditetapkan berdasarkan pengalaman dan antisipasi masa depan. Investasi Pada Aktiva Tetap Investasi pada aktiva tetap seperti investasi untuk pembelian mesin.d. maka besarnya penyusutan nilai mesin adalah: 1/5 Rp 1. 8. Investasi Pada Persediaan Masalah penentuan besarnya investasi modal dalam persediaan mempunyai efek yang langsung terhadap keuntungan perusahaan. 30% dari Total Aktiva Menentukan persediaan minimal. 20% dari Jumlah Penjualan. maka setiap usulan investasi harus dinilai kelayakannya dengan membandingkan antara: a..000.50 7. karena baru akan diterima kembali dalam waktu beberapa tahun secara berangsur-angsur melalui depresiasi (penyusutan nilai aktiva). Contoh: Perusahaan membeli mesin oven seharga Rp 1. Kesalahan dalam penetapan jumlah investasi dalam perusahaan akan memperkecil keuntungan usaha. Aliran kas masuk BUKU 4 .000 = Rp 200. . -/tahun Agar investasi pada aktiva tetap (mesin. Yaitu persediaan yang harus ada untuk menjaga agar kelancaran usaha dapat terjamin. Oleh karena itu pengusaha harus menentukan jumlah investasi pada persediaan yang ideal (normal). Persediaan minimal biasanya ditentukan dengan pada tingkat di mana tambahan biaya simpan sama besarnya dengan biaya ekstra karena kehabisan bahan. pembangunan gedung dan pembelian tanah merupakan investasi jangka panjang. besarnya persediaan pada pada umumnya = 12% s.

Ada berbagai jenis sumber dana yang diperlukan guna pembelajaan perusahaan. sumber dana dapat dibedakan ke dalam 3 jenis sumber: 1. 2.Manajemen Usaha Kecil . Nah.MODUL 3 D. maka laba itu akan berujud bertambahnya uang kas. maka pembelanjaan ini disebut “pembelanjaan Intern”. uang kas yang berasal dari laba tersebut dapat digunakan sebagai tambahan modal perusahaan. Pinjaman jangka pendek yaitu pinjaman yang jangka waktunya paling lama 1 tahun. setiap perusahaan membutuhkan sumbe dana. leveransir (supplier). Bank. 1. Dana yang diperoleh sebagai pinjaman dari pihak luar (“sumbr Ekstern”). maka kreditur mempunya hak untuk menjual barang yang menjadi jaminan tersebut. Sumber dana ekstern dapat dibedakan menjadi 2: 1. 51 . Dana yang terkumpul dari hasil operasi perusahaan itu sendiri (“sumber intern”). dalam jangka waktu yang janji. Laba adalah penghasilan bersih yang merupakan tambahan kekayaan bagi perusahaan. Jika laba perusahaan itu tidak dibagi kepada pemiliki tetapi digunakan untuk modal. Bagi perusahaan yang transaksinya berdasarkan atas “tunai”. Sumber Ekstern Sumber ekstern adalah modal perusahaan yang berasal dari pihak luar perusahaan. perusahaan melakukan kegiatan untuk mendapatkan laba. Pinjman itu antara lain: (a) Kredit Rekening Koran (R-C credit) yaitu kredit yang diberikan oleh Bank untuk langganannya. Juga setiap saat langganannya dapat mengembalikan berapapun juga kepada bank. Pendeknya. Mencari Sumber Dana Untuk membiayai seluruh kegiatan operasinya. Dana yang diperoleh sebagai pemasukan modal dari pemilik perusahaan (“saham”). Sumber ekstern bisa berasal dari perseorangan (kreditur). 3. Secara garis besar. 2. Sumber Intern Sebagaimana diketahui. Langganan sebagai pemegang rekening giro diberi kesempatanuntuk menggunakan kredit yang diberikan sampai palfond maksimum yang ditentukan. dan perusahaan lain.

modal yang diperlukan dapat diperoleh dari probadi pemilik perusahaan. Dalam pemberiaan kredit ini. langganannya diperbolehkan mengambil dan menyetorkan kembali pada bank. Dividen yang jumlahnya tetap tsb. misalnya memperoleh dividen lebih dulu. Saham dapat dibedakan menjadi: a. dengan jangka waktu 5 tahun atau lebih. gedung. Dan bagi perusahaan yagn sudah “Go Public” sebagai PT Terbuk (Tbk) dapat menjual sahamnya di Bursa Efek (Pasar Modal). Kredit Investasi (Kredit Usaha) dari Bank. Saham biasa b. Saham Preferen yaitu saham yang mendapatkan hak istimewa. Dalam perusahaan berbentuk CV (Comanditer Venotshaf). Bagi perusahaan yagn berbentuk PT (Perseroan Terbatas) maka modal dpat diperoleh dengan menerbitkan Surat saham dan menjualnya kepada masyarakat. tanah. perusahaan pengambil kredit mengeluarkan surat tanda utang yang disebut “OBLIGASI”. c. 3. Sumber-sumber modal dan penggunaannya dapat digambarkan sebagai berikut: disediakan. 52 BUKU 4 . Sebgai bukti pinjaman. Yaitu kredit yang diberikan oleh Bank kepada peusahan untuk mengembangkan usahanya. sudah harus dilunasi seluruhnya. bank meminta jaminan dalam bntuk jaminan usaha perusahaan dan jaminan barang tak bergerak (mesin. Kredit investasi atau kredti usaha ini biasanya berjangka waktu 5 tahun atau lebih. dengan syarat pada akhir periode. kendaraan) milik perusahaan/pengusaha. Modal dari pemilik Perusahaan (saham) Dalam perusahaan Perseorangan. Untuk tiap-tiap kredit yang digunakan dibebani bunga dan biaya administrasi (provisi) yang sangat ringan. perusahaan dapat menambah modalnya dengan menambah setoran modal atau menambah anggota baru sebagai pemiliki dengan memberikan modalnya kepada perusahaan.(b) Kredit obligasi Yaitu kredit yang diberikan oleh Perusahaan dan pemeringah kepada pra pengambil kredit (biasana Perusahaan) dengan bunga tetap yang harus dibayar pada tanggal-tanggal yang ditentunkan.

Meskipun menggunakan hutang jangka pendek lebih berisiko daripada menggunakan hutang jangka panjang. Yaitu kredit yang diberikan penjual (pemasok= leveransir) kepada perusahaan. a. 10 Tahun. 5.kredit ini terjadi karena pembeli menyerahkan uang dahulu kepada perusahaan baru barangnya diambil kemudian. Keuntungan penggunaan pinjaman jangka pendek. Kreditur akan melakukan analisis yang lebih mendalam untuk kredit jangka panjang karena dana 53 . Pinjaman Jangka Panjang Kredit jangka panjang adalah kredit yang dikembalikan dalam jangka waktu lebih dari 1 tahun. sebab biasanya harus segera di bayar). Misalnya dulu ada KCK (Kredit Candak Kulak) untuk pedagang kecil dari BRI. Kredit leveransir (kredit yang diberikan pemasok).kredit ini biasanya berjangka waktu 3 bulan dan disebut “ceel” f. hutang jangka pendek memberikan beberapa keuntungan (Setyo Admojo. Ada yang 5 Tahun. dengan jaminan barang-barang tak bergerak. Kecepatan.Kredit pemasok dan kredit pembeli ini keduanya disebut “utang dagang” d. Kredit proses dan kredit wesel Yaitu kredit yang diberikan oleh pemasok kepada perusahaan yang dibuktikan dengan menandatangani surat janji membayar pada tanggal tertentu. Kredit balening Yaitu kredit yang diberikan oleh bank dengan jaminan surat bukti pemilikan barang digudang. 1999). c. Kredit jangka panjang antara lain: Kredit hipotik. Lebih cepat untuk memperoleh kredit jangka pendek daripada kredit jangka panjang. e.jika surat janji itu dibuat oleh perusahaan (yang punya utang)maka kesanggupan membayar ini maka di sebut “promes”Tetapi jika surat perjanjian itu dibuat pemasok (kreditur)maka disebut “wesel”. dan tanah. Kredit leveransir ini berjangka pendek.Manajemen Usaha Kecil . bahkan 20 Tahun. Kredit afnemer (kredit yang diberikan oleh pembeli) Yaitu kredit yang diberikan oleh pembeli kepada perusahaan. yaitu kredit yang diberikan oleh kreditur atau bank kepada para pengambil kredit. 4. seperti rumah.MODUL 3 b. Kredit lainnya.

6. Menjual persediaan untuk kas. b. ia dapat mengalami kesulitan likuiditas. Jika perusahaan menggunakan terlalu banyak hutang jangka pendek. d. biaya bunga relatif stabil untuk waktu yang lama. untuk melakukan ini diperlukan biaya. et. Langkah-langkah dalam siklus modal kerja yaitu: 1. Modal kerja bersih terutama terdiri dari tiga aktiva yaitu kas. mengasumsikan pembelian tersebut merupakan pembelian kredit dan meningkatkan persediaan di tangan.all. 2. suku bunga relatif berfluktuasi. ia lebih suka memilih hutang jangka pendek. Pada umumnya hutang jangka panjang lebih mahal biayanya (suku bunganya lebih tinggi) daripada hutang jangka pendek. Hal ini ditunjukkan dengan yield curve yang naik. tapi jika ia menggunakan hutang jangka pendek. piutang dan persediaan dikurangi dua sumber utang jangka pendek yaitu utang usaha dan akrual (Longenecker. Membeli atau memproduksi persediaan untuk penjualan. yang meningkatkan kas atau men-jual 54 BUKU 4 . perusahaan cenderung kurang menyukai hutang jangka panjang.akan terikat dalam waktu yan lama. Mengelola Modal Kerja Dan memahami bagaimana mengelola kas dengan efektif membutuhkan pengetahuan dan siklus modal kerja. yang meningkatkan utang usaha. Untuk mendanai aktiva lancar temporer atau musiman. (2) meskipun hutang jangka panjang dapat dibayar sebelum waktunya. Risiko hutang jangka pendek lebih besar karena: 1. Jika perusahaan menggunakan hutang jangka panjang. Hutang jangka panjang lebih mahal karena perkiraan bahwa tingkat inflasi di masa mendatang akan naik serta risiko yang lebih besar untuk masa peminjaman yang lebih panjang. Alasannya: (1) floation cost (biaya untuk memperoleh hutang) untuk hutang jangka panjang biasanya lebih besar dari floation cost untuk hutang jangka pendek. Biaya hutang. Jika perusahaan membutuhkan dana segera. Fleksibilitas. Risiko Hutang. (3) hutang jangka panjang biasanya disertai dengan "covenant" atau aturan-aturan dari kreditur yang dapat menghambat efisiensi pengambilan keputusan manajemen. 2000). c. 2.

Perusahaan kecil yang menguntungkan kadang menghadapi permasalah arus kas karena gagal memahami siklus modal kerja atau gagal dalam antisipasi akibat negatif pertumbuhan. 2. Membayar utang usaha. yang mengu-rang kas 4. Mengumpulkan piutang usaha ketika dilunasi. Menghadiahkan kredit kepada konsumen terutama keputusan pemasaran. Penganggaran modal Anggaran modal merupakan suatu metode untuk pembuatan keputusan tentang pemilihan investasi dalam aktiva tetap. 55 . secara langsung mempengaruhi situasi arus kas suatu perusahaan. penerimaan dan pengeluaran kas. persediaan dan utang usaha: 1. Beberapa bisnis berskala kecil mempercepat arus kas dari piutang usaha dengan meminjam uang dan menggunakan piutang sebagai jaminan usaha. meminimalkan persediaan dan menunda pembayaran pada para penyalur. suatu sumber utama pendanaan untuk perusahaan kecil. Perusahaan dapat memperbaiki arus kas dengan mempercepat pengumpulan dari konsumen. 4. 3. Arus kas masuk dan keluar direkomendasikan dalam anggaran kas: peramalan. Masalah-masalah utama dalam pengelolaan piutang usaha. 2. Identifikasi masalah penting dalam mengelola arus kas suatu perusahaan: 1. 7. Usaha yang diselenggarakan atas tujuan bersama untuk menge-lola persediaan dapat memotong kelebihan persediaan dan mem-bebaskan kas untuk kegunaan lain. Arus kas suatu perusahaan terdiri dari kas yang mengalir ke dalam bisnis dan arus kas yang keluar dari bisnis.MODUL 3 persediaan secara kredit. dan mengurangi kas. secara langsung mempengaruhi rekening kas suatu perusahaan. yang meningkatkan piutang usaha. 5. Memulai siklus kembali. 3. Membayar biaya operasi dan pajak. 3. Utang usaha. yang mengurangi utang usaha. 5.Manajemen Usaha Kecil . Dalam anggaran modal dianalisa perbandingan antara berbagai altematif proyek yang menguntungkan untuk dipilih dan diputuskan. yang mengurangi piutang usaha dan meningkatkan kas.

E. Solvabilitas Perusahaan Yaitu kemampuan membayar seluruh utang perusahaan. Solvabilitas= Jumlah Total Utang Aturan konservatifnya. maka setiap akhir tahun pimpinan perusahaan harus mengadakan evaluasi terhadap kondisi keuangan perusahaan. Ratio utang = yaitu perbandingan utang dengan modal sendiri Utang jangka panjang + utang jangka pendek Rasio utang = x 100% Modal sendiri Aturan konservatif leverage adalah. Analisis Posisi Keuangan Untuk menjaga agar posisi keuangan perusahaan selalu dalam keadaan sehat. Likuiditas Perusahaan Yaitu kemampuan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran jangka pendek.% Hutang Lancar Aturan : Likuiditas perusahaaan dinyatakan sehat jika rasio kekayaan lancar = 200% b. membayar upah pekerja dan lainnya. membeli bahan. Likuiditas dapat dihitung dengan “Rasio kekayaan lancar”. baik utang jangka panjang maupun utang jangka pendek. 1. Posisi keuangan perusahaan dinyatakan bagus atau jelek tergantung pada seberapa jauh posisi: a. solvabilitas dikatakan sehat jika ratio solvabilitas lebih dari 100% = x 100% 56 BUKU 4 . seperti untuk membayar utang. Aktiva Lancar Likuiditas = x 100% = ……. bahwa jumlah Utang maksimum = 100% Jumlah Total Kekayaan 2.

Rentabilitas Perusahaan Yaitu kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan Tingkat keuangan perusahaan pada umumnya dilihat dari (1) Margin Ratio Laba Bersih setelah Paja Margin = Jumlah total aset (2) Rentabilitas Ekonomi (Earning Power) Laba bersih (sebelum Pajak) Earing Power= Jumlah totak aseest Aturan konservatif Margin dan Rentalibitas ekonomi dinyatakan baik.Manajemen Usaha Kecil . Jumlah Penjualan bersih Perputaran asset = x 1 kali Jumlah asset (aktiva) (2) Perputaran modal kerja yaitu berapa kali perputaran modal yang tertanam dalam persesdiaan selama tahun Jumlah Penjualan bersih Perputaran asset = x 1 kali Jumlah aktiva lancar (3) Perputaran Piutang. Piut = x 1 kali (piutang awal th + piutang akhir th)/2 57 100 …. % x 100% . Aktivitas Perusahaan Yaitu tingkat kecepatan perputaran modal dalam perusahaan semakin baik. jika rationya lebih besar dari pada ratio rentabilitas perusahaan-perusahaan sejenis d. Tingkat aktivitas dapat dihitung dengan rumus: (1) Perputaran asset. karena berarti bahwa periode (waktu) tertanamnya modal dalam aktiva semakin pendek.. Yaitu berapa kali kekayaan/asset perusahaan tersebut dalam satu tahun.MODUL 3 c. Yaitu berapa kali perputaran modal yang tertanam dalam piutang selama setahun Jumlah Penjualan Kredit Perput.

Awal th. F. BUKU 4 . Evaluasi 1. Harga Pokok Penjualan Perput. Pengelolaan modal meliputi dua tugas utama yaitu mengalokasikan dalam dana untuk membiayai usaha dan kegiatan mencari sumbersumber modal usaha. 3. Jelaskan fungsi pokok yang harus dilakukan oleh manajemen keuangan. 5. Alokasi dana adalah menginvestasikan dana untuk pengadaan aset tetap seperti tanah. Kapankan fungsi menggunakan dana dinyatakan efektif dan efisien. 4. Jelaskan mengapa permodalan memegang peranan penting bagi kesuksesan bisnis. gedung dan kendaraan serta untuk pengadaan aset lancar seperti dana kas. Dan semakin cepat perputarannya berarti penggunaannya dana itu semakin efisien. Sedangkan sumber eksternal diperoleh dari utang kepada pihak luar perusahaan seperti bank dan lembaga keuangan lainnya. 2. Yaitu berapa kali tingkat perputaran dana yang tercantum dalam persediaan selama setahun. Sumber dana usaha dapat diperoleh dari dua sumber yaitu sumber internal dari dalam perusahaan dan sumber eksternal dari luar perusahaan. Persediaan = x 1 kali (Persed. 3.(4) Perputaran persediaan. 2. dana pembayaran upah. 58 G. dan persediaan. 4. Rangkuman 1. Sumber internal dapat diambil dari laba perusahaan yang ditahan dan dari modal sendiri. Penggunaan dana dan pencarian sumber dana haruslah dipilih dengan kriteria efektif dan efisien. + persedian akhis th)/2 Aturan konservatifnya: Aktivitas perusahaan dikatakan baik/lancar jika tingkat perputaranya lebih besar dari perputaran rata-rata perusahaan sejenis. piutang. Dari mana saja sumber-sumber modal perusahaan.

Kebutuhan dana dapat diambil dari kredit jangka pendek atau kredit jangka panjang.MODUL 3 5. Apa keuntungan kredit jangka pendek. Jelaskan mengapa modal tetap sebaiknya didanai dengan modal sendiri? 7.Manajemen Usaha Kecil . Dalam menentukan jumlah modal kerja yang diperlukan perusahaan anda harus menentukan waktu perputaran modal kerja. 59 . 6. Jelaskan cara menentukan waktu perputaran modal kerja tersebut. dan apa keuntungan kredit jangka panjang.

dan (b) persyaratan yang diinginkan. Kegiatan ke-2 adalah perencanaan tenaga kerja. Langkah ke-4 adalah pendidikan dan pelatihan tenaga kerja. (c) penentuan kualifikasi seseorang untuk menduduki jabatan tertentu. Langkah ke-6 adalah perencanaan karir pegawai. langkah ke-7 kebijakan kesejahteraan pegawai dan langkah ke-8 adalah pemutusan hubungan kerja dengan pensiun. Langkah ke-3 adalah pengadaan tenaga kerja yang meliputi (a) penarikan/rekrutmen dan (b) seleksi. Manusia (karyawan) sebagai motor penggerak kegiatan usaha perlu dikelola secara profesional. Pengertian SDM 60 Salah satu aspek yang tak kalah pentingnya untuk dikelola oleh wirausahawan adalah sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Pengelolaan manusia sebagai aset yang paling penting dalam perusahaan dimulai dari : langkah ke-1 analsisis jabatan yang meliputi: (a) penentuan jabatan yang dibutuhkan perusahaan. yang meliputi (a) menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. BUKU 4 . Langkah ke-5 adalah menentukan upah/gaji/kompensasi yang akan diterima karyawan.BAB IV MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA A. (b) penentuan tugas. kewenangan dan tanggungjawab masing-masing jabatan.

Perencanaan Tenaga Kerja Perencanaan sumber daya manusia adalah kegiatan merencanakan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sesuai dengan hasil analisis jabatan yang sudah dibuat. (3) persyaratan psikologi. Dari hasil analisis jabatan akan diperoleh dua hal yaitu: (a) uraian jabatan. (3) Uraian tugas pekerjaan. (4) Wewenang. dan (9) Kondisi kerja. Untuk mencapai tujuan. (6) Tanggungjawab pejabat. 61 C. Perkiraan tentang jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan . perusahaan perlu menetapkan jenis-jenis pekerjaan yang harus dilaksanakan. Uraian jabatan meliputi hal-hal sebagai berikut: (1). Identitas atau nama jabatan. Isi uraian jabatan meliputi: (1) persyaratan pendidikan. bagaimana mengerjakannya. Sedangkan spesifikasi jabatan memuat syarat-syarat minimum yang harus dipenuhi oleh sesorang yang dapat melaksanakan pekerjaan tersebut. Analisis Jabatan Komponen organisasi dan SDM yang paling penting adalah penentuan pekerjaan atau jabatan. (5) pejabat. maka dapat dinyatakan bahwa fungsi-fungsi manajerial dalam MSDM adalah: B. (8) Bahan. (2) Fungsi jabatan. (b) spesifikasi jabatan.MODUL 3 Berdasarkan langkah-langkah kegiatan manajemen SDM tersebut. Perencanaan meliputi penentuan jumlah tenaga kerja. Manajer mutlak perlu mempunyai data yang lengkap mengenai semua jabatan yang ada agar dapat melaksanakan setiap fungsi manajemen. (2) persyaratan pengalaman. dan mesin yang digunakan. Yaitu proses mempelajari dan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan suatu jabatan dalam perusahaan. alat. sertapersyaratan yang diinginkan. (4) persyaratan khusus lainnya.Manajemen Usaha Kecil . (7) Hubungan kerja. Untuk itu perlu diketahui jabatan apa saja yang harus dikerjakan. mengapa pekerjaan itu harus dilakukan serta persyaratan untuk menduduki suatu jabatan. Data mengenai jabatan tersebut diperoleh dari hasil analisis jabatan.

selanjutnya dilakukan seleksi. bursa tenaga kerja. Perencanaan tenaga kerja dilakukan untuk (a) memenuhi kebutuhan karyawan baru akibat pembukaan usaha baru atau pembukaan cabang. jenis kelamin. Oleh karena itu pengadaan tenaga kerja ini meliputi (a) penarikan tenaga kerja. Seleksi adalah proses untuk mendapatkan tenaga kerja yang memenuhi syarat 62 BUKU 4 . dapat menggunakan sumber internal dan eksternal. Kebutuhan tenaga kerja telah ditentukan perlu direkrut sesegera mungkin. Untuk tenaga pada level manajerial biasanya didasarkan pada jumlah jabatan yang tersedia dalam struktur organisasi tersebut. pendidikan. dan dari pusat-pusat pelatihan calon pegawai. dari perguruan tinggi. perguruan tinggi atau sumber lainnya.didasarkan pada berbagai pertimbangan antara lain tentang rencana produksi yang dihasilkan serta. Setelah penarikan. (2) seleksi tenaga kerja dan (c) penempatan tenaga kerja. Perusahaan ekspansi atau perluasan. Proses penarikan pegawai juga disesuaikan dengan kebutuhan dan persyaratan yang diinginkan. Sementara sumber eksternal (dari luar perusahaan) dapat diperoleh melalui iklan. Perkiraan jumlah produksi ini dapat dipakai untuk memperkirakan jumlah tenaga kerja untuk mengerjakan kegiatan tersebut. Penarikan dapat dilakukan melalui kenalan. maka dalam informasi perlu dijelaskan persyaratannya. Pengadaan Tenaga Kerja Pengadaan karyawan merupakan upaya untuk memperoleh jumlah dan jenis tenaga kerja yang tepat untuk memenuhi kebutuhan organisasi dalam rangka mencapai tujuan bisnis. D. Tenaga kerja dapat berasal dari dalam perusahaan (sumber internal) atau sumer dari luar perusahaan (eksternal). Sumber internal berasal dari aryawan dalam perusahaan itu sendiri untuk menduduki jabatan pada perusahaan yang baru. Penarikan merupakan upaya mencari calon karyawan yang memenuhi syarat tertentu sehingga di perusahaan dapat memilih orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan yang ada. misalnya usia. pengalaman dan persyaratan lainnya. iklan. dan (b) adanya karyawan yang keluar karena pensiun atau dikeluarkan oleh perusahaan. Agar dapat terjaring tenaga kerja yang sesuai dengan keinginan.

(c) wawancara.Manajemen Usaha Kecil . Materi pelatihan diberikan kepada mereka sesuai dengan keahlian yang dibutuhkan. Selanjutnya diadakan oroientasi/pengenalan di mana uraian tugas digunakan untuk menyampaikan informasi tentang tugas-tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan. Tujuan seleksi adalah untuk mendapatkan tenaga kerja yang paling tepat untuk menduduki jabatan tertentu. Penempatan kerja berkaitan dengan pencocokan seseorang dengan jabatan yang akan dipangkunya berdasarkan kebutuhan jabatan. Begitu pula manajemen juga harus melaksanakan fungsi pengembangan pada karyawan yang sudah bekerja sebelumnya melalui pendidikan dan pelatihan. Bagi karyawan yang telah lolos seleksi mereka dapat langsung memperoleh penempatan kerja karena sudah berpengalaman. (d) psiko-tes. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan keahlian mereka bertambah atau meningkat sehingga mereka siap untuk dipekerjakan. (2) tes umum. Tujuan untuk membiasakan mereka bekerja di lingkungan perusahaan. Pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka sehingga mampu memenuhi tuntutan organisasi dalam mengahadapi perkembangan dan persaingan.MODUL 3 sesuai ketentuan organisasi. Pelatihan dan Pengembangan Bagi pelamar yang belum memiliki pengalaman kerja perlu diberi pelatihan. Menyeleksi calon tenaga kerja dapat dilakukan dengan: (1) seleksi surat lamaran. Di samping itu dipertimbangkan juga minat dan bakat karyawan. Jangka waktu pelatihan pun ditentukan sesuai kebutuhan pengalaman karyawan. dan (e) tes kesehatan. Tetapi bagi mereka yang belum berpengalaman perlu diberikan pendidikan dan pelatihan lebih dahulu. Tempat pelatihan bisa dipilih di dalam atau di luar perusahaan. E. 63 .

Tugas perusahaan adalah menentukan kompensasi yang akan diterima karyawan. (c) wewenang dan tanggungjawab. Besarnya kompensasi dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain: (a) jabatan. Kompensasi dari waktu ke waktu akan meningkat dan diberikan dalam bentuk uang maupun bukan uang. cacat atau penyakit lainnya. BUKU 4 . baik fisik maupun mental karyawan. Perencanaan Karir 64 Perencanaan karir adalah perjalanan kerja karyawan selama berada dalam perusahaan. Kompensasi adalah imbalan yang diterima karyawan sebagai balas jasa untuk kerja mereka. Karir karywan lebih banyak ditentukan oleh karyawan yang bersangkutan. Selain perencanaan karir. Kondisi fisik meliputi penyakit dan kecelakaan kerja. tunjangan hari tua. Kompensasi pada umumnya terdiri dari upah atau gaji. H. Penilaian kinerja merupakan proses untuk menilai prestasi kerja karyawan sehingga dapat memberikan umpan balik kepada karywan dan organisasi tentang pelaksanaan kerja mereka dan dapat dijadikan dasar sebagai program perbaikan kinerja. Sedangkan kesehatan psikologis mental adalah penyakit akibat stress dan kondisi kerja yang tidak memuaskan. insentif dan premi.F. penyesuaian kompensasi/upah. promosi jabatan dan pengembangan karir. Kebijakan Kesejahteraan Kebijakan kesejahteraan karyawan dapat diberikan dalam bentuk keselamatan dan kesehatan kerja. tunjangan perumahan. G. Kebijakan Kompensasi Program kompensasi perlu diperhatikan dalam rangka mempertahankan karyawan yang profesional dan berkualitas. (d) faktor-faktor lainnya. Karyawan dapat merencanakan karirnya sejak mulai kerja sampai berhenti bekerja. seperti kehilangan nyawa. perusahaan juga harus melakukan evaluasi kinerj karywan. (b) pendidikan.

. Memasuki masa pensiun karena usia. Permintaan pengunduran diri c. dan (8) pemutusan hubungan kerja.Manajemen Usaha Kecil . Pemutusan Hubungan Kerja Pemutusan hubungan kerja merupakn kebijakan perusahaan untuk memberhentikan karyawan. 65 K. (7) kebijakan kesejahteraan pegawai. kemudian apa perbedaan antara penarikan pegawai dengan seleksi. (2) perencanaan tenaga kerja. Apakah perencanaan tenaga kerja itu. (6) perencanaan karir pegawai.MODUL 3 I. J. Pemutusan hubungan kerja dapat disebabkan oleh berbagai sebab: a. Pensiun dini e. (4) pelatihan dan pengembangan pegawai. (5) kebijakan kompensasi/pengupahan. (3) pengadaan karyawan. Meninggal dunia. d. Rangkuman Terdapat 8 fungsi manajerial yang harus dilaksanakan oleh manajer terkait dengan pengelolaan sumberdaya manusia/karyawan yaitu: (1) analisis jabatan. 2. b. Evaluasi 1. Pemecatan karena melakukan kesalahan. 3. Jelaskan pengertian analisis jabatan dan jelaskan dengan contoh apa yang dimaksud dengan spesifikasi jabatan. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengadaan pegawai. Semua ini dilakukan agar dapat diperoleh karyawan yang “the right man on the right place” dan mampu menjalankan tugas-tugas pokok dan fungsinya secara profesional. dan apa dasar pertimbangan untuk melakukan perencanaan tenaga kerja.

Terangkan apa yang harus dilakukan setelah calon pgawai telah lolos seleksi. Apa saja materi yang harus diberikan dalam pelatihan dan pengembangan pegawai. Apa saja jenis-jenis kompensasi yang seharusnya diberikan oleh perusahaan kepada karyawan.4. 5. Uraikan proses seleksi yang dilakukan oleh perusahaan. dan apa tujuan diadakannya seleksi pegawai. 66 BUKU 4 . 8. Jelaskan pengertian perencanaan karir dan kapan karir seseorang pegawai itu dimulai dan berakhir. Mengapa seorang pegawai baru maupun pegawai lama perlu diberi pelatihan dan pengembangan. 6. 7.

Pada fungsi penggerakan.Manajemen Usaha Kecil . Fungsi manajemen produksi. b. mencakup penentuan struktur organisasi dan kebutuhan sumberdaya yang diperlukan di bagian produksi untuk mencapai tujuan operasi serta mengatur wewenang dan tanggung jawab yang diperlukan dalam pelaksanaannya. 67 . Pengertian Pengelolaan Produksi 1.MODUL 3 BAB IV MENGELOLA PRODUKSI A. c. dan perencanaan pengunaan sumber daya produksi. perencanaan fasilitas. Pada fungsi pengorganisasian. mencakup kegiatan memotivasi karyawan bagian produksi untuk melaksanakan tugasnya. 2. a. Pada fungsi perencanaan. Manajemen produksi adalah suatu proses secara berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi-fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumberdaya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan. Manajemen produksi merupakan kegiatan manajemen yang berhubungan dengan pembuatan barang dan jasa. mencakup penentuan peranan dari kegiatan produksi termasuk perencanaan produk.

1. Perencanaan Fasilitas Perencanaan fasilitas adalah menentukan bagaimana suatu aset tetap perusahaan digunakan secara efektif dan efisien dalam neunjang kegiatan produksi. Produktivitas merupakan ukuran bagaimana baiknya suatu sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang diinginkan. BUKU 4 . Secara umum produktivitas dapat dinyatakan sebagai berikut: Produktivitas = keluaran /biaya (biaya tenaga kerja+biaya mesin+material). Ukuran Produkstivitas Kerja.0000kg/(10X5+ 8X5 + 40X1) = 2000kg/juta rupiah 68 B.000/KVA dan bahan baku 40. Ukuran utama yang digunakan untuk mengukur kinerja dari manajemen operasi adalah produktivitas.6. 4.5.000 kg a Rp. Meningkatkan keselamatan dan kepuasan kerja. standar waktu kerja dan standar hasil kerja pada bagian produksi. 3. Pada fungsi kontrol. peralatan. energi listrik 8.000 KVA a Rp.000. Menggunakan tenaga kerja. Perusahaan menggunakan input: tenaga kerja 10.000/kg. Maka produktivitas= 28. Contoh: Perusahaan roti “Nissin” biskuit pada tahun 2010 menghasilkan 28. Peningkatan pengadaan dan penyimpanan bahan baku. Meminimalkan investasi modal. Adapun tujuan perencanaan fasilitas adalah: 1. 2.000 jam a Rp.-/jam.000kg roti kering.d. ruang dan energi secara efektif 3. Mempermudah pemeliharaan fasilitas 5. mencakup kegiatan mengembangkan standar kualitas.

MODUL 3 Perencanaan fasilitas produksi meliputi kegiatan-kegiatan: 1. (e) ketersediaan air. 69 . b. Penggunaan jumlah tenaga kerja paling minimum. 6. sehingga mampu mencapai kapasitas optimel dan biaya produksi paling ekonomis. Pemakaian ruang yang efisien. Tentukan kebutuhan ruangan untuk semua bagian dalam produksi 5. Pemeliharaan fasilitas. Tujuan penyusunan tata letak adalah: 1. Tetapkan jenis barang yang akan diproduksi 2. 2. Tentukan hubungan antar departemen 4. Perencanaan Tata Letak Pabrik. Pemanfaatan peralatan pabrik secara optimal. (c) ketersediaan tenaga kerja. Biaya produksi dan investasi yang rendah 8. Susun rencana fasilitas 6. dengan biaya operasi yang murahdan memungkinkan perluasan di masa depan. (b) dekat dengan bahan baku. Perencanaan fasilitas produksi dapat dibedakan menjadi dua yaitu : a. Tujuan perencanaan lokasi adalah untuk menentukan tempat pabrik sebaik mungkin agar dapat berproduksi dengan lancar. 3.Manajemen Usaha Kecil . (d) ketersediaan tenaga listrik. Ruang gerak yang cukup untuk kegiatan operasional dan pemeliharaan. Tentukan proses produksi yang diperlukan 3. Perencanaan lokasi. Penentuan lokasi pabrik perlu mempertimbangkan: (a) mudah dijangkau oleh konsumen. Keselamatan kerja yang tinggi 9. Perencanaan tata letak merupakan salah satu tahap perencanaan fasilitas yang bertujuan untuk mengembangkan suatu sistem produksi yang efeketif dan efisien. 7. Suasana kerja yang menyenangkan. Kebutuhan persediaan yang rendah 5. (f) ketersediaan alat transportasi da (g) memungkinkan perluasan di masa depan. Aliran bahan baku dan produk yang lancar 4.

D. (e) dapat digunakan mesin otomatis. Penentuan volume produksi harus disesuaikan dengan jumlah permintaan pasar. (d) tidak dapat digunakan model ban berjalan. (c) memerlukan skill yang tinggi. (b) perubahan desain produk akan mengubah tata letak mesin. BUKU 4 . Namun ada juga kelemahannya. Menentukan Tingkat Produksi Salah satu keputusan penting dalapm perusahaan adalah menentukan tingkat (volume) produksi. (d) karena proses monoton mengakibatkan kebosanan para personel. (c) memerlukan investasi yang besar. Tata-letak Proses artinya bahwa penyusunan tata letak mesin di mana alat produksi yang sejenis atau berfungsi sama ditempatkan pada bagian yang sama. karena satu mesin bisa dipakai bermacam produk.C. (f) dapat digunakan model ban berjalan. Anamun kelemahannya adalah (a) kerusakan pada sebuah mesin tertentu dapat menghentikan produksi. (d) sangat fleksibel dalam mengalokasikan personel. Model tata letak ini cocok untuk perusahaan yang membuat produk bervariasi. yaitu (a) pengawasan produksi sulit. Model tata letak ini cocok untuk perusahaan yang proses produksinya sudah distandarkan dan produksi massal dalam jumlah besar. (b) memungkinkan penggunaan mesin yang multi guna sehingga cepat mengikuti perubahan produk. (c) tidak memerlukan skill tenaga kerja yang tinggi. (c) investasi yang rendah karena dapat mengurangi duplikasi mesin. Tata letak Produk yaitu bahwa penyusunan tata letak didasarkan pada tahapan operasi yang sama sejak awal hingga akhir. (b) total waktu produksi lebih cepat. 70 2. (d) pengawasan proses produksi mudah. (b) waktu produksi per unit lebih lama. Keuntungan model tata letak (layout mesin) ini adalah: (a) pemanfaatan mesin yang yang tinggi. Keuntungan model tata letak produk adalah (a) aliran material yang simpel dan langsung. Pengaturan Tata Letak Mesin Produksi 1.

4. Perencanaan fasilitas adalah menentukan aset tetap perusahaan digunakan secara efektif dan efisien dalam menunjang kegiatan produksi. Manajemen produksi adalah suatu proses secara berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi-fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumberdaya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan. Untuk itu 71 . penggerakan dan kontrol di bidang produksi untuk mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Perusahaan haruslah menentukan volume produksi yang tepat. Tetapi tingkat produksi yang terlalu kecil dibanding permintaan juga mengakibatkan hilangnya kesempatan memperoleh keuntungan dan hilangnya para pelanggan kita. pengorganisasian. E. biaya modal dan biaya kerusakan barang selama penyimpanan. Ukuran utama yang digunakan untuk mengukur kinerja dari manajemen operasi adalah produktivitas. Fungsi manejemen produksi meliputi perencanaan. 3. Rangkuman 1. maka tata letak mesin menjadi hal yang sangat penting. 6.Manajemen Usaha Kecil . Salah satu cara penentuan volume produksi adalah menggunakan model peramalan (estimasi). Produktivitas merupakan ukuran bagaimana baiknya suatu sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang diinginkan. 2. Model tata letak mesin dapat dibedakan menjadi dua yaitu: (a) model tata letak proses dan (b) model tata letak produk. Agar proses produksi berjalan lancar. (b) metode kualitatif yaitu memperkirakan jumlah produksi dengan pendapat ahli peramal. Estimasi dapat dilakukan dengan (a) metode kuantitatif yaitu membuat ramalan dengan bantuan metode statistik dan matematika. agar tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu kecil.MODUL 3 Tingkat produksi terlalu besar dibanding permintaan pasar dapat mengakibatkan pemborosam biaya seperti biaya penyimpanan. 5.

4. Sebutkan fungsi-fungsi menejemen produksi. Identifikasikan perbedaan antara tata letak proses dan tata letak produk. 2. Jelaskan bagaimana cara melakukan pengukuran tingkat produktivitas. 3.. Jelaskan langkah-langkah melakukan perencanaan fasilitas produksi. Jelaskan tujuan dilakukannya pengelolaan produksi dalam kegiatan usaha. F. 6.diperlukan adanya perkiraan volume produksi yang dapat ditetapkan dengan metode kuantitatif dan metode kualitatif. 5. Jelaskan dua macam tata letak (layout) mesin-mesin produksi. Bagaimana cara melakukan perkiraan (estimasi) volume produksi yang tepat. 72 BUKU 4 . 7. Evaluasi 1.

Manajemen Usaha Kecil .MODUL 3 73 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful