MAKALAH FISIOLOGI TUMBUHAN “ Gerak Pada Tumbuhan” Dosen Pengampu : Dra Hj. Muswita, M.

Si

OLEH :

KELOMPOK I

1. Arum Kuswarini 2. Dewi Ningsih 3. Suci Lestari Yuliastuti 4. Fajar Firdaus

(A1C410047) (A1C410041) (A1C410002) (A1C410010)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2012

Gerak dapat terjadi karena adanya pengaruh rangsangan (stimulus). artinya tidak memerlukan adanya pindah tempat. Rangsangan yang mempengaruhi terjadinya suatu gerak pada tumbuhan antara lain : cahaya. 2. Pada bagian ini terdapat suatu celah yang disebut noktah yang menghubungkan sel satu dengan yang lain. Melalui noktah terjadi hubungan antara sel satu dengan lainnya oleh penjuluran-penjuluran protoplasma atau benang-benang plasma yang disebut plasmodesmata.. Gerak berupa perubahan posisi tubuh atau perpindahan yang meliputi seluruh atau sebagian dari tubuh sebagai respon yang diberikan terhadap rangsangan dari lingkungan dan akibat adanya pertumbuhan.1 Latar Belakang Setiap organisme mampu menerima rangsang yang disebut iritabilitas. Gerak pada tumbuhan bersifat pasif. gravitasi dan zat kimia. air. Gerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup yang bertujuan untuk melaksanakan kegiatan hidupnya.2 Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. sentuhan. Gerak yang terjadi pada tumbuhan berbeda dengan gerak yang dilakukan oleh hewan dan manusia. suhu. Rangsangan tersebut ada yang menentukan arah gerak tumbuhan dan ada pula yang tidak menentukan arah gerak tumbuhan. Untuk memahami tentang gerak pada tumbuhan Untuk memahami tentang macam-macam gerak pada tumbuhan . Salah satu bentuk tanggapan yang umum adalah berupa gerak.BAB I PENDAHULUAN 1. dan mampu pula menanggapi rangsang tersebut. Iritabilitas pada tumbuhan disebabkan karena adanya bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan. Rangsangan yang menentukan arah gerak akan menyebabkan tumbuhan bergerak menuju atau menjauhi sumber rangsangan. 1.

Contoh tumbuhan yang paling terlihat gerakannya yaitu seperti putri malu yang suka tumbuh liar di pinggir jalan. 2. b. gerak etionom dapat dibedakan menjadi : gerak tropisme. . temperatur/suhu. Itulah yang namanya iritabilitas.1. cahaya.2. Gerak Endonom / Gerak Autonom Gerak endonom adalah gerakan pada tumbuhan yang diakibatkan oleh rangsangan yang berasal dari dalam tumbuhan itu sendiri.1. Misalnya pada aliran plasma sel. Gerak Etionom / Gerak Esionom Gerak etionom adalah gerakan pada tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari luar tumbuhan tersebut. 2. Gerak endonom ada 2 yaitu : a. Endonom nutasi yang merupakan gerakan spontan (gerak aliran sitoplasma pada tanaman air Hydrilla verticillata). air. Salah satu contoh gerak esionom adalah gerak akibat tekanan turgor. Pergerakan tumbuhan dapat disebabkan oleh adanya rangsangan / stimulus yang berasal dari luar. Berdasarkan hubungan antara arah respon gerakan dengan asal rangsangan.1. Tekanan turgor adalah tekanan air pada dinding sel. Ketika daunnya kita sentuh maka daun yang ada akan spontan menutup. gravitasi. Tekanan turgor disebabkan oleh masuknya air ke dalam sel sehingga menimbulkan tekanan pada dinding sel. di mana tumbuhan dapat menerima dan menanggapi rangsangan. dan lain sebagainya.1 Jenis-jenis Gerak pada Tumbuhan Tumbuhan itu dapat melakukan gerakan-gerakan walaupun kebanyakan tidak terlalu terlihat mencolok. Endonom higroskopis yaitu akibat kadar air yang rendah (contoh : pecah kacang polongpolongan saat kering). Setiap makhluk hidup bisa bergerak walaupun sangat lamban karena salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Faktor penyebab gerakan etionom bisa berasal dari faktor rangsang sentuhan. gerak nasti dan gerak taksis.BAB II KAJIAN PUSTAKA 2. zat kimia. Arah gerakan bisa mendekati atau juga bisa menjauhi rangsangan.

Dari percobaan ini dijelaskan bahwa. Namun. kuncup bunga atau sulur. hidrotropisme. Went.2.1 Fototropisme Fototropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan cahaya. daun.1. tigmotropisme dan gravitoprisme. Auksin memiliki peran penting dalam pembelokan batang ke arah cahaya. 2. yang menyebabkan membeloknya batang.W. Gerak tropisme dapat dibedakan menjadi tropisme positif.2. Ditinjau dari macam sumber rangsangannya. kemotropisme. Gerak bagian tumbuhan yang menuju ke arah cahaya disebut fototropisme positif.1. Auksin berada pada ujung pucuk. Percobaan dilakukan dengan menghilangkan ujung pucuk batang. fototropisme tetap terjadi ketika seluruh bagian tumbuhan dikuburkan ke dalam pasir hitam halus dan hanya ujung pucuk yang berada di luar. Namun ketika cahaya diberikan dari salah satu sisi batang. Telaah mengenai mekanisme fototropisme di mulai oleh percobaan yang dilakukan oleh Charles Darwin dan putranya Francis. apabila gerak itu menjauhi sumber rangsangan. . geotropisme. akan terjadi distribusi auksin dari pucuk ke daerah pemanjangan secara vertikal. tropisme dapat dibedakan lagi menjadifototropisme. Misalnya gerak ujung batang tumbuhan membelok ke arah datangnya cahaya. Bagian tanaman yang tidak disinari mendapatkan konsentrasi auksin yang lebih tinggi.1. sehingga ketika cahaya berada di atas tumbuhan. menyebabkan distribusi auksin secara lateral (asimetrik) dari sisi yang mendapatkan cahaya ke sisi yang gelap. Bagian yang bergerak itu misalnya cabang. Begitu pula ketika ujung pucuk di lapisi bahan yang tidak dapat ditembus cahaya.2. Auksin merupakan kordinato kimiawi yang berperan dalam pertambahan sel dan pertumbuhan. dan didapatkan hasil bahwa fototropisme tidak terjadi disebabkan hilangnya pucuk tersebut. Mekanisme fototropisme dijelaskan dari percobaan yang dilakukan oleh Boysen dan Jensen dan disempurnakan dengan penemuan auksin oleh F. rangsangan (cahaya) terdeteksi pada suatu tempat (ujung pucuk) dan responnya (pelengkungan) dilaksanakan di tempat lain (daerah perpanjangan). apabila gerak itu menuju sumber rangsangan dan tropisme negative.1 Gerak Tropisme Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan.

Fototropisme dibagi menjadi dua. Cahaya yang paling efektif dalam merangsang fototropisme adalah cahaya gelombang pendek. Diperkirakan distribusi auksin yang asimetrik. yaitu: 1) Fototropisme positif. Tumbuhan tumbuh kearah datangnya cahaya Gambar 02. adalah gerak tanaman menuju ke arah datangnya cahaya. Di duga respon fototropis ini ada kaitannya dengan karoten dan riboflavin. karena kombinasi penyerapan spectrum oleh karoten dan riboflavin mirip dengan pola kerja spektrum terhadap fototropisme. Meningkatnya sintesis auksin pada bagian koleoptil yang gelap c. Terjadinya perusakan auksin oleh cahaya (photodestruction) pada bagian koleoptil yang terkena cahaya. Contoh: Ujung batang bunga matahari yang membelok menuju ke arah datangnya cahaya.Hal ini menyebabkan sisi batang yang pada daerah gelap akan mengalami pertumbuhan sel lebih cepat. b. sedangkan cahaya merah tidak efektif. yaitu: a. Bunga Matahari (Helianthus annuus) selalu mengikuti arah cahaya matahari . Gambar 01. Bagian tanaman yang tidak disinari mendapatkan konsentrasi auksin yang lebih tinggi. Adanya angkutan auksin secara lateral dari bagian yang terkena cahaya menuju ke bagian yang gelap. disebabkan oleh gabungan tiga mekanisme yang berbeda. sehingga batang seperti berbelok ke arah datangnya cahaya.

Peristiwa hidrotropisme.1. 2. 2.1. contoh: gerak ujung akar kecambah menuju tempat yang berair. gerakan akar menuju tanah. akar tanaman tumbuh bergerak menuju tempat yang banyak airnya di tanah.2) Fototropisme negatif. misalnya pada gerak akar tumbuhan menuju sumber air. 2.1. Misal gerak pucuk batang tumbuhan yang tumbuh ke atas air. Contoh: Gerak ujung akar kepala. Akar selalu tumbuh ke arah bawah akibat rangsangan gaya tarik bumi (gaya gravitasi).3 Hidrotropisme Hidrotropisme adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh air. Jika gerakannya menjauhi zat kimia tertentu disebut kemotropisme negatif. Gerak ini terjadi pada akar dan batang tumbuhan. Pengamatan terkait hidrotropisme belum banyak berkembang. contoh: gerak ujung akar yang menjauhi arah datangnya cahaya. Respon tumbuhan tanaman ditentukan oleh stimulus gradient atau konsentrasi air (kelembaban).2. Geotropisme negatif.1. adalah gerak yang menuju ke pusat bumi. gerak tumbuh batang menjauhi tanah. Tetapi jika dibandingkan dengan pengaruh gravitasi. Jika tanaman tumbuh menjauhi air disebuthidrotropisme negatif. adalah gerak tanaman atau bagian tanaman menjauhi arah datangnya cahaya. Jika gerakan itu mendekati air maka disebut hidrotropisme positif. adalah gerak yang menjauhi gaya gravitasi bumi. Contoh: Akar tanaman yang menuju arah zat makanan atau menjauhi zat racun. Contohnya gerak akar menjauhi racun.1.2 Kemotropisme Kemotropisme adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan ke arah sumber rangsang yang berupa bahan kimia. 2. Misalnya. Karena gerak akar diakibatkan .1. geotropisme dibagi menjadi dua. Berdasarkan arah gerak terhadap gravitasi. Misalnya gerak akar menuju zat di dalam tanah. Geotropisme positif. Gerak yang disebabkan rangasangan gaya gravitasi disebut geotropisme. Gerak tumbuh akar ini merupakan contoh lain dari gerak tropisme.2.4 Geotropisme Geotropisme ialah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh gaya gravitasi. Contoh: gerak pada ujung batang tumbuhan.2. karena bagian tumbuhan yang mendapat pengaruh adalah akar. Kelembaban menyebabkan membeloknya akar ke daerah yang mengandung air dengan konsentrasi yang lebih besar. Jika gerakannya mendekati zat kimia tertentu disebut kemotropisme posistif. yaitu: 1. pertumbuhan akar ke bawah lebih di mungkinkan karena adanya rangsangan gravitasi di bandingkan rangsangan air.

1. gerak bunga kemudian ke bawah menuju tanah ke pusat bumi dan berkembang terus menjadi buah kacang tanah. Sebaliknya gerak organ tumbuhan lain yang menjauhi pusat bumi disebut geotropisme negatif. maka gerak tumbuh akar disebut geotropisme positif. Sedangkan bahan yang bersifat padat berada di bagian bawah. Pertumbuhan bunga ini dipengaruhi oleh peranan hormon pertumbuhan. Dengan adanya gravitasi maka letak bahan yang bersifat cair akan berada di atas.1. terjadi perubahan gerak tumbuh pada bunga kacang tanah. telah dibuktikan oleh Dolk pd tahun 1936 (dalam Wareing dan Phillips 1970). maka termasuk geotropisme negatif. Tetapi setelah terjadi pembuahan. Contoh lain dari geotropisme adalah gerak tumbuh pada bunga kacang. apabila suatu tanaman (Celeoptile) diletakan secara horizontal.2. Gambar 03. geraknya menjauhi pusat bumi. Geotropisme positif dan negatif 2. Hal ini menunjukan adanya transportasi auxin ke arah bawah sebagai akibat dari pengaruh geotropisme. Sebelum pembuahan adalah geotropisme negatif dan setelah pembuahan adalah geotropisme positif. Bahan-bahan yang dipengaruhi gravitasi dinamakan statolith (misalnya pati) dan sel yang terpengaruh oleh gravitasi dinamakan statocyste (termasuk statolith). Dengan demikian.5 Tigmotropisme Tigmotropisme atau haptotropisme (thigma = singgungan. Dari hasil eksperimennya diperoleh petunjuk bahwa auxin yang terkumpul di bagian bawah memperlihatkan lebih banyak disbanding dengan bagian atas. Untuk membuktikan pengaruh geotropisme terhadap akumulasi auxin. Pada waktu bunga mekar. . maka akumulasi auxin akan berada di dagian bawah. Keadaan auxin dalam proses geotropisme ini. hapto = sentuhan) adalah gerak membeloknya bagian tubuh tumbuhan akibat adanya persinggungan (sentuhan). Sel-sel tanaman terdiri dari berbagai komponen bahan cair dan bahan padat.oleh rangsangan gaya tarik bumi (gravitasi) dan arah gerak menuju arah datangnya rangsangan.

Sedangkan organ yang tidak mendapat pengaruh gravitasi disebut agravitropik. diagravitropisme (pertumbuhan mendatar). semangka dan mentimun. Gravitropisme bersifat positif jika pertumbuhan mengarah ke bawah dan bersifat negatif jika pertumbuhan mengarah ke atas. Akibatnya sulur membelok dan meliliti sumber sentuhan. Contoh tanaman yang bersulur adalah ercis. Berdasarkan arah pertumbuhan terhadap gravitasi. namun responnya sangat beragam. Di duga telah terjadi perubahan kandungan ATP dan fosfat anorganik yang cepat akibat rangsangan sentuhan pada sulur. gravitropisme terbagi menjadi orthogravitropisme (pertumbuhan tegak lurus ke atas ataupun ke bawah).6 Gravitropisme Gravitropisme merupakan gerak pertumbuhan ke arah atau menjauhi tarikan gravitasi. Sulur sangat sensitif terhadap sentuhan. rimpang dan stolon biasanya lebih mendatar. Tigmotropisme dapat kita amati pada tanaman kacang panjang dan mentimun. Batang dan tangkai bunga biasanya bersifat gravitropik negatif. Bagian tumbuhan yang dapat menerima rangsangan gravitasi adalah tudung akar dan pucuk batang. Pengaruh gravitasi diterima oleh tudung akar maupun pucuk batang. anggur.passiflora.Contoh : gerak membelit ujung batang atau sulur dari cucurbitaceae dan. Sulur akan terus tumbuh memanjang mencari struktur pendukung untuk mengokohkan tegaknya tanaman tersebut.1. Suatu . akan menimbulkan tekanan yang disebabkan kandungan sel. Batang utama akan tumbuh 180o dari arah gravitasi sedangkan cabang. Respon sulur sebagian melibatkan perubahan turgor. Terjadinya kontak antara sulur dengan suatu benda akan merangsang sulur tersebut tumbuh membengkok ke arah benda yang tersentuh tadi. Kedua adalah timbulnya tekanan sebagai akibat adanya fluktuasi perubahan status air dalam sel. plagiogravitropisme (pertumbuhan membentuk sudut tertentu).1. Namun penerimaan rangsangan gravitasi oleh ujung akar dan ujung batang tidak sama. 2. markisa. disebabkan terjadi perbedaan kecepatan pertumbuhan karena di duga sel-sel yang terkena kontak sentuhan akan memproduksi ABA yang menghambat pertumbuhan sedangkan sisi yang berlawana menghasilkan auksin sehingga pertumbuhannya menjadi lebih cepat. Ujung batang atau ujung sulur kacang panjang dan mentimun dapat membelit pada tempat merambatnya. Rangsangan gravitasi diterima oleh sel melalui dua cara yaitu menerima perbedaan tekanan pada sel sebagai akibat terjadinya distribusi partikel-partikel ringan dan berat yang tidak merata di dalam sel.2. tangkai daun.

diktiosom. berdasarkan jenis rangsang yang memengaruhi.1.rangsangan gravitasi diterima oleh statolit. seismonasti. dan nasti kompleks.2. cahaya. niktinasi. Adanya hubungan yang erat antara adanya amiloplas yang terendap dalam organ dengan kemampuan organ untuk tanggap secara gravitropis. suhu. Pengaruh gravitasi menyebabkan konsentrasi auksin bagian bawah menjadi bertambah. Kepekaan gravitropik muncul kembali pada waktu yang bersamaan dengan muncul kembali butir pati atau setelah tudung akar baru muncul. Contoh termonasti yang terjadi di daerah dingin. yang mengendap ke dasar sel. Sel yang mengandung statolit disebut statosit. sehingga meningkatkan penghambatan pertumbuhan. mitokondria dan butir-butir pati (amiloplas). demikian pula dengan respon terhadap gravitasi. Badan-badan yang mengendap pada sitoplasma meliputi inti sel. sehingga pucuk akan membelok ke atas. Pada Percobaan F. Statolit adalah badan-badan kecil dengan berat jenis tinggi. 4. Jika akar atau koleoptil diberi giberelin dan kinetin pada suhu tinggi menyebabkan amiloplas menghilang.1. gerak nasti dibedakan menjadi termonasti. Cholodny menjelaskan adanya pembelokan pucuk ke arah atas di sebabkan distribusi auksin yang asimetris (tidak merata) pada tanaman dalam posisi horizontal. Waktu yang diperlukan untuk respon gravitropik berhubungan erat dengan laju pengendapan amiloplas 3. 2. Akibat pengaruh gravitasi menyebabkan akumulasi ABA lebih banyak pada bagian bawah. 2. misalnya bunga tulip dan bunga crokus yang membuka karena pengaruh suhu. Begitupun pada akar yang memiliki asam absisat (ABA) pada tudung akar. 2.2. Di antara badan-badan sel menunjukkan bahwa amiloplas merupakan statolit di dalam sel yang menerima rangsangan gravitasi. dan kelembaban.2.1 Termonasti Termonasti merupakan gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang berupa suhu.2 Gerak Nasti Gerak nasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang arahnya tidak ditentukan atau ditujukan ke atau dari sumber rangsang. Went dan N. Bunga-bunga tersebut mengembang jika . Rangsang tersebut dapat berupa sentuhan. akan tumbuh lebih cepat dan akar akan membelok ke bawah. Beberapa bukti yang menguatkan pernyataan ini adalah: 1. Peningkatan kadar auksin akan merangsang pertumbuhan lebih cepat. Akibatnya bagian sebelah atas yang ABA lebih sedikit.

1. dan penyebaran reaksi terhadap rangsangan ini ke bagian atas dan .2. Contoh gerak menutupnya daun putri malu (Mimosa pudica) jika disentuh.1 detik setelah rangsangan diberikan. Contoh fotonasti adalah menguncupnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) pada waktu matahari terbenam. rangsangan itu diteruskan ke seluruh tubuh tumbuhan sehingga anak daun lain ikut mengatup seperti layu.3 Seismonasti Seismonasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang sentuhan atau getaran. Jika hanya satu anak daun dirangsang dengan sentuhan.2.mengalami kenaikan suhu. Tanaman Putri Malu (Mimosa pudica). Gambar 04 Gerak termonasti. Gambar 06. bunga tulip mekar karena suhu naik 2. Arah menutupnya daun akibat sentuhan adalah tetap walaupun rangsang sentuhannya berbeda.2. Tumbuhan ini memberikan respon sangat cepat yaitu sekitar 0. Sentuhan merupakan salah satu rangsang dari luar terhadap gerakan daun tanaman putri malu. Jika suhu menurun maka bunga-bunga tersebut akan menutup lagi. Bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) di sore hari 2. Gambar 05.2.2 Fotonasti Fotonasti adalah gerak yang melibatkan sebagian atau seluruh bagian tumbuhan karena pengaruh rangsang berupa cahaya.1.

elektris dan kimiawi. Potensial kerja disebabkan oleh aliran sejumlah ion tertentu melintasi sel parenkima (yang dihubungkan oleh plasmodesmata) xilem dan floem. Kegunaan respon ini diduga bahwa pelipatan anak daun akan mengagetkan dan mengusir serangga sebelum mereka sempat memakan daunnya.bawah tumbuhan berjalan antara 40-50 cm/detik. Lamanya waktu menutup tergantung pada suhu dan keras halusnya getaran. Bahan aktif ini dikenal sebagai turgorin. Galston dan kawan-kawan mendeteksi adanya perpindahan ion kalium dari bagian atas ke bagian bawah pulvinus dan sebaliknya. Perpindahan ion kalium telah menyebabkan perubahan potensial osmotic yang besar pada sel-sel motor yang mengakibatkan daun bergerak ke atas atau ke bawah. Jika hanya satu anak daun dirangsang.2. sehingga anak daun lain ikut mengatup. Jika ujung daun putri malu disentuh maka akan terjadi aliran air yang menjauhi daerah sentuhan. Gambar 07. Pelipatan terjadi karena air diangkut keluar dari sel motor pada pulvinus. sehingga tekanan turgornya mengecil. Tumbuhan polong (Leguminoceae) A. Contoh gerak niktinasti adalah gerak menutupnya daun tumbuhan yang tergolong tumbuhan polong (Leguminoceae) pada menjelang malam hari. kecuali bila respon kimiawi juga terlibat sehingga hanya beberapa anak daun saja yang terlipat. Diduga auksin terlibat dalam kegiatan ini. kejadian yang berhubungan dengan keluarnya K+. 2.4 Niktinasti Gerak niktinasti (nyktos = malam) adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang dari lingkungan di malam hari. Hal ini disebabkan oleh suatu bahan yang bergerak melalui pembuluh xilem bersamaan dengan aliran transpirasi. rangsangan itu diteruskan ke seluruh tumbuhan.W. Gerak ini disebabkan oleh perubahan tekanan turgor sel-sel pada jaringan di dalam persendian daun. IAA yang diproduksi pada siang hari terutama diangkut ke bagian bawah petiol. Penyebaran isyarat Mimosa telah bertahun-tahun diteliti. terbukti ada dua macam mekanisme. dengan kecepatan sampai sekitar 2 cm s1. Adanya aliran air ini menyebabkan kadar air di daerah sentuhan berkurang.1. Akibatnya daun putri malu akan menutup dan tampak seperti layu. Ion . Potensial kerja tidak akan melewati pulvinus dari satu anak daun ke anak daun lainnya.2.

dan air. Tumbuhan tersebut memerangkap serangga. Contohnya pada tumbuhan Dionaea (sejenis tumbuhan perangkap lalat). air masuk ke bagian bawah pulvinus dan daun bangun.1.3 Taksis . yang kemudian dicerna oleh enzim yang dikeluarkan daun untuk menghasilkan nitrogen dan fosfat bagi tumbuhan.1.6 Haptonasti Haptonasti merupakan gerak nasti yang disebabkan oleh sentuhan serangga..2. zat kimia.2. Cara kerja perangkap ini karena adanya ”nerve-like signal” atau rambut epidermissensori yang dapat menimbulkan potensial kerja pada perangkap. sedangkan sel yang mengerut dinamakan fleksor. Contohnya : gerak membuka dan menutupnya stomata pada daun. seperti karbon dioksida. 2. Auksin yang diberikan ke bagian atas atau bagian bawah pulvinus akan menyebabkan tidur dan bangunnya daun secara berturut-turut.1. daun akan segera menutup sehingga lalat akan terperangkap di antara kedua belahan daun. Sejumlah sel di pulvinus yang menggembung saat membuka disebut ekstensor.2.5 Nasti kompleks Gerak nasti kompleks adalah gerakan sebagian tubuh tumbuhan yang disebabkan oleh lebih dari satu macam rangsang atau disebabkan oleh beberapa faktor sekaligus. suhu dan kadar kalsium.kalium akan bergerak ke arah di mana memiliki kandungan IAA lebih tinggi. Angkutan auksin berkurang pada malam hari. Stomata membuka 2. Potensial kerja bergerak dari rambut itu ke jaringan daun bercuping rangkap dan mengakibatkan cuping tersebut mengatup dengan cepat dalam waktu kira-kira setengah detik.2. Contoh gerak nasti kompleks adalah gerak membuka dan menutupnya stomata karena pengaruh cahaya matahari. Bila ada lalat yang menyentuh bagian dalam daun. Gerak ini terjadi pada tumbuhan polong-polongan. Gambar 08. 2. pH.2. terjadi reaksi sebaliknya. Seperti mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) dan pohon waru (Hibiscus tiliaceus) dipengaruhi oleh cahaya dan suhu.

1.3. Contohnya pada ganggang hijau yang langsung menuju cahaya yang intensitasnya sedang. Umumnya terjadi pada tumbuhan tingkat rendah.2. . Sehingga terjadi perubahan yang semula gerak fototaksis positif menjadi fototaksis negatif. maka akan tercapai batas tertentu dan ganggang hijau tiba-tiba akan berbalik arah dan berenang menuju cahaya. 2.2.1. Contohnya : gerak gamet jantan berflagela (spermatozoid) yang dihasilkan oleh anteridium lumut ke arah gamet betina (sel telur) di dalam arkegonium. Pergerakan ini terjadi karena adanya zat kimia pada sel gamet betina.1 Kemotaksis Kemotaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh rangsangan zat kimia.Taksis adalah gerak seluruh tubuh atau bagian dari tubuh tumbuhan yang berpindah tempat dan arah perpindahannya dipengaruhi rangsangan.2 Fototaksis Fototaksis merupakan gerak taksis yang disebabkan oleh rangsangan berupa cahaya. 2. Gerakan yang arahnya mendekati sumber rangsangan disebut taksis positif dan yang menjauhi sumber rangsangan disebut taksis negatif. Spermatozoid bergerak karena tertarik oleh sukrosa atau asam malat. Tetapi bila intensitas cahaya meningkat.3.

geotropisme. haptonasti dan nasti kompleks. Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. gerak pada tumbuhan dibedakan menjadi dua. 5. misalnya karena perubahan tekanan turgor. termonasti. Macam-macam gerak nasti adalah : fotonasti. Taksis adalah gerak seluruh tubuh atau bagian dari tubuh tumbuhan yang berpindah tempat dan arah perpindahannya dipengaruhi rangsangan. 3. 6. tigmotropisme dan gravitoprisme. gerak etionom dapat dibedakan menjadi : gerak tropisme. Berdasarkan atas penyebab timbulnya gerak. Berdasarkan arah rangsangannya. niktinasti. dapat dibedakan antara gerak tumbuh dan gerak turgor. tetapi ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri. . Berdasarkan hubungan antara arah respon gerakan dengan asal rangsangan. gerak nasti dan gerak taksis. hidrotropisme. 4. 2. kemotropisme.1 Kesimpulan Adapun kesimpulan yang dapat diambil dari isi makalah ini adalah : 1. Mcam-macam gerak tropisme adalah : fototropisme. yaitu : gerak etionom dan gerak endonom (autonom). tigmonasti.BAB III PENUTUP 3. Gerak nasti adalah gerak tumbuhan yang arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Macam-macam gerak taksis adalah : fototaksis dan kemotaksis.

http://swastikasari. 2009. Gerak Pada Tumbuhan. http://artikelmakalahpend. Gerak Pada Tumbuhan Tanaman. Diakses tanggal 09 Nopember 2011.com/2011/10/makalah-gerak-pada-tumbuhan. Diakses tanggal 09 Nopember 2011. Swastika.com/2012/02/makalah-gerak-pada-tumbuhan-fisiologi.blogspot.html Anonim. 2011. http://fistum07. Gerak Pada Tumbuhan.blogspot.blogspot. 2009. Diakses tanggal 09 Nopember 2011.html .com/2010/04/gerak-pada-tumbuh-tumbuhan-tanaman.wordpress. http://neni-triyana.com/gerak-pada-tumbuhan/ Sari.DAFTAR PUSTAKA Anonim.html.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful