TUJUAN DAN STRATEGIS BISNIS

PENDAHULUAN Untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dan memenangkan persaingan diperlukan keunggulan kompetitif (competitive advantage) dari perusahaan yang bersaing dalam bisnis yang digelutinya. Keunggulan kompetitif dapat dicapai jika perusahaan membuat suatu langkah awal dengan membuat suatu perencanaan bisnis yang baik. Para ahli manajemen mengemukakan bahwa perencanaan begitu pentingnya dalam menentukan arah dan tujuan kegiatan di masa yang akan datang dan yang sedang dilakukan. Perencanaan diharapkan dapat mengantisipasi kegiatan dimasa datang dan mengurangi resiko yang mungkin terjadi. Dalam dunia bisnis yang menitikberatkan tujuan mencari laba dan kelangsungan hidup perusahaan, maka perencanaan bisnis yang dibuat dengan baik akan dapat membantu suatu perusahaan dalam menentukan arah dan kebijakan perusahaan. PERENCANAAN BISNIS Coulthard, et al (1995) mengemukakan bahwa perencanaan bisnis adalah suatu studi detail tentang aktivitas organisasi tentang fokus organisasi apa yang dilakukan sekarang dan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang di dalam program organisasi untuk mencapai hasil yang maksimal. Menurut Linda Pinson (2003) bahwa pengertian dari perencanaa bisnis adalah cetak biru bisnis dan akan diperlengkapi dengan alat untuk menganalisa dan menerapkan perubahan-perubahan agar usaha Anda lebih menguntungkan. Sedangakan Vincent Gaspersz (2002) mengemukakan bahwa rencana bisnis (business plan) itu mendefinisikan dan menetapkan tujuan-tujuan serta program-program untuk mencapai tujuan, secara teratur meninjau ulang dan melakukan koreksi terhadap rencana bisnis, mendefinisikan suatu bisnis baru atau pengembangan terhadap bisnis yang ada. Tujuan dan Kegunaan Tujuan perencanaan bisnis adalah agar kegiatan bisnis yang akan dilaksanakan maupun yang sedang berjalan tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan, merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan, dan mencari dana dari pihak ketiga (Freddy Rangkuti, 2003; Vincent Gaspersz, 2002). Kegunaan perencanaan bisnis adalah mendefinisikan kesepakatan-kesepakatan di antara mitra bisnis, menetapkan nilai suatu bisnis untuk tujuan penjualan dan keperluan hukum, menilai suatu lini produk yang baru, promosi, atau perluasan usaha, membantu mempertahankan fokus pada tujuan-tujuan utama, sebagai suatu alat untuk mengevaluasi alternatif-alternatif yang mungkin, dan memberikan suatu referensi terhadap pengukuran hasil-hasil aktual (Coulthard, et al.,1995; Freddy Rangkuti,2003; Vincent Gaspersz, 2002). Tujuan

Gluck. Setiap tujuan bisnis yang ditetapkan harus bersifat konkret dan dapat diukur.2002). 2003). yang menyatakan bahwa pada prinsipnya strategi generik dibagi atas tiga macam.Di dalam menyusun rencana bisnis.1998). weaknesses. dan Penciutan (retrenchement). Ekspansi (Expansion. 2003). dapat dilanjutkan dengan analisis menggunakan alat BCG Matrix (Boston Consulting Group). Perusahaan perlu menetapkan tujuan-tujuan bisnis dan merencanakan untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis itu. Wheelen dan Hunger menggunakan konsep dari General Electric. Strategi induk ini selanjutnya dijabarkan menjadi strategi di tingkat fungsional perusahaan. BCG Matrix secara grafik menggambarkan secara jelas melalui dua variabel.Gluck. tujuan merupakan sasaran bisnis. dan Fokus (Focus) (Husein Umar. buatlah pernyataan tujuan secara spesifik seperti mencapai tingkat penjualan sebesar sekian. opportunities.Jauch and William F. Porter. Posisi Pangsa Pasar Industri . threats) dimaksudkan untuk membuat ringkasan kunci-kunci sukses bisnis. Sedangkan menurut Michael R. peluang apa yang dapat diambil dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan serta hambatan-hambatan apa yang perlu kita atasi dalam mencapai sukses bisnis perusahaan. selanjutnya strategi apa yang akan diterapkan untuk mengembangkan bisnis perusahaan kedepan (Lawrence R. yaitu strategi Stabilitas (Stability). disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai (Husein Umar.2003). Strategi perusahaan antara lain dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis perusahaan. Untuk memposisikan perusahaan pada saat ini dan mengembangkannya unutk memproyeksikan bisnisnya di masa mendatang dari hasil analisis SWOT. Kepemimpinan Biaya Menyeluruh (Overall Cost Leadership). dan tingkat pertumbuhan sebesa sekian (Vincent Gaspersz. Strategistrategi yang dimaksud adalah strategi generik (generic strategy) yang akan dijabarkan menjadi strategi utama/strategi induk (grand strategy). Seberapa jauh kita mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. yang sering disebut strategi fungsional (Husein Umar. Dari analisis SWOT ini kita mendapatkan informasi faktual kondisi perusahaan yang kita jalankan. yaitu : posisi pangsa pasar dan rata-rata pertumbuhan industrinya (Lawrence R. persentase keuntungan sebesar sekian. Strategi Strategi didefinisikan sebagai suatu proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. 1988). SWOT Analisis Analisis SWOT (strengths.Jauch and William F. terdapat tiga strategi generik yaitu Strategi Diferensiasi (Differentiation). Selain itu juga dikenal strategi perusahaan yang diklasifikasikan atas dasar tingkatan tugas.

market penetration. Perusahaan memerlukan investasi untuk memperkuat posisi mereka yang dominan. Kuadran IV. yaitu strategi-strategi market penetration. dan joint venture adalah strategistrategi yang dapat dipertimbangkan. horizontal integration. Struktur Organisasi . Dogs. dan bersaing pada pasar industri yang pertumbuhannya lemah atau bahkan tidak ada pertumbuhan. Cash cows. tetapi mereka bersaing dalam pertumbuhan pasar industri yang lambat. Star. market development. Perusahaan memiliki long-run opportunities terbaik dalam hal pertumbuhan dan laba. atau product development atau menjual semuanya. Kuadran II. Mempunyai pangsa pasar yang relative rendah dan bersaing dalam pasar industri yang pertumbuhannya tinggi. Kuadran III. Produk development atau concentric diversification merupakan strategi yang dapat diimplementasikan. Kuadran I. backward integration.High High Star Rata-rata Pertumbuhan Industri II Medium Low Question Marks I Cash Cows III Dogs IV Low Penjelasan : Question Marks. dapat digunakan untuk perusahaan pada posisi ini. Forward integration. market development. Perusahaan harus memutuskan untuk memperkuat dirinya dengan cara melaksanakan strategi intensif. Memiliki posisi pangsa pasar relatif rendah. product development. Memiliki posisi pangsa pasar yang relative tinggi. Strategi Retrenchment.

Didalam organisasi diperlukan adanya kebutuhan untuk mengkoordinasikan pola interaksi para anggota organisasi secara formal. Mintzberg mengemukakan bahwa terdapat lima buah desain konfigurasi tertentu. 4. Kompleksitas yaitu mempertimbangkan tingkat diferensiasi yang ada dalam organisasi. Para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi dari produk dan jasa. kontral akan dilakukan melalui standarisasi. maka akan menemukan kelompok dari unit otonomi yang bekerja dalam sebuah struktur divisional. yaitu : 1. Jika kontrol berada di operating core. Mintzberg menyatakan bahwa setiap organisasi mempunyai lima bagian dasar. yang memberi jasa pendukung tidak langsung kepada organisasi. Jika strategi apex yang dominan. maka kontrol akan dilakukan melalui penyesuaian bersama (mutual adjustment) dan diperlukan struktur adhocracy. bergantung pada bagian mana yang dikontrol. hal ini menciptakan struktur birokrasi profesional. Jika support staff yang mengatur. The Support staff. Jika konsisten dengan falsafah kontigensi. 5. masing-masing adalah konfigurasi yang lebih disukai di bawah kondisi tertentu (Stephen P. 2. The middle line. Para manajer yang menjadi penghubung operating core dengan strategi apex. dan dihasilkan sebuah struktur birokrasi mesin. Robbins. ada konfigurasi tertentu yang digunakan. 1990). Sebuah struktur organisasi haruslah ditetapkan mempunyai tiga komponen yaitu : Kompleksitas. siapa melapor kepada siapa. The Strategi apex. The operating core. Orang-orang yang mengisi unit staf. dan masing-masing dihubungkan dengan dominasi oleh salah satu dari kelima bagian dasar tersebut. Formalisasi. Manajer tingkat puncak. KWARSA HEXAGON . Para analisis yang mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan bentuk standarisasi tertentu dalam organisasi. Jika para analis dalam technostructurer yang dominan. maka kontrol di sentralisasi dan menerapkan struktur yang sederhana. Masing-masing desain konfigurasi struktur mempunyai kelebihan dan kekurangan. Formalisasi yaitu menyangkut tingkat sejauhmana sebuah organisasi menyandarkan dirinya kepada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari para pegawainya. Jika middle line yang mengontrol. maka keputusan akan di desentralisasi. Struktur organisasi menetapkan bagaimana tugas akan dibagi. yang diberi tanggungjawab keseluruhan untuk organisasi itu. dan Sentraliasai. STUDI KASUS : PT. 3. Sentralisasi yaitu memepertimbangkan dimana letak dari pusat pengambilan keputusan. The technostructure. Salah satu dari kelima bagian tersebut dapat mendominasi sebuah organisasi. Disamping itu. dan mekanisme koordinasi yang formal serta pola interaksi yang akan diikuti.

perusahaan ini lebih memfokuskan kegiatan bisnisnya pada investigasi geologi teknik dan mekanika tanah. Sejalan dengan bertambahnya pengalaman.424 SIUJK : 1023.32/23. baik master plan. Kwarsa Hexagon telah berketetapan untuk tidak hanya menangani survey dan investigasi. dan mempunyai keunggulan kompetisi di bidangnya. yang menurut literatur geologi teknik mempunyai kadar kekerasan yang paling tinggi. pengendalian banjir. saat ini bidang layanan bisnis yang ditawarkan oleh perusahaan adalah mengerjakan pekerjaan studi master plan.1.9.91.Prog NPWP : 1. serta infrastruktur yang terkait. kelayakan.Latar Belakang Perusahaan PT. perencanaan teknik dan supervisi konstruksi terhadap proyekproyek di 7 (tujuh ) bidang layanan yaitu : a. Kwarsa Hexagon terus berupaya mengembangkan diri terhadap layanan bisnis yang ditekuni. pada usia perusahaan mencapai 22 tahun. akan tetapi juga lingkup pekerjaan studi. pengelolaan sungai. Hal ini mengandung suatu hikmah dan harapan bahwa Kwarsa Hexagon akan menjadi suatu perusahaan yang besar.216. kelayakan. Pada awal pendiriannya.JP KADIN : 20101 – 00059 Lingkup Layanan Sesuai dengan perkembangan kekuatan sumberdaya yang ada pada perusahaan. Kwarsa Hexagon adalah merupakan perusahaan konsultan enginering yang didirikan pada tahun 1982 di Bandung. Legalitas Perusahaan Sebagai perusahaan swasta yang berbentuk Perseroaan Terbatas. pengelolaan daerah aliran sungai. Pengembangan Energi .178/K/Peny.288. kekuatan sumberdaya yang ada di dalam perusahaan dan kesempatan untuk turut berkarya dalam bisnis jasa enginering. b. Hingga saat ini. dam. Pengembangan Sumberdaya Air Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. Berdasarkan pendiriannya. pengembangan daerah rawa.82.00577 Keanggotaan Inkindo : 798/P/69. perencanaan maupun supervisi proyek-proyek besar di Indonesia. nama Kwarsa Hexagon diambil dari nama jenis batuan/pasir yaitu pasir kwarsa berisi enam. perencanaan dan supervisi pada water resources engineering dibidang irigasi. legalitas perusahaan yang harus dimiliki telah dimiliki dengan data sebagai berikut : Akte Notaris : 01 tanggal 1 Juli 1982 TDR : 602.

dengan memberikan layanan mutu secara prima dan cara yang bermartabat. 12 Jakarta Selatan. PLTGU dan PLTU. f. dan peningkatan program pemebrdayaan masyarakat. perencanaan dan supervisi di bidang jalan dan jembatan. soil improvement. Tujuan Perusahaan . Terdapat 2 hal pokok yang terkandung dalam visi tersebut adalah keteladanan dalam bidang enginering sebagai core bisnisnya. perencanaan dan supervisi di bidang perencanaan dan pengembangan wilayah. perencanaan dan supervisi pada pengembangan dan pembangkitan energi listrik. jalan tol. adit dan grouting. hidrologi dan investigasi geologi teknik. Perkebunan dan Kehutanan Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. dan land subsidence. infrastruktur air bersih. perkuatan lereng. Pemukiman dan Pengembangan Wilayah Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. serta sebagai salah satu konsultan yang telah ditunjuk oleh Menteri Kehutanan sebagai Lembaga Penilai Independen terhadap perusahaan pemegang Hutan Tanaman Industri. Environmental Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi pengelolaan dan pemantauan lingkungan baik berupa UKL/UPL. Dalam bisnis ini kebanyakan melayani customer PLN sebagai lembaga yang mengelola energi listrik. Maksud dari misi ini adalah merupakan komitmen perusahaan untuk menjamin dan memberikan kepuasan kepada kliennya. perencanaan. Survey dan Investigasi Adalah melayani kegiatan-kegiatan survey topografi. land use management database. baik PLTA. e. Pertanian. Sedangkan misi perusahaan ditetapkan adalah Konsultan Bermartabat Yang Mampu Dipercaya Mitranya. Visi dan Misi Sebagai upaya untuk implementasi program bisnisnya. Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi.c. d. serta manajemen konstruksi dalam pembangunan infrastruktur. Lokasi Perusahaan Untuk menjalankan kegiatan bisnisnya. perusahaan telah menetapka visi perusahaan adalah Menjadi Konsultan Teladan di Asia. dan supervisi dibidang peningkatan produksi pangan. g. dengan Kantor Cabang di Jakarta di jalan Raya Jatipadang No. seismic. Sipil dan Manajemen Konstruksi Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. Kwarsa Hexagon mempunyai kantor pusat di Jalan Rancabolang 36 Bandung. RKL/RPL atau AMDAL. PLTU. dan tingkat asia adalah merupakan target expansi yang ditetapkan oleh manajmen perusahaan.

kelemahan. • Ketersediaan peralatan dan fasilitas kerja. khususnya di PLN.56% dan Perputaran Total Harta 7. PCI. manajemen perusahaan telah menetapkan tujuan perusahaan adalah Mendapatkan Laba Bisnis Semaksimal Mungkin. Disamping itu terdapat 147 orang karyawan dengan basis kontrak proyek. Kehutanan. dan ini akan dipergunakan untuk kesejahteraan para pihak yang berperan dalam perusahaan secara proporsional. SWOT Analisis Setelah menjalankan bisnisnya sejak 1982. Weakness/Kelemahan • Etos dan budaya kerja. Analisis SWOT dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan. Lavallin. • Jaringan marketing di dalam negeri. Perputaran Modal 23. Saat ini terdapat 90 permanen staff yang terdiri dari 3 orang Direksi. Guna Meningkatkan Kesejahteraan Stakeholder Perusahaan. Tepsco. 28 orang Tenaga ahli teknik dan 52 orang tenaga pendukung. Indonesia Power. dsb. • Kemampuan berbahasa Internasional rata-rata tenaga ahli Indonesia masih perlu ditingkatkan. Montgomery Wotson. 7 orang Manajer. yang masih perlu ditingkatkan effektivitasnya. DHV. peluang dan ancaman yang ada pada perusahaan. baik hardware atau software. • Jaringan kerjasama dengan konsultan asing yang beroperasi di Indonesia. PT. Black&Veatch. Profitabilitas 8.Power. yang terdiri dari 83 tenaga ahli teknik. antara US Dollar dengan Rupiah. 52 orang teknisi dan 12 orang tenaga pendukung. dan perusahaanperusahaan swasta. • Selisih kurs.05%.Sebagai pedoman dalam implementasi bisnisnya. Departemen Kimpraswil. J. Rasio Solvabilitas 146. Newjec. PT. Collence. Perubahan-perubahan tersebut bisa menjadikan sebagai kekuatan ataupun juga kelemahan dalam mencapai rencana strategis perusahaan. Pertanian. dengan hasil analisis sebagai berikut : Strength/Kekuatan • Experience dibidang enginering cukup banyak dan komprehensif • Ketersediaan dan keahlian para engineer/Tenaga ahli baik yang berasal dari permanen staff atau melalui jaringan kerjasama dengan institusi lain. diantaranya Nippon Koei.56%. telah banyak terjadi perubahan dalam lingkungan internal perusahaan guna menyesuaikan dengan kebutuhan dalam penyelesaian proyek. Jasa Marga. • Belum luasnya jaringan marketing di luar negeri. Artinya bahwa laba atau dengan bahasa lain saldo proyek akan menjadi tolok ukur keberhasilan manajemen dalam pengelolaan proyek.12%. Opportunity/Peluang • Peraturan Pemerintah melalui Menteri Keuangan bersama dengan Bappenas tentang standar Billing Rate International Competitive Bidding. • Sistem informasi dan Minning data. • Kondisi keuangan perusahaan pada tahun terakhir menunjukkan sebagai berikut : Rasio Likuiditas 129.48%. .

tentang peran sertanya dalam pembangunan Indonesia. Komitmen Departemen Kehutanan untuk melestarikan dan mengelola konservasi hutan. Sangat didasari bahwa untuk melaksanakan strategy expansi ini bagi perusahaan swasta tidaklah mudah. peluang dan ancaman tersebut di atas. Komitmen Departemen Kimpraswil untuk meningkatkan pembangunan sarana/prasaran dan infrastruktur pemerintah dsb-nya. dan ini memerlukan dukungan financial yang cukup tinggi. ADB. Kelemahan yang diidentifikasi. • Kebijakan Funding agencies. Potensi ancaman yang timbul. baik terhadap knowledge. JBIC. Strategi jangka pendek adalah strategi untuk mencapai sasaran awal yang • . Komitmen Departemen Pertanian untuk meningkatkan swasembada produksi beras. jangka menengah dan jangka panjang. Kwarsa Hexagon mempunyai kekuatan sumberdaya yang tinggi. misalnya World Bank. dipandang perlu untuk menetapkan strategi generic ini dalam tiga sasaran. Strategi 1. Berpijak pada masalah-masalah tersebut. Generik Sesuai dengan semangat visi dan misi perusahaan didukung dengan hasil assessment kondisi environment perusahaan yang dikaji dalam sub bab sebelumnya. Kwarsa Hexagon mempunyai peluang potensi pasar yang relative tinggi. Expansi yang dimaksud adalah dengan mempertahankan ke”unik”an. Begitu juga dipandang dari sudut pandang kekuatan. yaitu jangka pendek. sehingga investor asing masih bersikap wait and see. dengan mengembangkan wilayah layanan dari dalam negeri ke tingkat Asia. masuk dalam Star Category. maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kondisi environment PT. diyakini dapat diatasi dengan cara meningkatkan performance dan kompetensi sumberdaya manusia yang ada serta upaya untuk selalu meningkatkan good government di lingkungan internal maupun external. komitmen PLN untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera di tahun 2005 dan mencegah terjadinya krisis di Jawa-Bali 2015.Kebijakan Pemerintah melalui masing-masing Departemen dalam rangka meningkatkan fungsi dan layanan kepada masyarakat misalnya. dengan menggunakan BCG matrix. diyakini dapat diatasi dengan meningkatkan program peningkatan kompetensi tenaga ahli. Threat/Ancaman • Banyak pesaing dari konsultan asing masuk akibat kebijakan globalisasi. dan IDB • Kondisi sumberdaya alam Indonesia. berupa keteladanan dalam menyediakan layanan. • Masih banyaknya praktek KKN dalam pemenangan pelelangan. Selain harus menyelesaikan faktor-faktor kelemahan yang ada di internal perusahaan. maupun attitudenya. Sehingga dengan demikian berdasarkan Boston Consulting Group. PT. yang tidak didasarkan penilaian yang objektif. skill. juga harus bisa menciptakan strategi untuk menghadapi ancaman yang ada di lingkungan external. kelemahan. Berdasarkan pada beberapa pertimbangan yang masuk dalam kategori kekuatan. • Banyaknya “konsultan jalanan” sebagai penyedia jasa pemenangan tender • Kondisi Keamanan Indonesia yang belum pulih benar. dipandang layak untuk menerapkan strategi expansi sebagaimana dimaksud oleh Wheelen dan Hunger.

B. 2. misalnya Malaysia. pembangkit listrik. Pemasaran . Jangka Panjang Sebagai sasaran jangka panjang sesuai dengan visi yang ditetapkan oleh perusahaan adalah untuk turut berkiprah dalam bisnis penyedia jasa di tingkat Asia.Melakukan penetrasi dan expansi pasar dalam negeri sehingga semakin luas dan efektif. Strategi jangka menengah. Departemen potensial yang perlu bisa dijadikan target market adalah . ditargetkan tercapai dalam jangka waktu 5 tahun. Potensi yang paling memungkinkan untuk pencapaian target ini adalah di Negarnegara berkembang. A. untuk mengarahkan beberapa bidang fungsi dalam perusahaan sehingga masing-masing mendukung dan mempunyai hubungan yang spesifik dengan visi dan misi perusahaan. Sedangkan strategi jangka panjang adalah untuk mencapai target pangsa pasar Asia. perumahan. minimal mendapatkan kontrak di Negara di Asia Tenggara. yang memiliki sumberdaya alam dan budaya yang sejenis dengan Indonesia. baik berupa sarana jalan tol. Strategi ini ditargetkan tercapai dalam periode 3 tahun. Strategi fungsional ini akan menjadi penuntun dalam melakukan berbagai aktivitas sehingga konsistensi dalam pencapaian tujuan serta visi dan misi perusahaan. Peluang yang dapat dipantau saat ini yang memungkinkan adalah dengan bekerjasama dengan Negaranegara Asia Timur sebagai partner investor. C. A. Untuk mendukung pencapaian strategi utama sebagaimana dibahas dalam strategi generic tersebut. yang ditargetkan dapat tercapai dalam jangka waktu 10 tahun. bendungan dan lain sebagainya. kedua bahwa sumberdaya internal perlu diperkuat sehingga mempunyai daya saing yang lebih tinggi. Philipina. maka ditetapkan dalam jangka menengah adalah untuk mendapatkan kontrak proyek Negar-negar Asia Tenggara. Fungsional Strategi fungsional dibuat untuk mendukung langkah-langkah yang sifatnya operasional. ditetapkan strategi fungsional masing-masing fungsi di perusahaan adalah sebagai berikut . Jangka Menengah Sebagai target antara untuk menuju tercapainya target pasar Asia. dan Vietnam.mendukung pencapaian pangsa pasar Asia. dapat diciptakan investasi-investasi baru dalam pembangunan infrastruktur. Disamping itu ditargetkan pula untuk meningkatkan kemampuan manajerial para manajer proyek sehingga bisa diakui di tingkat Nasional dan Internasional. Jangka Pendek Terdapat 2 pertimbangan yang dipakai untuk menetapkan strategi jangka pendek ini adalah pertama bahwa untuk mencapai go internasional pasar nasional perlu dikembangkan terlebih dahulu guna meningkatkan kepercayaan klien dalam produk jasa. Negar-negar Asia Selatan dan Timur Tengah adalah merupakan pasar potensial untuk investasi ini. Sehingga dengan demikian maka ditetapkan dalam strategi jangka pendek ini 2 sasaran pokok adalah pertama mampu menyerap budget konsultasi yang dianggarkan oleh pemerintah pada setiap tahunnya 6% atau sekitar 70 milyar.

dilakukan dengan system adhocracy yaitu ditunjuk seorang manajer proyek yang bertanggungjawab secara penuh dan mempunyai kewenangan untuk menyusun team sesuai dengan kebutuhan proyek. Namun dalam target pengembangan perusahaan secara jangka pendek sampai dengan jangka panjang. baik dalam maupun luar negeri .Mencari sumber modal baru melalui penjualan saham perusahaan. Indonesia Power dan sebaginya. Pertamina. yang masih dalam portaple . diterapkan struktur organisasi birokrasi profesional. penelitian dan menyiapkan proposal proyek. formalitas yang rendah.Meningkatkan kompetensi tenaga ahli/expert ke jenjang yang lebih tinggi .Menurunkan tingkat umur piutang dalam rangka menjamin kelancaran cash flow perusahaan Struktur Organisasi Dalam rangka menjalankan strategi bisnis sebagaimana dijelaskan dalam sub bab terdahulu. Enginering . Kehutanan. .Menyiapkan Sistem Informasi dan Minning Data .Kimpraswil. PLN. Kesehatan.Melaksanakan training peningkatan skill terhadap tenaga ahli dan teknisi D.Menyiapkan jaringan intelegent atau sumber informasi market di luar negeri.Menyiapkan Sistem Manajemen Proyek yang efektif dan efisien . melalui internet. .Memperkuat dan memperluas Human Resources Networking dan kerjasama dengan institusi terkait. Maksudnya bahwa dalam pengelolaan proyek. Struktur organisasi ini bercirikan mempunyai spesialisasi yang tinggi.Melakukan pengkajian. . Pertanian.Meningkatkan teknologi peralatan.Meningkatkan komitmen karyawan melalui peningkatan kesejahteraan karyawan dengan merit system .Menjamin kecukupan modal kerja perusahaan . Keuangan .Ikut berperan aktif dalam organisasi-organisasi profesi. . Pengembangan SDM . atau funding agencies. lingkungan yang komplek dan stabil sertasentralistik. B. khususnya dalam meningkatkan program kerjasama dengan organisasi profesi di luar negeri. manajemen perusahaan telah memilih dan menetapkan struktur organisasi perpaduan antara birokrasi profesional dengan adhocracy.Menjalin kerjasama partnership dengan investor atau konsultan/kontraktor di dalam maupun luar negeri. yang marketable C. standar operation procedure enginering yang up to date .

Strategic Management in Action. 2002 .DAFTAR PUSTAKA Coulthard Max.. Desain. Jauch and william F. Jakarta. Howel Adrea. Penerbit Arcan. Business Plan. Jakarta. Freddy Rangkuti. Jakarta. Design. Gramedia Pustaka Utama. Murad. Business Planning. and Clarke Geoff. 1990.. 2003 Lawrence R. Strategic Management and Business Policy (Terjemahan : Drs. PT. Lic. Teknik Membuat Perencanaan Bisnis dan Analisis Kasus PT. 1988. Penerbit Erlangga) Linda Pinson. Glueck. Henry Sitanggang. Teori Organisasi: Struktur. Gramedia. Organization Theory: Structure. Jakarta. Australia. Robins. 1995. Jakarta 2003 Husein Umar. Canary. M. Ec. 1994 Vincent Gasperz. dan Aplikasi. Gramedia. Pedoman Penyusunan Rencana Bisnis. 2003 Stephen P. SH. The Key to Success. Anatomy of a Business Plan. and Applications (alih bahasa oleh Jusuf Udayana.Sc dan AR.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful