TUJUAN DAN STRATEGIS BISNIS

PENDAHULUAN Untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan dan memenangkan persaingan diperlukan keunggulan kompetitif (competitive advantage) dari perusahaan yang bersaing dalam bisnis yang digelutinya. Keunggulan kompetitif dapat dicapai jika perusahaan membuat suatu langkah awal dengan membuat suatu perencanaan bisnis yang baik. Para ahli manajemen mengemukakan bahwa perencanaan begitu pentingnya dalam menentukan arah dan tujuan kegiatan di masa yang akan datang dan yang sedang dilakukan. Perencanaan diharapkan dapat mengantisipasi kegiatan dimasa datang dan mengurangi resiko yang mungkin terjadi. Dalam dunia bisnis yang menitikberatkan tujuan mencari laba dan kelangsungan hidup perusahaan, maka perencanaan bisnis yang dibuat dengan baik akan dapat membantu suatu perusahaan dalam menentukan arah dan kebijakan perusahaan. PERENCANAAN BISNIS Coulthard, et al (1995) mengemukakan bahwa perencanaan bisnis adalah suatu studi detail tentang aktivitas organisasi tentang fokus organisasi apa yang dilakukan sekarang dan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang di dalam program organisasi untuk mencapai hasil yang maksimal. Menurut Linda Pinson (2003) bahwa pengertian dari perencanaa bisnis adalah cetak biru bisnis dan akan diperlengkapi dengan alat untuk menganalisa dan menerapkan perubahan-perubahan agar usaha Anda lebih menguntungkan. Sedangakan Vincent Gaspersz (2002) mengemukakan bahwa rencana bisnis (business plan) itu mendefinisikan dan menetapkan tujuan-tujuan serta program-program untuk mencapai tujuan, secara teratur meninjau ulang dan melakukan koreksi terhadap rencana bisnis, mendefinisikan suatu bisnis baru atau pengembangan terhadap bisnis yang ada. Tujuan dan Kegunaan Tujuan perencanaan bisnis adalah agar kegiatan bisnis yang akan dilaksanakan maupun yang sedang berjalan tetap berada di jalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan, merupakan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan, dan mencari dana dari pihak ketiga (Freddy Rangkuti, 2003; Vincent Gaspersz, 2002). Kegunaan perencanaan bisnis adalah mendefinisikan kesepakatan-kesepakatan di antara mitra bisnis, menetapkan nilai suatu bisnis untuk tujuan penjualan dan keperluan hukum, menilai suatu lini produk yang baru, promosi, atau perluasan usaha, membantu mempertahankan fokus pada tujuan-tujuan utama, sebagai suatu alat untuk mengevaluasi alternatif-alternatif yang mungkin, dan memberikan suatu referensi terhadap pengukuran hasil-hasil aktual (Coulthard, et al.,1995; Freddy Rangkuti,2003; Vincent Gaspersz, 2002). Tujuan

1998). SWOT Analisis Analisis SWOT (strengths. BCG Matrix secara grafik menggambarkan secara jelas melalui dua variabel. 1988). yaitu : posisi pangsa pasar dan rata-rata pertumbuhan industrinya (Lawrence R. Strategistrategi yang dimaksud adalah strategi generik (generic strategy) yang akan dijabarkan menjadi strategi utama/strategi induk (grand strategy). Kepemimpinan Biaya Menyeluruh (Overall Cost Leadership).Gluck.Jauch and William F. 2003). Perusahaan perlu menetapkan tujuan-tujuan bisnis dan merencanakan untuk mencapai tujuan-tujuan bisnis itu. Porter. Strategi induk ini selanjutnya dijabarkan menjadi strategi di tingkat fungsional perusahaan. disertai penyusunan suatu cara atau upaya bagaimana agar tujuan tersebut dapat dicapai (Husein Umar. opportunities. peluang apa yang dapat diambil dalam menjalankan kegiatan bisnis perusahaan serta hambatan-hambatan apa yang perlu kita atasi dalam mencapai sukses bisnis perusahaan. yang sering disebut strategi fungsional (Husein Umar. Dari analisis SWOT ini kita mendapatkan informasi faktual kondisi perusahaan yang kita jalankan.Gluck. dapat dilanjutkan dengan analisis menggunakan alat BCG Matrix (Boston Consulting Group). dan Fokus (Focus) (Husein Umar. buatlah pernyataan tujuan secara spesifik seperti mencapai tingkat penjualan sebesar sekian. 2003). dan tingkat pertumbuhan sebesa sekian (Vincent Gaspersz. Ekspansi (Expansion.2002).Di dalam menyusun rencana bisnis.Jauch and William F. Sedangkan menurut Michael R. tujuan merupakan sasaran bisnis. Untuk memposisikan perusahaan pada saat ini dan mengembangkannya unutk memproyeksikan bisnisnya di masa mendatang dari hasil analisis SWOT. persentase keuntungan sebesar sekian. dan Penciutan (retrenchement). Selain itu juga dikenal strategi perusahaan yang diklasifikasikan atas dasar tingkatan tugas. Posisi Pangsa Pasar Industri . selanjutnya strategi apa yang akan diterapkan untuk mengembangkan bisnis perusahaan kedepan (Lawrence R. yaitu strategi Stabilitas (Stability). Seberapa jauh kita mengetahui kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Setiap tujuan bisnis yang ditetapkan harus bersifat konkret dan dapat diukur. Wheelen dan Hunger menggunakan konsep dari General Electric. Strategi Strategi didefinisikan sebagai suatu proses penentuan rencana para pemimpin puncak yang berfokus pada tujuan jangka panjang organisasi. threats) dimaksudkan untuk membuat ringkasan kunci-kunci sukses bisnis. terdapat tiga strategi generik yaitu Strategi Diferensiasi (Differentiation).2003). weaknesses. Strategi perusahaan antara lain dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis perusahaan. yang menyatakan bahwa pada prinsipnya strategi generik dibagi atas tiga macam.

High High Star Rata-rata Pertumbuhan Industri II Medium Low Question Marks I Cash Cows III Dogs IV Low Penjelasan : Question Marks. backward integration. Struktur Organisasi . dan joint venture adalah strategistrategi yang dapat dipertimbangkan. market development. Kuadran IV. Kuadran III. Dogs. product development. Mempunyai pangsa pasar yang relative rendah dan bersaing dalam pasar industri yang pertumbuhannya tinggi. Kuadran I. horizontal integration. dan bersaing pada pasar industri yang pertumbuhannya lemah atau bahkan tidak ada pertumbuhan. Memiliki posisi pangsa pasar relatif rendah. Perusahaan memiliki long-run opportunities terbaik dalam hal pertumbuhan dan laba. Memiliki posisi pangsa pasar yang relative tinggi. dapat digunakan untuk perusahaan pada posisi ini. Kuadran II. atau product development atau menjual semuanya. Cash cows. Strategi Retrenchment. market penetration. tetapi mereka bersaing dalam pertumbuhan pasar industri yang lambat. Forward integration. market development. Perusahaan harus memutuskan untuk memperkuat dirinya dengan cara melaksanakan strategi intensif. Perusahaan memerlukan investasi untuk memperkuat posisi mereka yang dominan. yaitu strategi-strategi market penetration. Star. Produk development atau concentric diversification merupakan strategi yang dapat diimplementasikan.

The Support staff. kontral akan dilakukan melalui standarisasi. STUDI KASUS : PT. Jika middle line yang mengontrol. Jika konsisten dengan falsafah kontigensi. Jika para analis dalam technostructurer yang dominan. 5. ada konfigurasi tertentu yang digunakan. Para manajer yang menjadi penghubung operating core dengan strategi apex. 3. Manajer tingkat puncak. maka kontrol akan dilakukan melalui penyesuaian bersama (mutual adjustment) dan diperlukan struktur adhocracy. Struktur organisasi menetapkan bagaimana tugas akan dibagi. KWARSA HEXAGON . maka akan menemukan kelompok dari unit otonomi yang bekerja dalam sebuah struktur divisional. siapa melapor kepada siapa. maka kontrol di sentralisasi dan menerapkan struktur yang sederhana. Salah satu dari kelima bagian tersebut dapat mendominasi sebuah organisasi. Disamping itu. 4. bergantung pada bagian mana yang dikontrol. Sentralisasi yaitu memepertimbangkan dimana letak dari pusat pengambilan keputusan. Kompleksitas yaitu mempertimbangkan tingkat diferensiasi yang ada dalam organisasi. Jika kontrol berada di operating core. masing-masing adalah konfigurasi yang lebih disukai di bawah kondisi tertentu (Stephen P. The operating core. Formalisasi. maka keputusan akan di desentralisasi. yang memberi jasa pendukung tidak langsung kepada organisasi. The middle line. Mintzberg menyatakan bahwa setiap organisasi mempunyai lima bagian dasar. Sebuah struktur organisasi haruslah ditetapkan mempunyai tiga komponen yaitu : Kompleksitas. yang diberi tanggungjawab keseluruhan untuk organisasi itu. Para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi dari produk dan jasa. The technostructure. Jika support staff yang mengatur. Mintzberg mengemukakan bahwa terdapat lima buah desain konfigurasi tertentu. 2. dan dihasilkan sebuah struktur birokrasi mesin. 1990). Formalisasi yaitu menyangkut tingkat sejauhmana sebuah organisasi menyandarkan dirinya kepada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari para pegawainya. yaitu : 1.Didalam organisasi diperlukan adanya kebutuhan untuk mengkoordinasikan pola interaksi para anggota organisasi secara formal. Masing-masing desain konfigurasi struktur mempunyai kelebihan dan kekurangan. Jika strategi apex yang dominan. dan mekanisme koordinasi yang formal serta pola interaksi yang akan diikuti. dan masing-masing dihubungkan dengan dominasi oleh salah satu dari kelima bagian dasar tersebut. Robbins. The Strategi apex. Orang-orang yang mengisi unit staf. hal ini menciptakan struktur birokrasi profesional. Para analisis yang mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan bentuk standarisasi tertentu dalam organisasi. dan Sentraliasai.

saat ini bidang layanan bisnis yang ditawarkan oleh perusahaan adalah mengerjakan pekerjaan studi master plan. pengendalian banjir. Pengembangan Energi . Hingga saat ini. pada usia perusahaan mencapai 22 tahun. Pengembangan Sumberdaya Air Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi.JP KADIN : 20101 – 00059 Lingkup Layanan Sesuai dengan perkembangan kekuatan sumberdaya yang ada pada perusahaan.00577 Keanggotaan Inkindo : 798/P/69. perencanaan dan supervisi pada water resources engineering dibidang irigasi. Sejalan dengan bertambahnya pengalaman.Latar Belakang Perusahaan PT.288. dam. b. kelayakan.1. Kwarsa Hexagon telah berketetapan untuk tidak hanya menangani survey dan investigasi. kekuatan sumberdaya yang ada di dalam perusahaan dan kesempatan untuk turut berkarya dalam bisnis jasa enginering. perencanaan teknik dan supervisi konstruksi terhadap proyekproyek di 7 (tujuh ) bidang layanan yaitu : a.82. yang menurut literatur geologi teknik mempunyai kadar kekerasan yang paling tinggi. Berdasarkan pendiriannya. Legalitas Perusahaan Sebagai perusahaan swasta yang berbentuk Perseroaan Terbatas. dan mempunyai keunggulan kompetisi di bidangnya.216. pengelolaan sungai. kelayakan. Pada awal pendiriannya. baik master plan. perusahaan ini lebih memfokuskan kegiatan bisnisnya pada investigasi geologi teknik dan mekanika tanah. akan tetapi juga lingkup pekerjaan studi. serta infrastruktur yang terkait.424 SIUJK : 1023. legalitas perusahaan yang harus dimiliki telah dimiliki dengan data sebagai berikut : Akte Notaris : 01 tanggal 1 Juli 1982 TDR : 602.32/23.9. Hal ini mengandung suatu hikmah dan harapan bahwa Kwarsa Hexagon akan menjadi suatu perusahaan yang besar. Kwarsa Hexagon terus berupaya mengembangkan diri terhadap layanan bisnis yang ditekuni. perencanaan maupun supervisi proyek-proyek besar di Indonesia.91.Prog NPWP : 1. Kwarsa Hexagon adalah merupakan perusahaan konsultan enginering yang didirikan pada tahun 1982 di Bandung. pengembangan daerah rawa. pengelolaan daerah aliran sungai. nama Kwarsa Hexagon diambil dari nama jenis batuan/pasir yaitu pasir kwarsa berisi enam.178/K/Peny.

Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. perencanaan dan supervisi di bidang perencanaan dan pengembangan wilayah. Pemukiman dan Pengembangan Wilayah Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. Lokasi Perusahaan Untuk menjalankan kegiatan bisnisnya. soil improvement. PLTGU dan PLTU. Tujuan Perusahaan . RKL/RPL atau AMDAL. Sipil dan Manajemen Konstruksi Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. dengan memberikan layanan mutu secara prima dan cara yang bermartabat. dan tingkat asia adalah merupakan target expansi yang ditetapkan oleh manajmen perusahaan. dan land subsidence. d. Survey dan Investigasi Adalah melayani kegiatan-kegiatan survey topografi. infrastruktur air bersih. dan peningkatan program pemebrdayaan masyarakat. Sedangkan misi perusahaan ditetapkan adalah Konsultan Bermartabat Yang Mampu Dipercaya Mitranya.c. perencanaan dan supervisi di bidang jalan dan jembatan. Kwarsa Hexagon mempunyai kantor pusat di Jalan Rancabolang 36 Bandung. Visi dan Misi Sebagai upaya untuk implementasi program bisnisnya. serta sebagai salah satu konsultan yang telah ditunjuk oleh Menteri Kehutanan sebagai Lembaga Penilai Independen terhadap perusahaan pemegang Hutan Tanaman Industri. e. g. PLTU. perencanaan. Terdapat 2 hal pokok yang terkandung dalam visi tersebut adalah keteladanan dalam bidang enginering sebagai core bisnisnya. perusahaan telah menetapka visi perusahaan adalah Menjadi Konsultan Teladan di Asia. f. dan supervisi dibidang peningkatan produksi pangan. adit dan grouting. jalan tol. baik PLTA. dengan Kantor Cabang di Jakarta di jalan Raya Jatipadang No. 12 Jakarta Selatan. perkuatan lereng. Environmental Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi pengelolaan dan pemantauan lingkungan baik berupa UKL/UPL. land use management database. perencanaan dan supervisi pada pengembangan dan pembangkitan energi listrik. Maksud dari misi ini adalah merupakan komitmen perusahaan untuk menjamin dan memberikan kepuasan kepada kliennya. serta manajemen konstruksi dalam pembangunan infrastruktur. Pertanian. hidrologi dan investigasi geologi teknik. Perkebunan dan Kehutanan Adalah melayani kegiatan-kegiatan studi. seismic. Dalam bisnis ini kebanyakan melayani customer PLN sebagai lembaga yang mengelola energi listrik.

manajemen perusahaan telah menetapkan tujuan perusahaan adalah Mendapatkan Laba Bisnis Semaksimal Mungkin. Opportunity/Peluang • Peraturan Pemerintah melalui Menteri Keuangan bersama dengan Bappenas tentang standar Billing Rate International Competitive Bidding. • Kondisi keuangan perusahaan pada tahun terakhir menunjukkan sebagai berikut : Rasio Likuiditas 129. Tepsco. Artinya bahwa laba atau dengan bahasa lain saldo proyek akan menjadi tolok ukur keberhasilan manajemen dalam pengelolaan proyek. dan perusahaanperusahaan swasta. Pertanian. Disamping itu terdapat 147 orang karyawan dengan basis kontrak proyek. PCI.56% dan Perputaran Total Harta 7. Guna Meningkatkan Kesejahteraan Stakeholder Perusahaan. • Ketersediaan peralatan dan fasilitas kerja. Perubahan-perubahan tersebut bisa menjadikan sebagai kekuatan ataupun juga kelemahan dalam mencapai rencana strategis perusahaan. baik hardware atau software. • Sistem informasi dan Minning data. 7 orang Manajer. 52 orang teknisi dan 12 orang tenaga pendukung. PT. • Selisih kurs. SWOT Analisis Setelah menjalankan bisnisnya sejak 1982.56%. Perputaran Modal 23. Analisis SWOT dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan. J. Rasio Solvabilitas 146. . Departemen Kimpraswil. Collence. Black&Veatch.05%. Indonesia Power. khususnya di PLN. dsb. PT.Sebagai pedoman dalam implementasi bisnisnya. • Jaringan kerjasama dengan konsultan asing yang beroperasi di Indonesia. Montgomery Wotson. DHV. • Kemampuan berbahasa Internasional rata-rata tenaga ahli Indonesia masih perlu ditingkatkan. Saat ini terdapat 90 permanen staff yang terdiri dari 3 orang Direksi. Newjec. Jasa Marga. • Belum luasnya jaringan marketing di luar negeri. • Jaringan marketing di dalam negeri. kelemahan. dan ini akan dipergunakan untuk kesejahteraan para pihak yang berperan dalam perusahaan secara proporsional. telah banyak terjadi perubahan dalam lingkungan internal perusahaan guna menyesuaikan dengan kebutuhan dalam penyelesaian proyek.12%. Weakness/Kelemahan • Etos dan budaya kerja. peluang dan ancaman yang ada pada perusahaan.Power. dengan hasil analisis sebagai berikut : Strength/Kekuatan • Experience dibidang enginering cukup banyak dan komprehensif • Ketersediaan dan keahlian para engineer/Tenaga ahli baik yang berasal dari permanen staff atau melalui jaringan kerjasama dengan institusi lain. yang masih perlu ditingkatkan effektivitasnya. Lavallin. Profitabilitas 8. antara US Dollar dengan Rupiah.48%. yang terdiri dari 83 tenaga ahli teknik. diantaranya Nippon Koei. Kehutanan. 28 orang Tenaga ahli teknik dan 52 orang tenaga pendukung.

Potensi ancaman yang timbul. Kwarsa Hexagon mempunyai kekuatan sumberdaya yang tinggi. diyakini dapat diatasi dengan cara meningkatkan performance dan kompetensi sumberdaya manusia yang ada serta upaya untuk selalu meningkatkan good government di lingkungan internal maupun external. masuk dalam Star Category.Kebijakan Pemerintah melalui masing-masing Departemen dalam rangka meningkatkan fungsi dan layanan kepada masyarakat misalnya. JBIC. juga harus bisa menciptakan strategi untuk menghadapi ancaman yang ada di lingkungan external. diyakini dapat diatasi dengan meningkatkan program peningkatan kompetensi tenaga ahli. Strategi 1. misalnya World Bank. baik terhadap knowledge. • Kebijakan Funding agencies. peluang dan ancaman tersebut di atas. sehingga investor asing masih bersikap wait and see. jangka menengah dan jangka panjang. Begitu juga dipandang dari sudut pandang kekuatan. yaitu jangka pendek. Threat/Ancaman • Banyak pesaing dari konsultan asing masuk akibat kebijakan globalisasi. dipandang perlu untuk menetapkan strategi generic ini dalam tiga sasaran. PT. Komitmen Departemen Pertanian untuk meningkatkan swasembada produksi beras. berupa keteladanan dalam menyediakan layanan. Komitmen Departemen Kimpraswil untuk meningkatkan pembangunan sarana/prasaran dan infrastruktur pemerintah dsb-nya. Generik Sesuai dengan semangat visi dan misi perusahaan didukung dengan hasil assessment kondisi environment perusahaan yang dikaji dalam sub bab sebelumnya. Berpijak pada masalah-masalah tersebut. maupun attitudenya. dipandang layak untuk menerapkan strategi expansi sebagaimana dimaksud oleh Wheelen dan Hunger. Kelemahan yang diidentifikasi. Selain harus menyelesaikan faktor-faktor kelemahan yang ada di internal perusahaan. dan ini memerlukan dukungan financial yang cukup tinggi. Sangat didasari bahwa untuk melaksanakan strategy expansi ini bagi perusahaan swasta tidaklah mudah. dan IDB • Kondisi sumberdaya alam Indonesia. tentang peran sertanya dalam pembangunan Indonesia. dengan mengembangkan wilayah layanan dari dalam negeri ke tingkat Asia. Berdasarkan pada beberapa pertimbangan yang masuk dalam kategori kekuatan. kelemahan. Sehingga dengan demikian berdasarkan Boston Consulting Group. komitmen PLN untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera di tahun 2005 dan mencegah terjadinya krisis di Jawa-Bali 2015. yang tidak didasarkan penilaian yang objektif. • Banyaknya “konsultan jalanan” sebagai penyedia jasa pemenangan tender • Kondisi Keamanan Indonesia yang belum pulih benar. Expansi yang dimaksud adalah dengan mempertahankan ke”unik”an. Komitmen Departemen Kehutanan untuk melestarikan dan mengelola konservasi hutan. Strategi jangka pendek adalah strategi untuk mencapai sasaran awal yang • . maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa kondisi environment PT. ADB. skill. dengan menggunakan BCG matrix. • Masih banyaknya praktek KKN dalam pemenangan pelelangan. Kwarsa Hexagon mempunyai peluang potensi pasar yang relative tinggi.

untuk mengarahkan beberapa bidang fungsi dalam perusahaan sehingga masing-masing mendukung dan mempunyai hubungan yang spesifik dengan visi dan misi perusahaan. yang memiliki sumberdaya alam dan budaya yang sejenis dengan Indonesia. Jangka Panjang Sebagai sasaran jangka panjang sesuai dengan visi yang ditetapkan oleh perusahaan adalah untuk turut berkiprah dalam bisnis penyedia jasa di tingkat Asia. A. misalnya Malaysia. Negar-negar Asia Selatan dan Timur Tengah adalah merupakan pasar potensial untuk investasi ini. Strategi jangka menengah. ditargetkan tercapai dalam jangka waktu 5 tahun. maka ditetapkan dalam jangka menengah adalah untuk mendapatkan kontrak proyek Negar-negar Asia Tenggara. Departemen potensial yang perlu bisa dijadikan target market adalah . yang ditargetkan dapat tercapai dalam jangka waktu 10 tahun. Fungsional Strategi fungsional dibuat untuk mendukung langkah-langkah yang sifatnya operasional. Sehingga dengan demikian maka ditetapkan dalam strategi jangka pendek ini 2 sasaran pokok adalah pertama mampu menyerap budget konsultasi yang dianggarkan oleh pemerintah pada setiap tahunnya 6% atau sekitar 70 milyar. B. Pemasaran . Strategi fungsional ini akan menjadi penuntun dalam melakukan berbagai aktivitas sehingga konsistensi dalam pencapaian tujuan serta visi dan misi perusahaan. bendungan dan lain sebagainya. Potensi yang paling memungkinkan untuk pencapaian target ini adalah di Negarnegara berkembang. Strategi ini ditargetkan tercapai dalam periode 3 tahun.mendukung pencapaian pangsa pasar Asia. dan Vietnam. Jangka Pendek Terdapat 2 pertimbangan yang dipakai untuk menetapkan strategi jangka pendek ini adalah pertama bahwa untuk mencapai go internasional pasar nasional perlu dikembangkan terlebih dahulu guna meningkatkan kepercayaan klien dalam produk jasa. kedua bahwa sumberdaya internal perlu diperkuat sehingga mempunyai daya saing yang lebih tinggi. dapat diciptakan investasi-investasi baru dalam pembangunan infrastruktur. Peluang yang dapat dipantau saat ini yang memungkinkan adalah dengan bekerjasama dengan Negaranegara Asia Timur sebagai partner investor. perumahan. minimal mendapatkan kontrak di Negara di Asia Tenggara. ditetapkan strategi fungsional masing-masing fungsi di perusahaan adalah sebagai berikut . baik berupa sarana jalan tol. C. Philipina. Jangka Menengah Sebagai target antara untuk menuju tercapainya target pasar Asia. Sedangkan strategi jangka panjang adalah untuk mencapai target pangsa pasar Asia. Disamping itu ditargetkan pula untuk meningkatkan kemampuan manajerial para manajer proyek sehingga bisa diakui di tingkat Nasional dan Internasional. A. Untuk mendukung pencapaian strategi utama sebagaimana dibahas dalam strategi generic tersebut. pembangkit listrik.Melakukan penetrasi dan expansi pasar dalam negeri sehingga semakin luas dan efektif. 2.

Pertanian. atau funding agencies.Meningkatkan kompetensi tenaga ahli/expert ke jenjang yang lebih tinggi .Menyiapkan Sistem Informasi dan Minning Data . Struktur organisasi ini bercirikan mempunyai spesialisasi yang tinggi. melalui internet. .Menurunkan tingkat umur piutang dalam rangka menjamin kelancaran cash flow perusahaan Struktur Organisasi Dalam rangka menjalankan strategi bisnis sebagaimana dijelaskan dalam sub bab terdahulu. Namun dalam target pengembangan perusahaan secara jangka pendek sampai dengan jangka panjang.Menyiapkan jaringan intelegent atau sumber informasi market di luar negeri.Melakukan pengkajian.Ikut berperan aktif dalam organisasi-organisasi profesi. standar operation procedure enginering yang up to date . . diterapkan struktur organisasi birokrasi profesional.Menjalin kerjasama partnership dengan investor atau konsultan/kontraktor di dalam maupun luar negeri. Pengembangan SDM . . khususnya dalam meningkatkan program kerjasama dengan organisasi profesi di luar negeri. dilakukan dengan system adhocracy yaitu ditunjuk seorang manajer proyek yang bertanggungjawab secara penuh dan mempunyai kewenangan untuk menyusun team sesuai dengan kebutuhan proyek. PLN. .Meningkatkan teknologi peralatan.Menjamin kecukupan modal kerja perusahaan . yang masih dalam portaple . Maksudnya bahwa dalam pengelolaan proyek. lingkungan yang komplek dan stabil sertasentralistik. B. Pertamina.Menyiapkan Sistem Manajemen Proyek yang efektif dan efisien .Mencari sumber modal baru melalui penjualan saham perusahaan. penelitian dan menyiapkan proposal proyek. Indonesia Power dan sebaginya.Meningkatkan komitmen karyawan melalui peningkatan kesejahteraan karyawan dengan merit system . Enginering .Memperkuat dan memperluas Human Resources Networking dan kerjasama dengan institusi terkait. Kehutanan. Keuangan .Kimpraswil. yang marketable C.Melaksanakan training peningkatan skill terhadap tenaga ahli dan teknisi D. Kesehatan. baik dalam maupun luar negeri . manajemen perusahaan telah memilih dan menetapkan struktur organisasi perpaduan antara birokrasi profesional dengan adhocracy. formalitas yang rendah.

Australia. Penerbit Arcan. Henry Sitanggang. Glueck. and Applications (alih bahasa oleh Jusuf Udayana. PT. Jakarta. Anatomy of a Business Plan. Strategic Management in Action. 1988. Gramedia. Design. Pedoman Penyusunan Rencana Bisnis. Gramedia. Business Plan. Teknik Membuat Perencanaan Bisnis dan Analisis Kasus PT. Organization Theory: Structure. The Key to Success. Ec.Sc dan AR. Jakarta 2003 Husein Umar. Teori Organisasi: Struktur. 2002 . Lic. SH. Penerbit Erlangga) Linda Pinson. 1995. Strategic Management and Business Policy (Terjemahan : Drs. and Clarke Geoff. 1990. Jauch and william F. 2003 Stephen P.DAFTAR PUSTAKA Coulthard Max. dan Aplikasi. Freddy Rangkuti. Business Planning. 2003 Lawrence R. Desain. M. 1994 Vincent Gasperz. Howel Adrea. Robins.. Jakarta. Canary.. Jakarta. Murad. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.