ENTROPI

PERUBAHAN ENTROPI GAS IDEAL Untuk satu mol atau unit massa suatu fluida yang mengalami proses reversibel dalam sistem tertutup, persamaan untuk hukum pertama termodinamika menjadi: [35] Diferensiasi dari persamaan untuk entalpi, H=U+PV akan menghasilkan: [36] Dengan mensubtitusikan persamaan dU akan menghasilkan persamaan: [37] Atau [38] Untuk gas ideal, akan diperoleh persamaan: [39] Jika persamaa 33 disubtitusikan ke persamaan diatas, maka akan diperoleh: [40] Dimana S adalah entropi molar gas ideal. Integrasi dari kondisi awal To dan Po ke kondisi akhir T dan P akan menghasilkan: ∫ [41] dT dan V=RT/P. Dengan subtitusi dan pembagian dengan T,

Contoh 1. Suatu vesel bervolume 0,06 m3 berisi gas ideal dengan Cv=(5/2)R, berada pada suhu 500K dan tekanan 1 bar. a. Jika panas sebesar 15.000 J ditransfer ke gas tersebut, tentukan perubahan entropinya b. Jika vesel tersebut dipasangi dengan pengaduk yang diputar oleh sebuah poros sehingga kerja sebesar 15.000 J diberikan kepada gas tersebut, berapa

2 bar. T1 =300 K. Cp/R = 7/2 c.2 bar. maka ( ) . Persamaan perubahan entropi dengan menggunakan asumsi panas spesifik konstan adalah sebagai berikut: atau Perbedaan hasil perhitungan perubahan entropi menggunakan asumsi panas spesifik konstan dengan perhitungan menggunakan panas spesifik tidak konstan biasanya tidak signifikan untuk range temperatur yang tidak lebih dari beberapa ratus derajat. 2. P2 = 1. Berapa pula entropi totalnya. T2 =450 K. T1 =500 K. P2 = 6 bar. P1 = 1. Suatu gas ideal dengan kapasitas panas konstan mengalami perubahan dari kondisi T1 dan P1 ke kondisi T1 dan P1. P2 = 1. T1 =300 K.avg .perubahan entropi gas tersebut jika prosesnya adiabatis. Tentukan perubahan entalpi dan entropi untuk kasuskasus berikut: a. T2 =300 K. P1 = 1.2 bar. Tentukan perubahan entropi menggunakan panas spesifik rata-rata Jawab Tavg = 370C. Cp/R = 7/2 e. T1 =450 K. Cp/R = 7/2 Seringkali guna menyederhanakan perhitungan perubahan entropi gas ideal. T2 =300 K. Dengan menggunakan data-data pada tabel A-2b. Nilai C v. P1 = 6 bar. T2 =300 K.avg dan Ru dapat dilihat pada Tabel A-2b (Chengel and Boles) Contoh Udara dikompresi dari keadaan awal 100 kPa dan suhu 170C ke keadaan akhir 600 kPa dan 570C. P1 = 10 bar. T1 =400 K. Cp/R = 7/2 d.2 bar. Cp/R = 7/2 b. Cp. P2 = 6 bar. T2 =500 K. P1 = 6 bar. P2 = 2 bar. diambil asumsi bahwa kapasitas panas spesifik gas dianggap konstan.

Dan juga ΔStotal akan semakin kecil saat perbedaan TH .7 kg of carbon dioxide at 100 kPa. Assume constant specific heats. Determine the entropy change of helium during this process.8 m3/kg and 25°C to a final state of 0. Sejumlah panas Q dipindahkan dari reservoir bersuhu tinggi ke reservoir bersuhu rendah. Perubahan entropi reservoir yang bersuhu TH dan TC adalah: dan [42] Dua perubahan entropi ini ditambahkan untuk mendapatkan perubahan entropi total: ( ) [43] Karena TH > TC. Ketika TH hanya .Latihan soal 7–66 Oxygen gas is compressed in a piston–cylinder device from an initial state of 0. Determine the entropy change of carbon dioxide during this process.TC semakin kecil.1 m3/kg and 287°C. perubahan entropi total dari proses irreversibel akan selalu posiitf. Determine the entropy change of the oxygen during this process. PERSAMAAN MATEMATIS HUKUM TERMODINAMIKA II Bila ada dua reservoir panas. Now paddle-wheel work is done on the system until the pressure in the tank rises to 150 kPa.5-m3 insulated rigid tank contains 2. Assume constant specific heats 7–71E A mass of 15 lbm of helium undergoes a process from an initial state of 50 ft 3/lbm and 80°F to a final state of 10 ft3/lbm and 200°F. 7–67 A 1. dengan suhu reservoir pertama TH dan suhu reservoir kedua TC.

QC.5)(t-25)=0 T= 46. Perubahan entropi pada minyak ∫ c. berapa perubahan entropi a. Baja Minyak dan Total Penyelesaian: Temperatur akhir dari minyak dan baja dapat ditentukan dari persamaan kesetimbangan energi.33 kJ. Perubahan entropi total ΔStotal=-16. c.K-1 =26.sedikit lebih besar dari TC.K-1 Latihan Smith van Ness edisi 3.13 kJ.K-1 =-16. (40)(0. kerja dinyatakan dengan persamaan W= QH . Jika tidak ada panas yang hilang. Untuk heat engine yang mengambil panas QH dari reservoir panas bersuhu TH dan membuang panas QC dari reservoir panas pada suhu TC.33+26. problem 5. Perubahan entropi pada baja ∫ b. maka proses perpindahan panasnya adalah reversibel dan ΔStotal akan mendekati nol.5 kL kg-1K-1) pada temperatur 4500C di quenching dalam 150 kg minyak (CP=2.80 kJ. b. Eliminasi dan subtitusi dengan persamaan akan menghasilkan persamaan berikut: ( ) [44] Contoh Soal 40 kg baja (CP=0.52 0C a.5 kL kg-1K-1) bersuhu 250C.13 =9.4 .5)(t-450)+ (150)(2.

Nilai-nilai batas tersebut ikut dipertimbangkan dengan menuliskan baik neraca entropi untuk sistem maupun lingkungan dan dengan menyertakan generasi entropi untuk proses irreversibel. Untuk proses reversibel ΔStotal=0. Namun demikian ada perbedaan yang penting yakni “entropi tidak dapat disimpan”. Sehingga [46] Oleh karena itu persamaan 45 dapat dinyatakan sebagai berikut: ̇ ∑ ̇ ̇ [47] .j dimana tanda subscript σ. keluar atau mengalir dengan volume yang terkontrol. Hukum termodinamika kedua menyatakan bahwa perubahan entropi total yang diasosiasikan dengan semua proses harus bernilai positif.KESETIMBANGAN ENTROPI UNTUK SISTEM TERBUKA Seperti halnya dengan kesetimbangan energi yang dapat ditulis untuk proses dimana fluida masuk. maka demikian juga halnya dengan kesetimbangan entropi. diekspresikan dalam bentuk laju adalah: ( ) ( )+( ) ( ) Persamaan neraca entropinya adalah: ̇ ̇ [45] Laju panas yang ditransfer oleh suatu permukaan diasosiasikan dengan Tσ. Jika prosesnya irreversibel maka ketiga term diatas dijumlahkan. dengan nilai batas nol untuk proses reversibel.j mewakili suhu lingkungan sekitar. Sehingga laju perubahan entropi lingkungan sebagai akibat dari transfer panas udara sekitar menjadi term ketiga pada persamaan 45 dinyatakan sebagai ∑ ̇ ̇ ⁄ . Pernyataan neraca entropi.

maka persamaan diatas menjadi: ∑ ̇ ̇ [49] Semua term dalam persamaan 49 berdasarkan suatu jumlah fluida yang mengalir melalui sistem volume terkontrol.30 pada buku Smith Van Ness. Penyelesaian Dengan menggunakan persamaan 2. Skema yang merepresentasikan proses tersebut tersaji pada gambar dibawah. Contoh soal Dalam suatu proses alir tunak. 1 mol s-1 udara bersuhu 600 K dan 1 atm secara terus menerus dicampur dengan 2 mol s-1 udara bersuhu 450 K dan 1 atm. dengan ̇ yang sama untuk kedua arus aliran. dengan mengganti ̇ dengan ̇ . lingkungan sekitar bersuhu 300 K dan bahwa perubahan energi kinetik dan potensial diabaikan. Tentukan laju perpindahan panas dan laju generasi entropi untuk proses diatas. Aliran produk bersuhu 400 K dan 1 atm. Asumsikan bahwa udara adalah gas ideal dengan Cp=(7/2)R. Persamaan 47 menjadi: ̇ [48] Jika dalam sistem hanya ada satu aliran masuk dan satu aliran keluar.Untuk proses alir tunak. sehingga ̇ ∑ ̇ =0. massa dan entropi fluida dalam sistem volume terkontrol adalah konstan.

30. dengan mengganti ̇ dengan ̇ . Dalam proses yang menghasilkan kerja.7 Js-1 Dengan persamaan 48. Smith Van Ness) akan menghasilkan: ⌊ ⌊ Kerja shaft ̇⌋ ̇⌋ ̇ ̇ ̇ ̇ [2. ̇ ̇ ̇ ( ) ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ KERJA IDEAL Dalam semua proses alir tunak yang memerlukan kerja. Jika ideal.729. generasi entropi adalah nol dan persamaan 48 untuk suhu lingkungan Tσ menjadi: ̇ ̇ atau ̇ ̇ [50] Subtitusi dengan persamaan neraca energi (persamaan 2.̇ ̇ ̇ ̇ ̇ ̇ [ ̇ ̇ ̇ ] =(7/2)(8. dengan kerja ideal. ada sejumlah kerja maksimal yang dapat dihasilkan dari proses perubahan keadaan fluida yang mengalir dalam sistem volume terkontrol.30] [51] ̇ (rev) dinamai ̇ (rev) merupakan kerja dari proses reversibel. Untuk proses tersebut. ada sejumlah kerja minimum yang harus dipenuhi guna mencapai perubahan keadaan bagi fluida yang mengalir dalam sistem volume terkontrol. Nilai batas tersebut dapat dicapai dengan menganggap suatu proses berjalan secara reversibel. ̇ ̇ ⌊ maka persamaan 51 dapat ditulis menjadi: ̇⌋ ̇ [52] .314)[1(400-600)+(2)(400-450]=-8.

Dalam hal ini efisiensi thermodinamika ̇ ̇ didefinisikan sebagai rasio kerja ideal dan kerja aktual: [56] ̇ bernilai negatif. Sehingga dengan definisi diatas.30 dan kerja ideal dinyatakan oleh persamaan 52. Ketika nilai ̇ bernilai positif. Sehingga [54] [55] Kerja aktual dapat dibandingkan dengan kerja ideal. ini merupakan kerja maksimum yang dapat ̇ . . energi kinetik dan potensial diabaikan. sehingga persamaan 52 menjadi. Dalam hal ini efisiensi thermodinamika Ketika nilai dihasilkan dari proses perubahan keadaan fluida yang mengalir dalam sistem volume terkontrol dan nilainya lebih besar dari ̇ ̇ didefinisikan sebagai rasio kerja aktual dan kerja ideal: [57] KERJA YANG HILANG (WLOSS) Kerja yang dibuang sebagai hasil dari irreversibilitas suatu proses disebut kerja yang hilang atau loss work (WLOSS) dan didefinisikan sebagai perbedaan antara kerja aktual dan kerja ideal.Dalam hampir semua proses kimia. persamaan diatas dapat diekspresikan sebagai laju atau dengan membagi dengan ̇ ̇ ̇ dalam basis sejumlah unit fluida yang mengalir melalui sistem volume terkontrol. ̇ ⌊ ̇⌋ ̇ [53] Untuk kasus dengan aliran tunggal. WLOSS dinyatakan sebagai: [58] Dan dalam bentuk laju ̇ ̇ ̇ [59] Kerja aktual dinyatakan oleh persamaan 2. ini merupakan kerja minimum yang harus dipenuhi guna mencapai perubahan keadaan bagi fluida yang mengalir dalam sistem volume terkontrol dan nilainya lebih kecil dari ̇ .

Dua tipe HE tersebut diilustrasikan pada gambar berikut. persamaan 48 menjadi: [61] . maka akan diperoleh persamaan: Untuk kasus temperatur lingkungan tunggal ̇ ̇ ̇ Jika dikalikan dengan ̇ ̇ ̇ [62] Sisi kanan persamaan 60 dan 62 adalah identik sehingga ̇ ̇ [63] ̇ ̇ ̇ Untuk kasus aliran tunggal yang mengalir dalam sistem volume terkontrol: ̇ [64] [65] ̇ ̇ [66] [67] Persamaan 65 dan 67 dikombinasikan untuk mendapatkan [68] Contoh soal Dua tipe utama HE dicirikan oleh pola alirnya: cocurrent dan countercurrent.30] [52] di persamaan 59 Dengan mensubtitusikan persamaan diatas untuk akan menghasilkan persamaan: ̇ ̇ ̇ [60] . .⌊ ̇ ⌊ ̇⌋ ̇ ̇⌋ ̇ ̇ ̇ ̇ [2.

1=300 K. mengalir dari kiri ke kanan menuju ke arus dingin yang mengalir dengan arah yang sama. Dalam aliran countercurrent.1=400 K. arus dingin. sebagaimana diindikasikan oleh anak panah. untuk kedua kasus dengan Laju perubahan entropi total dari arus aliran adalah: ̇ ̇ Dengan menggunakan persamaan 41( tekanan diabaikan. TC. maka ̇ ̇ [C] .30: ̇ ̇ atau ̇ ̇ ∫ ). maka: ̇ ̇ ̇ ̇ [B] Dan dengan persamaan 60. Asumsikan perubahan energi kinetik dan potensial diabaikan. mengalir dari kiri ke kanan. menerima panas dari arus panas yang mengalir dengan arah yang berlawanan. panas ditransfer dari aliran panas.Dalam aliran cocurrent. Demikian juga Ws=o. dan asumsi bahwa kedua arus adalah gas ideal dengan Cp = (7/2)R. dan ̇ =1 mol s-1 Dan perbedaan temperatur minimum dari aliran arus adalah 10 K. sehingga persamaan 2. dengan asumsi tidak ada panas yang ditransfer ke lingkungan. Bila TH.2=350 K. TH. dengan asumsi perubahan ̇ [A] =300K. Hitung mengambil asumsi bahwa Penyelesaian Persamaan berikut dapat diaplikasikan untuk kedua kasus.

Aliran cocurrent. Aliran cocurrent. Suhu awalnya 00C. Tentukan berapa perubahan entropi totalnya c. Hitung perubahan entropi molar kedua aliran gas untuk aliran paralel dan countercurrent b. Jelaskan bagaimana cara seharusnya air dipanaskan hingga suhunya mencapai 1000C sehingga perubahan entropi totalnya sama dengan nol Gas ideal dengan Cp=(7/2)R dipanaskan dalam HE dari suhu 700C hingga mencapai 1900C oleh aliran gas ideal yang lain yang masuk pada suhu 3200C. dengan persamaan A. reservoir panas dan berapa perubahan entropi totalnya b.Kasus 1. dengan persamaan A. Laju alir kedua arus adalah sama dan panas yang hilang diabaikan a. B dan C ̇ ̇ ̇ ̇ ( ) Soal latihan (Smith van Ness) 3. dan kemudian dipanaskan hingga suhunya mencapai 1000C dengan cara mengkontakkan air tersebut dengan reservoir panas bersuhu 1000C. B dan C ̇ ̇ ̇ ̇ ( ) Kasus 1. . Untuk 1 kg air a. Tentukan berapa perubahan entropi air. Suhu awalnya 00C. dipanaskan hingga suhunya mencapai 500C dengan cara mengkontakkan air tersebut dengan reservoir panas bersuhu 500C. Berapa perubahan entropi total untuk kedua kasus 4. dipanaskan hingga suhunya mencapai 1000C dengan cara mengkontakkan air tersebut dengan reservoir panas bersuhu 1000C.

Untuk refrigerant 134a.c. entropi suatu senyawa dapat ditabulasikan dalam suatu tabel atau grafik (Gambar 14) . Ulangi pertanyaan a dan b untuk aliran countercurrent jika arus pemanas masuk pada suhu 2000C PERUBAHAN ENTROPI SENYAWA MURNI Entropi merupakan suatu properti termodinamika. nilai nol diambil pada cair jenuh dengan suhu -400C. sehingga nilai dari entropi adalah tertentu untuk keadaan sistem yang tertentu. Diagram T-s suatu senyawa murni Nilai entropi pada suatu keadaan dapat ditentukan seperti halnya properti termodinamika yang lain. Dalam steam tabel. Dalam daerah cair (compressed liquid) dan uap superpanas (superheated vapor).010C diambil sebagai nilai entropi nol. Nilai entropi menjadi negatif pada suhu dibawah nilai referensinya. entropi cair jenuh sf pada suhu 0. Dengan menggunakan suatu keadaan sebagai referensi atau standar. nilai entropi ditentukan dengan persamaan: [69] . nilainya dapat ditentukan langsung dari tabel maupun grafik. Dalam daerah campuran. Gambar 14.

T1=200C. Penyelesaian Keadaan 1. s1=1. Refrigerant tersebut selanjutnya didinginkan hingga tekanannya turun hingga 100 kPa. and 2200 kJ of energy is transferred to the steam. 7–38 An insulated piston–cylinder device contains 5 L of saturated liquid water at a constant pressure of 150 kPa.859 Sehingga = 0. Suhu awalnya adalah 200C dan tekanan awal 140 kPa.16544 m3/kg Keadaan 2.07188 + (0. Tentukan perubahan entropi selama proses. . Oleh karena itu kita harus menentukan kualitas.K.859) (0. P2=100 kPa. Determine the entropy change of the water during this process.8278 kJ/kg. =0.K)=-1.173 kJ/kg. The refrigerant is now cooled at constant pressure until it exists as a liquid at 50°F.19254 m3/kg Mengingat vf< v2 < vg maka dapat disimpulkan bahwa refrigeran berada pada kondisi campuran uap cair. v1= v2.8278 kJ/kg. Determine the entropy change of the refrigerant during this process.Dimana x adalah kualitas dan nilai dapat dibaca dari tabel.87995) = 0. Perubahan entropi suatu senyawa dengan massa tertentu dalam sistem tertutup dihitung menggunakan persamaan: [70] Contoh soal Suatu tangki berisi 5 kg refrigeran 134a.K Latihan soal Kerjakan latihan soal dari buku Thermodynamic An Engineering Approach: Problems 7.0624 kJ/kg.0624 kJ/kg.61 7–37E A piston–cylinder device contains 2 lbm of refriger-ant-134a at 120 psia and 100°F. x. terlebih dahulu. 7.0007259 m3/kg vg=0.37. An electric resistance heater inside the cylinder is now turned on. vf=0.K Perubahan entropi refrigeran selama proses adalah: = (5 kg) (0.K-1. v1=0.53 dan 7. P1=140 kPa.

7–53 A 50-kg copper block initially at 80°C is dropped into an insulated tank that contains 120 L of water at 25°C.45 kJ/kg.° C. determine the total entropy change during this process.386 kJ/ kg. The specific heat of water at 25 ° C is cp= 4.18 kJ/ kg. The refrigerant is now cooled at constant pressure until it exist as a liquid at 200C. Assuming the water that vaporizes during the process con-denses back in the tank. Determine the entropy change of the refrigerant during this process. The density and specific heat of water at 25 ° C are ρ = 997 kg/m3 and cp = 4. .° C (Table A-3) 7–54 A 25-kg iron block initially at 350°C is quenched in an insulated tank that contains 100 kg of water at 18°C. The specific heat of iron at room temperature is cp = 0.8 Mpa and 500C. The specific heat of copper at 27 ° C is cp = 0.° C. Deter-mine the final equilibrium temperature and the total entropy change for this process.18 kJ/ kg.° C (Table A-3) 7-46 A piston cylinder device contains 1 kg of refrigerant 134-a at 0.