IPA SMK KELAS XA By: Ir.

Purwo Sutanto Pembelajaran 1 ILMU PENGETAHUAN DAN METODE ILMIAH
Standar Kompetensi : Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan Kompetensi Dasar : Mengidentifikasi obyek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik

Tujuan Pembelajaran: 1. Setelah mempelajari materi ini siswa diharapkan dapat menjelaskan pengertian pengetahuan, ilmu pengetahuan dan penelitian dengan benar. 2. Setelah mempelajari materi ini siswa diharapkan dapat menjelaskan langkah-langkah metode ilmiah dengan benar. 3. Setelah mempelajari materi ini siswa diharapkan dapat menjelaskan memberikan contoh langkah-langkah metode ilmiah dengan benar. A. Pengetahuan dan Ilmu Pengetahuan Peristiwa alam merupakan peristiwa yang berulang setiap waktu. Dengan keteraturan itu manusia mulai memperhatikan gejala alam, melakukan pencatatan secara sistematis tentang apa yang telah terjadi, mengumpulkan catatan-catatan tentang gejala dan kejadian, mengelompokkan berbagai catatan tersebut ke dalam gejala yang sejenis, membedakan dan menghubungkan berbagai catatan peristiwa dan kejadian. Kemudian membuat kesimpulan yang hasilnya berupa ilmu pengetahuan. Pengetahuan (knowledge) adalah sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman, berdasarkan serapan panca indera, dan diolah oleh akal budi secara spontan. Dapat juga dikatakan bahwa pengetahuan adalah segala sesuatu yang dilihat, didengar, dirasa, dicium, diraba dan hadir dalam kesadaran kita. Jadi pengetahuan bersifat spontan, dan subyektif. Kemampuan ini merupakan milik setiap manusia sejak lahir. Pengetahuan senantiasa melibatkan adanya subyek yang mengetahui, dan obyek yang diketahui hal ikhwalnya. Selain itu pengetahuan juga berkait erat dengan kebenaran, yaitu kesesuaian antara pengetahuan yang ada pada subyek dan realitas yang ada pada obyek. Karena itu bila terjadi ketidaksesuaian antara apa yang diketahui dengan realitas obyeknya, maka dikatakan terjadi ketidakbenaran (kesalahan). Ilmu pengetahuan merupakan terjemahan dari kata sains, yang berasal dari kata scientia (bahasa Yunani). Dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan, pengertian scientia ini dianggap terlalu luas cakupannya, karena mencakup semua ilmu pengetahuan yang ada. Ilmu dapat didefinisikan sebagai hasil proses penyelidikan yang berdisiplin. Ilmu Pengetahuan ialah pengetahuan yang telah diolah kembali dan disusun secara metodis, sistematis dan koheren. Sejalan dengan problema yang dihadapi manusia dan sesuai dengan karakteristik ilmu pengetahuan yang berkembang sampai saat ini, maka sains diartikan sebagai ilmu pengetahuan alam atau IPA. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) lahir dari olah karya budi manusia, yakni setelah manusia memanfaatkan kemampuan indera dan akal pikirannya. Olah karya budi merupakan aktivitas berpikir, bersikap dan pengembangan keterampilan. Aktivitas berpikir bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang benar. Lewat keterampilan menggunakan alat ukur, baik peralatan ukur yang canggih maupun tidak; manusia dapat memanfaatkan alat inderanya untuk mengoptimalkan kesadaran berpikir dalam mengamati, mengalami, menyelidiki gejala benda dan gejala kejadian. Seterusnya dengan menggunakan kemampuan olah pikir yang dimilikinya, yakni dengan melakukan penggabungan antara hasil pengamatan indera dan penalarannya akan didapat pengetahuan 1

nilai-nilai. 2 . Misalnya pengetahuan orang tentang manfaat larutan tepung kanji untuk mengobati gejala maag atau iritasi lambung. artinya antara metode ilmiah dan sikap ilmiah tidak dapat dipisahkan satu sama lain. menyimpulkan. rendah hati. Pengetahuan ini selanjutnya dapat dibuktikan kebenarannya dengan di teliti dan diuji di laboratorium. Pengetahuan non-ilmiah adalah hasil serapan indera atau instuisi terhadap pengalaman hidup sehari-hari yang tidak perlu dan tidak mungkin diuji kebenarannya sehingga tidak dapat dikembangkan menjadi pengetahuan ilmiah. peran pengamatan. objektif. terbuka. Pengetahuan pra ilmiah adalah hasil serapan indera dan pemikiran rasional yang terbuka terhadap pengujian lebih lanjut dengan menggunakan metode tertentu. Produk ilmiah dalam IPA dapat berupa fakta. maka pengetahuan tadi harus dipilah (menjadi suatu bidang tertentu dari kenyataan) dan disusun secara metodis. Dalam upaya menjelaskan fakta alamiah yang seringkali merupakan bentuk rahasia alam. Scientific product (produk ilmiah). Oleh karena itu agar pengetahuan bisa menjadi ilmu. 2. mengajukan hipotesis. Dalam hal ini ilmu pengetahuan alam harus dapat diurutkan dan dipetakan (mapping) ke dalam hal yang lebih detail (rinci). dll. IPA (sains) mencakup beberapa pengertian mendasar yang berkaitan dengan olah karya budi manusia dalam mengungkap alam semesta. analisis data. klasifikasi menjadi pembuka tabir bagi benda yang jauh dari tempat kita berada. Misalnya pengetahuan orang tertentu tentang jin atau makhluk halus di tempat tertentu. konsep. Oleh karena hasil serapan panca indera dan cakupan pengalaman manusia itu sedemikian luas dan beraneka ragam. Selanjutnya proses ilmiah atau seringali disebut metode ilmiah merupakan cara khusus dalam memecahkan masalah. Apabila ramalan yang diajukan didukung oleh fakta yang dikumpulkan. Di samping itu ilmu pengetahuan alam haruslah bertolak dari kenyataan alamiah. maka pengetahuan manusia juga demikian. Dengan demikian. Sains mencakup tiga aspek yang terpadu yakni: 1. ekstrapolasi dan membuat sintesis dan evaluasi dan sebagainya. Cara khusus ini meliputi langkah identifikasi masalah. Obyek IPA melibatkan konsepsi ilmiah tentang kenyataan alamiah. Sistematika sains (IPA) ditekankan pada masalah yang pada umumnya dapat dikerjakan oleh manusia. data. membatasi masalah. Sikap ilmiah mencakup kepercayaan. sistematis serta koheren. keampuhan pusaka. hukum dan prinsip 1. keyakinan. Scientific attitudes (sikap ilmiah). Dengan menggunakan kemampuan-kemampuan berpikir proses dalam alam semesta ini dapat dipelajari yang pada akhirnya gejala dapat dijelaskan baik. teori. teliti dan sebagainya. pengukuran. selanjutnya dengan menggolongkan fakta sejenis. artinya cocok dengan realitas atau kenyataan. kemauan untuk mempertimbangkan fakta baru. Hal inilah yang menjadi fokus dalam memperoleh kebenaan ilmiah. Hasil temuan lewat proses ilmiah dan menggunakan sikap ilmiah secara akurat ini pada akhirnya diperoleh produk ilmiah. merumuskan masalah secara spesifik. mengumpulkan data. Jenis Pengetahuan Pengetahuan dapat dibedakan menjadi pengetahuan non-ilmiah dan pengetahuan pra ilmiah. kegiatan ini dalam rangka menguji dugaan atau ramalan yang telah diajukan. 3. Tujuannya agar pengalaman tadi bisa diungkapkan kembali secara lebih jelas. manfaat air cucian benda pusaka untuk menyembuhkan penyakit. Pengamatan adalah upaya untuk memperoleh bukti empiris. Sikap ilmiah dan proses ilmiah menyatu dalam terapannya. Scientific methods (metode ilmiah). membandingkan dan menghubungkan berbagai fakta. tindakan para ilmuwan selalu dilandasi pada sikap alamiah di atas. jujur.yang mantap. hasrat ingin tahu. dalam rangka mengumpulkan informasi yang sifatnya faktual. pendekatan positif terhadap kegagalan. lebih rinci dan setepat-tepatnya. Lewat pengamatan didapatlah fakta.

spekulasi. antropologi. sering disebut pengetahuan filsafat. kimia. Ilmu pengetahuan merupakan himpunan fakta. terbuka dan universal. biologi. Atribut obyektif mengandung arti bahwa kebenaran ditentukan oleh pengujian secara terbuka yang dilakukan dari pengamatan dan penalaran fenomena. Korehen. fisika. Sistematis. berikan contoh apa saja yang termasuk pengetahuan nonilmiah dan apasaja yang termasuk pengetahuan pra-ilmiah.Metodis. Sifat Ilmu Pengetahuan 1. Ilmu ini diperoleh dengan cara analisis refleksi dengan mencari hubungan antara konsep-konsep. Ilmu pengetahuan dikembangkan menurut suatu rancangan yang menerapkan metode ilmiah. Ilmu pengetahuan atau pengetahuan ilmiah dapat dibedakan. Oleh karena itu ilmu pengetahuan bersifat umum. atau akumulatif berarti setiap bagian dari jabaran pengetahuan itu merupakan rangkaian yang saling terkait dan berkesesuaian (konsisten). berarti dalam proses menemukan dan mengolah pengetahuan menggunakan metode-metode tertentu. matematika. tidak pernah mutlak dan final. yang terkumpul sedikit demi sedikit. prasangka atau pertimbangan nilai pribadi. 5. Kebenaran ilmu bersifat relatif dan temporal. berarti dalam usaha menemukan kebenaran dan menjabarkan pengetahuan yang diperoleh. 2. Termasuk dalam kelompok ilmu ini adalah logika formal. yang disebut dengan metode ilmiah. menggunakan langkah-langkah tertentu yang teratur dan terarah sehingga merupakan suatu keseluruhan yang terpadu. penafsiran. Ilmu pengetahuan metafisis-substansial. penilaian kritis. Metodis. prinsip yang melandasi keberadaan seluruh kenyataan. sehingga dengan demikian ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan terbuka. Obyektif dalam ilmu pengetahuan berkenaan dengan sikap yang tidak tergantung pada suasana hati. antara lain atas : 1. menggunakan langkah-langkah tertentu yang teratur dan terarah sehingga merupakan suatu keseluruhan yang terpadu. Usaha-usaha itu dilakukan dengan menggunakan metode tertentu. 3. LAKUKAN : 1. sering disebut pengetahuan matematis. tidak serampangan. hukum. sering disebut pengetahuan empiris. Tuangkan dalam bentuk tabel berikut ini! No. 6. dll. berarti setiap bagian dari jabaran pengetahuan itu merupakan rangkaian yang saling terkait dan berkesesuaian (konsisten). b. Logis yaitu sesuai dengan logika atau aturan berpikir yang ditetapkan dalam cabang ilmu pengetahuan yang bersangkutan. Korehen. Andal yaitu dapat diuji kembali secara terbuka menurut persyaratan yang ditentukan dengan hasil yang dapat diandalkan. sosiologi. Pengetahuan Non-Ilmiah Pengetahuan Non-Ilmiah 1 2 3 4 5 3 . Rancangan ini akan menentukan mutu keluaran ilmu pengetahuan. 4. berarti dalam usaha menemukan kebenaran dan menjabarkan pengetahuan yang diperoleh. 3. logis/rasional) dengan mencari hakekat. Termasuk dalam kelompok ilmu ini adalah geologi. teori. dll. Usaha untuk menemukan. Sistematis. Pengetahuan filsafat diperoleh dengan cara analisis refleksi (pemahaman. dll. Ilmu pengetahuan tidak berkembang dengan sendirinya. Kegiatan Individu Berdasarkan pengalaman sehari-hari. 2. mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan disebut research atau penelitian. Pengetahuan ini diperoleh melalui proses observasi serta analisis atas data dan fenomena empiris. Ilmu pengetahuan formal-kualitatif. Ilmu Pengetahuan fisis-kuantitatif.

6) Terbuka menerima pendapat yang benar dari orang lain. Research secara literal berarti mencari kembali. yang diindonesiakan dengan riset. Siapakah yang menjadi subyek pengetahuan? Apakah yang menjadi obyek pengetahuan? 3. Re bermakna kembali. 2. 4) Bertanya. Ketrampilan Kerja Ilmiah Berbagai kemampuan kerja ilmiah yang harus kita miliki antara lain: 1) Pengamatan (observasi). dari methodos (Yunani) berarti cara atau jalan. Istilah metode. dan menyampaikan kepada orang lain dalam bentuk berbagai media. yaitu cara kerja untuk dapat memahami obyek yang menjadi sasaran ilmu yang bersangkutan. dan tidak dipengaruhi oleh perasaan pribadi). 3) Komunikasi dan Penafsiran. Jadi metode ilmiah merupakan suatu cara sistematis yang digunakan oleh para ilmuwan untuk memecahkan masalah yang dihadapi. baik lisan maupun tulisan. 4) Tekun (tidak putus asa). Ketrampilan mengamati merupakan salah satu cara untuk mendapatkan permasalahan yang harus kita pecahkan maupun menjawab masalah yang akan dipecahkan. kita harus memiliki ketrampilan mengelompokkan. merupakan sikap yang semastinya dimiliki oleh setiap peneliti dan ilmuwan agar hasil penelitiannya berkualitas dan memiliki derajat keilmiahan yang tinggi. 2) Pengelompokan (klasifikasi).ULANGAN HARIAN 1 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat ! 1. Metode Ilmiah Para ilmuwan bekerja menggunakan suatu metode yang dikenal dengan metode ilmiah. Apakah yang dimaksud dengan pengamatan? Jelaskan ! 5. 5) Teliti (tidak ceroboh dan tidak melakukan kesalahan). 7) Rendah hati. Apakah yang dimaksud dengan Pengetahuan ? Bagaimana pengetahuan itu dianggap benar? 2. prinsip. 2) Jujur (menerima kenyataan hasil penelitian dan tidak mengada-ada). Untuk mempermudah dalam mengenali obyek atau data hasil pengamatan. Adapun unsur dari sikap ilmiah yang dimaksud adalah : 1) Rasa ingin tahu. Dalam arti yang luas. 3) Obyektif (sesuai fakta yang ada. 5) Merencanakan. toleran. a. istilah metodologi menunjuk kepada proses. Bertanya merupakan kegiatan untuk meminta keterangan atau penjelasan tentang sesuatu. Metode ilmiah dan Penelitian 1. lapang dada. Berhasil tidaknya suatu percobaan/ penelitian sangat ditentukan oleh perencanaan. Sikap ilmiah. Komunikasi membutuhkan kemampuan untuk menangkap informasi dari buah pikiran orang. serta prosedur yang digunakan untuk mendekati masalah dan mencari jawab atas masalah tersebut. Metode berhubungan dengan cara kerja. Penelitian Penelitian adalah istilah Indonesia yang merupakan terjemahan dari kosakata research (bhs Inggris). sedangkan search bermakna mencari. Sebutkan tiga aspek dalam sains! 4. yaitu rasa ingin tahu terhadap segala sesuatu yang terdapat disekitar kita yang diikuti dengan meneliti obyek-obyek tersebut. 4 . Sikap Ilmiah Metode ilmiah didasari oleh sikap ilmiah. sabar dsb b. Apakah saja yang termasuk sifat ilmu pengetahuan? B.

yaitu. 2. Untuk melihat dengan jelas tujuan dan sasaran penelitian. dan empiris. yaitu logika. melainkan ada penyebabnya (ada hubungan sebab akibat). antara lain apakah penelitian itu dapat memecahkan permasalahan. Berarti suatu penelitian harus disusun dan dilaksanakan secara berurutan sesuai pola dan kaidah yang benar. selanjutnya diperintahkan ke organ tubuh untuk melakukan respon berupa tindakan dalam rangka menjawab stimuli. Landasan penelitian empirik ada tiga yaitu: a) Hal-hal empirik selalu memiliki persamaan dan perbedaan (ada penggolongan atau perbandingan satu sama lain). Logis. kriteria dan kondisi yang sama. Suatu penelitian dikatakan benar bilamana dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empirik. Untuk ini diperlukan adanya motivasi yang berupa rasa ingin tahu untuk mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karenanya pencarian kebenaran harus berlangsung menurut prosedur atau kaidah bekerjanya akal. Masalah penelitian selanjutnya dipilih dengan kriteria. penelitian adalah suatu metode studi yang dilakukan seseorang melalui penyelidikan yang hati-hati dan sempurna terhadap suatu masalah. Replikatif. Setiap tahapan akan diikuti oleh tahapan lain secara terus menerus. Prosedur atau mekanisme ini merupakan acuan dasar dari metode ilmiah. Artinya suatu penelitian yang pernah dilakukan harus dapat diuji kembali oleh peneliti lain dan harus memberikan hasil yang sama. a. sehingga diperoleh pemecahan yang tepat terhadap masalah tersebut. sistematis. yaitu fakta dari kesan indera) atau melalui hasil coba-coba yang kemudian diangkat sebagai bahan penelitian. apakah penelitian 5 . 3. bilamana dilakukan dengan metode. Prosedur penalaran yang dipakai bisa prosedur induktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan umum dari berbagai kasus individual (khusus) atau deduktif yaitu cara berpikir untuk menarik kesimpulan yang bersifat khusus dari pernyataan yang bersifat umum. Sifat Penelitian Ilmiah Umumnya ada empat karakteristik penelitian ilmiah yaitu: 1. Penelitian juga merupakan suatu siklus. perlu diadakan identifikasi masalah dan lingkungan masalah itu. Jika menghadapi masalah (sebagai stimuli) maka kita akan melakukan suatu tindakan tertentu (sebagai respon) melalui suatu penalaran (logika) tertentu.Menurut Hillway (1956). penelitian dapat dilakukan secara sistematis dengan langkah-langkah tertentu yang teratur. Empirik. Dari yang mudah dan sederhana sampai yang kompleks. Prosedur stimuli dan respon ini memiliki tiga ciri. Stimuli akan ditangkap melalui pancaindera dan diteruskan ke otak kemudian dinalar sesuai dengan pengetahuan yang telah ada atau dimiliki untuk menentukan pemecahannya. Sistematik. b) Hal-hal empirik selalu berubah-ubah sesuai dengan waktu. Jika belum berhasil proses ini akan berulang terus hingga mendapatkan tindakan yang sesuai. 4. Artinya suatu penelitian biasanya didasarkan pada pengalaman sehari-hari (fakta aposteriori. c) Hal-hal empirik tidak bisa timbul secara kebetulan. Siklus Penelitian Untuk mencapai hasil yang diharapkan dalam memecahkan masalah. Tahapan-tahapan penelitian itu adalah: 1) Identifikasi masalah Penelitian dimulai dari pertanyaan yang belum dapat dijawab oleh seorang peneliti. logis. b. Jika prosedur tersebut digunakan untuk memecahkan masalah maka prosedur tersebut dinamakan penelitian ilmiah. Agar bersifat replikatif maka penyusunan definisi operasional variabel menjadi langkah penting bagi seorang peneliti.

Dari data yang sudah terolah kadangkala dapat dibentuk hipotesis baru. 3) Penelusuran pustaka Penelitian dimulai dengan penelusuran pustaka yang berhubungan dengan subyek penelitian tersebut. Sifat konkrit dan jelas ini. Apabila ada hipotesis. 4) Rancangan penelitian Rancangan penelitian mengatur sistematika yang akan dilaksanakan dalam penelitian. siapa. Setiap kesimpulan dapat diuji 6 . mengapa. Pengolahan data diarahkan untuk memberi argumentasi atau penjelasan mengenai tesis yang diajukan dalam penelitian. Memasuki langkah ini peneliti harus memahami berbagai metode dan teknik penelitian. Data tersebut diperoleh dengan jalan pengamatan. Hipotesis yang baik akan menghindarkan penelitian tanpa tujuan. Mutu keluaran penelitian ditentukan oleh ketepatan rancangan penelitian. Hipotesis mempunyai peranan memberikan arah dan tujuan pelaksanaan penelitian. yaitu apa. memungkinkan pertanyaan-pertanyaan yang diteliti dapat dijawab secara eksplisit. Hipotesis juga merupakan salah satu bentuk konkrit dari perumusan masalah. Dengan identifikasi yang jelas peneliti akan mengetahui variabel yang akan diukur dan apakah ada alat-alat untuk mengukur variabel tersebut. bilamana. Dengan penelusuran pustaka dapat diketahui penelitian yang pernah dilakukan dan dimana hal itu dilakukan. 5) Pengumpulan data Data penelitian dikumpulkan sesuai dengan rancangan penelitian yang telah ditentukan. Perumusan masalah dapat dilakukan dengan pembuatan model. dan apa tujuan penelitian. Penelusuran pustaka merupakan langkah pertama untuk mengumpulkan informasi yang relevan untuk penelitian. Metode dan teknik penelitian disusun menjadi rancangan penelitian. pengolahan data diarahkan untuk membenarkan atau menolak hipotesis. 6) Pengolahan data Data yang dikumpulkan selanjutnya diklasifikasikan dan diorganisasikan secara sistematis serta diolah secara logis menurut rancangan penelitian yang telah ditetapkan. peneliti mulai menyusun informasi mengenai masalah yang mau dijawab atau memadukan pengetahuan-nya menjadi suatu perumusan. Substansi permasalahan diidentifisikasikan dengan jelas dan konkrit. Apabila ini terjadi maka siklus penelitian dapat dimulai lagi untuk membuktikan hipotesis baru. Penelusuran pustaka dapat menghindarkan duplikasi pelaksanaan penelitian. percobaan atau pengukuran gejala yang diteliti. biaya maupun kemampuan peneliti sendiri. waktu. Dengan catatan. Pengertian-pengertian yang terkandung didalamnya dirumuskan secara operasional. bagaimana. Hasil penelitian tergantung pada kemampuan peneliti untuk menfasirkan secara logis data yang telah disusun secara sistematis menjadi ikatan pengertian sebab-akibat obyek penelitian. tidak semua penelitian memerlukan hipotesis. Data yang dikumpulkan merupakan pernyataan fakta mengenai obyek yang diteliti. Pada umumnya hipotesis dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang menguraikan hubungan sebabakibat antara variabel bebas dan tak bebas gejala yang diteliti. dan lain-lain. dan pengumpulan data yang tidak relevan. Biasanya dibuat dengan cara membentuk kalimat tanya atau pertanyaan dari masalah yang kita hadapi. pelaksanaan penelitian diarahkan untuk membenarkan atau menolak hipotesis.itu dapat diteliti dari taraf kemajuan pengetahuan. berdasarkan data atau fakta yang diperoleh. 2) Perumusan masalah atau Hipotesis Setelah menetapkan berbagai aspek masalah yang dihadapi. dan memandu ke arah penyelesaiannya secara lebih efisien. 7) Penyimpulan hasil Setiap kesimpulan yang dibuat oleh peneliti semata-mata didasarkan pada data yang dikumpulkan dan diolah. Dengan adanya hipotesis.

Pengetahuan dari seorang nenek moyang tentang adanya jin penunggu dipohon beringin disebut pengetahuan …. Science E. Usahakan obyek penelitian Anda nanti khusus pada gejala alam biotik. Obyek Biotik KEGIATAN Masalah yang mungkin ULANGAN HARIAN 2 Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat ! 1. pengetahuan bidang tertentu dari kenyataan C. sains B. ilmu C. pengetahuan langsung B. A. Pada musim penghujan tahun lalu ada tanah kosong yang tergenang air. Segala sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman berdasarkan serapan panca indera dan olahan akal budi yang spontan disebut dengan …. 4. 1. ordinary knowledge E. Pada musim hujan tahun ini keramaian suara kodok tidak ada. pengetahuan yang berbeda lingkupnya B. pra-ilmiah B.kembali validitasnya dengan jalan meneliti jenis dan sifat data dan model yang digunakan. to know 2. ordinary knowledge D. 2. Apa penyebabnya ? LAKUKAN INDIVIDU No. Contohnya: Obyek biotik adalah hewan. Apakah yang dimaksud dengan aposteriori ? 4. Scientific knowledge (pengetahuan ilmiah) merupakan …. sehingga Anda bisa mendapatkan topik atau masalah yang layak untuk diteliti. scientis 3. Padahal air di tempat yang sama juga masih menggenang. Berilah tanda silang (x) huruf a. 5. Apakah yang dimaksud dengan siklus penelitian? Sebutkan tahap-tahapan penelitian dalam siklus tersebut! UJI SUB KOMPETENSI I A. Ilmu pengetahuan berasal dari bahasa Yunani. non-ilmiah 4. 3. metode ilmiah C. Apakah yang dimaksud dengan sikap ilmiah? 3. knowledge E. Setiap mulai senja hari ditempat itu ramai dengan suara kodok. Scientia D. A. d atau e pada jawaban yang dianggap paling benar! 1. c. A. sistematisasi C. b. A. Apakah yang dimaksud prosedur penalaran induktif dan prosedur penalaran deduktif ? 5. LAKUKAN : Kegiatan Individu Coba lakukan kegiatan identifikasi masalah. pengetahuan hasil serapan indera yang tidak mungkin diuji 7 . Apakah yang dimaksud dengan metode ilmiah ? 2. yaitu …. ilmu pengetahuan D.

hal tersebut bertujuan untuk…. Apabila kita menghadapi suatu stimuli. Sumbangan ilmu pengetahuan untuk memecahkan persoalan hidup sehari-hari menjadi semakin nyata karena ilmu pengetahuan disusun dari …. tehnologi C.menciptakan ilmu pengetahuan D. pengetahuan yang disusun secara metodis. kumpulan ilmu C. A. metode 6. Salah satu contoh tehnologi di bidang kedokteran adalah…. beberapa metode B. Pengetahuan yang diolah dan disusun secara metodis. A. tehnologi C. Prosedur stimuli dan respon memiliki ciri sistematis. hidroponik E.kesejahteraan dan mempermudah kerja manusia 9. menggunakan langkah-langkah tertentu yang teratur dan terarah D. artinya …. Maksudnya adalah …. penelitian B. metode ilmiah B. pengetahuan yang sesuai objek dan subjek 5. langkah ilmiah C. hanya dibatasi pada salah satu kenyataan 8. melalui konsep tertentu C. kumpulan pengalaman dan pengetahuan yang sudah diuji kebenarannya 7. bersifat realistis B. A. berdasarkan kenyataan E. komputer D. fakta empiris C. Sesuai atau berdasarkan dengan kenyataan sehari-hari merupakan ciri stimuli dan respon yang disebut …. stimuli D. satelit palapa B. A. Hasil penerapan sains dalam kehidupan sehari-hari disebut dengan…. maka tindakan yang kita lakukan merupakan suatu ….mencakup peristiwa kerja manusia E. Kajian sains banyak diaplikasikan atau diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. logika B. penelitian ilmiah E. problem E. A. biologi D. metode 10. Ultra Sono Grafi (USG) C. penalaran 13. penelitian non ilmiah 12. kumpulan pengalaman dan pengetahuan E. Suatu cara memecahkan masalah ilmiah dengan langkah-langkah tertentu yang sistematis dan teratur disebut …. sains B. ilmu pengetahuan E. A. Pengetahuan disusun secara koheren. menumbuhkan sikap kritis dan objectif C. menggunakan metode-metode tertentu C. ilmu D. memiliki tata urutan tertentu 14. diperoleh dengan cara analisis refleksif dengan mencari hubungan antara konsepkonsep B. dapat diterima akal D. merupakan rangkaian yang saling terkait dan berkesusaian E. logis 8 . A. A. hand phone 11. A. sistematis dan koheren tentang suatu bidang tertentu dari kenyataan disebut …. pengertian ilmiah D. A. kumpulan pengalaman D. respon D.menimbulkan rasa ingin tahu B. ketrampilan E. sitematis dan koheren E.D.

hipotesis 22. penelitian non ilmiah 21. A. Setelah berhasil mengumpulkan data sementara maka siswa tersebut sebaiknya segera …. gigitan nyamuk Aedes aegypti menyebabkan penyakit demam berdarah E. rasa ingin tahu D. Dibawah ini yang merupakan hasil dari observasi adalah …. Ada hubungan gigitan nyamuk dengan penyakit malaria. 4-2-3-1-5 B. mengumpulkan data 2. Penelitian yang dilakukan secara sistematis dengan langkah-langkah yang teratur disebut …. Seorang siswa akan menerapkan metode ilmiah. mempelajari laporan 18. merenung dalam kelas C. mengadakan pengamatan B. A. 5-1-4-2-3 16. membuka jalan untuk memecahkan masalah B. dimotivasi oleh teman 19. 1-2-3-4-5 D. percobaan dilakukan di dalam ruangan 23. Dibawah ini yang bukan merupakan cara-cara mengumpulkan data/ keterangan. memiliki rasa bangga E. keperpustakaan D. metode ilmiah B. melakukan observasi E. menarik kesimpulan C. mengadakan percobaan yang berguna 9 . mengapa siswa-siswa terlambat pada hari ini ? B. Metode ilmiah mempunyai manfaat bagi kesejahteraan manusia antara lain …. memiliki sikap kritis C. kesimpulan C. kekurangan vitamin B1 menyebabkan penyakit beri-beri D.B. melakukan eksperimen B. A. hipotesis 5. membaca internet E. 4-1-2-4-3 C. A. A. Salah satu fungsi dilakukannya penelitian adalah untuk …. A. empiris C. mencari tahu jawaban untuk masalahnya D. ikan hidup pada suhu 22o-35o C C. mengangkat derajat golongan E. mencari masalah B. 2-3-5-4-1 E. data atau keterangan E. rumusan masalah D. A. langkah ilmiah C. menyimpulkan hipotesis C. ingin mencoba sesuatu C. A. penelitian ilmiah E. Ada urutan langkah metode ilmiah sebagai berikut: 1. menguji hipotesis D. mengajukan masalah E. pengamatan (observasi) B. adalah …. eksperimen 3. masalah. mengadakan pengamatan 24. menyusun hipotesis 17. sistematis E. A. mendapat gelar B. Salah satu sikap ilmiah yang mendorong seseorang untuk menyelidiki dan mengadakan penelitian adalah …. A. Susnan urutan metode ilmiah yang benar adalah …. pernyataan tersebut merupakan salah satu contoh dari …. respons 15. Hipotesis harus dibuktikan dengan …. mempraktekkan sesuatu yang diminati 20. penelitian alamiah D.kesimpulan 4. mengumpulkan data D. penemuan yang kebetulan C. melakukan eksperimen B.

empiris B. ilmu D. menyimpulkan B. bersikap terbuka D. tampak sibuk 29. Mengukur suatu besaran dengan hasta dapat menimbulkan kekeliruan. Dibawah ini yang bukan merupakan sikap ilmiah adalah …. akal 28. Jelaskan yang dimaksud dengan metode ilmiah ! 4. E. satuan hasta tidak berlaku umum 30.. fakta C. bersikap objektif E. mengklasifikasikan E. panjang hasta berubah-ubah D. karena …. Apakah yang dimaksud dengan penelitian empiris? 7. Apa perbedaan ilmu dengan pengetahuan ? 3. bekerja tidak putus asa 25. mengkomunikasikan C. Kemampuan untuk menangkap informasi dari buah pikiran orang disebut …. A. A.. Sikap mereka tidak ilmiah karena. D.. A. Apabila percobaan sudah sampai pada kesimpulan. Sikap ilmiah apa saja yang perlu dimiliki oleh peneliti ? 10 .. banyak bicara D. Berikan pengertian sistematik dalam konteks penelitian ilmiah ! 8. selalu ingin tahu B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar ! 1. jujur B. hal tersebut bertujuan untuk apa ? 9. Apa yang dimaksud pengetahuan non ilmiah?.memaksakan kehendak C. Apa yang dimaksud dengan kebenaran ? Berkan contohnya ! 5. tampil necis E. A. menanyakan D. menghasilkan uji coba E. A. tidak tekun . tidak setiap orang memiliki hasta B. tidak jujur. Sebagian evolusionis menempelkan sebagian tengkorak kepala gorila ke kepala manusia dan mereka klaim sebagai tengkorak kera.. tidak teliti. cara E.. B. A. Apakah manfaat teknologi terhadap pengetahuan? 6. meramalkan 27. Metodologi berasal dari kata method dan logi. langkah apa yang perlu dikerjakan ? 10.D. Berikut termasuk ciri-ciri orang yang bersikap ilmiah …. hasta orang satu berbeda panjangnya dengan hasta orang lain C. berikan contohnya ! 2. method mempunyai arti ….. acuh tak acuh C. Tidak konsisten C. teliti 26. ada orang yang kidal ada yang tidak E. tidak fantastis B. Ada kalanya suatu percobaan perlu diulang kembali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful